Advertisement
Source : Canva/@interstid

5 Perbedaan Pegawai Kontrak dan Tetap di BUMN 2025, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Sudah siap menajdi insan BUMN? Yuk, cek perbedaan oegawai kontrak dan tetap di BUMN.

18 Maret 2025 Nuril Hidayah

2. PLN (Perusahaan Listrik Negara)

  • Pegawai Kontrak: Gaji pegawai kontrak di PLN berkisar antara Rp5 juta hingga Rp12 juta per bulan.
  • Pegawai Tetap: Gaji untuk beberapa posisi seperti Account Executive berkisar Rp7 juta hingga Rp9 juta, Supervisor Keuangan Rp9 juta hingga Rp11 juta, hingga posisi Manager yang bisa mencapai Rp25 juta per bulan.

3. Telkom Indonesia

  • Pegawai Kontrak: Gaji pegawai kontrak di Telkom Indonesia berkisar antara Rp5,5 juta hingga Rp13 juta per bulan.
  • Pegawai Tetap: Pegawai tetap dengan status Management Trainee mendapatkan sekitar Rp7 juta hingga Rp8 juta per bulan, sementara staf senior bisa mencapai Rp39 juta hingga Rp43 juta per bulan.

4. Bank BUMN (Bank Mandiri, BRI, dan lainnya)

  • Pegawai Kontrak: Gaji berkisar antara Rp4,5 juta hingga Rp9 juta per bulan, tergantung posisi.
  • Pegawai Tetap: Posisi Marketing Staff menerima sekitar Rp2,5 juta per bulan, Teller Rp2,8 juta, Officer Development Program Rp5,1 juta, hingga Compliance Senior Manager yang mencapai Rp19,5 juta per bulan.

5. Garuda Indonesia

  • Pegawai Kontrak: Pegawai non-crew mendapatkan gaji berkisar antara Rp5 juta hingga Rp10 juta per bulan.
  • Pegawai Tetap: Pegawai tetap di Garuda Indonesia mendapatkan berbagai tunjangan tambahan seperti asuransi kesehatan dan bonus kinerja yang membuat total pendapatan lebih tinggi dibanding pegawai kontrak.

Setiap BUMN memiliki kebijakan masing-masing terkait penggajian dan status kepegawaian. Oleh karena itu, calon pegawai yang ingin bekerja di BUMN disarankan untuk memahami struktur gaji serta peluang karier yang tersedia sebelum mengambil keputusan.

Kesimpulan

Tidak ada jawaban yang benar atau salah, semua tergantung dari tujuan karier dan preferensi pribadi kamu. Baik pegawai tetap maupun pegawai kontrak punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kalau kamu ingin kepastian kerja dan jenjang karier yang jelas, pegawai tetap lebih cocok. Tapi kalau kamu ingin fleksibilitas, pengalaman beragam, dan gaji awal yang lebih besar, pegawai kontrak bisa jadi pilihan menarik. 

Kamu juga bisa menanyakan ke alumni almamater kuliah atau koneksi di LinkedIn terkait benefit apa saja yang didapatkan dari BUMN yang kamu tuju ya!

Jadi, mana yang lebih cocok buat kamu? Pilih dengan bijak, ya! Semoga artikel ini bisa membantu kamu mengambil keputusan terbaik buat masa depan kariermu. 🚀

Referensi:


Halaman:

Advertisement