5 Macam-macam Prosa Baru dan Prosa Lama Beserta Perbedaannya

5 Macam-macam prosa baru dan prosa lama beserta perbedaannya – Prosa merupakan salah satu bentuk karya sastra yang sifatnya naratif.

Naratif di sini maksudnya adalah memuat konstruksi narasi serta wacana, sehingga tidak sekadar susunan kata indah seperti halnya puisi.

Apabila ditinjau dari kronologi waktu, bentuk prosa dapat diklasifikasikan menjadi dua, yakni prosa baru dan prosa lama. Lebih lengkapnya baca sampai tuntas artikel berikut.

Tentang Prosa Baru dan Prosa Lama

https://pixabay.com/id/users/sasint-3639875/

Adanya perbedaan jenis prosa yang ada di Indonesia dipengaruhi oleh arus budaya yang masuk di Indonesia.

Masuknya budaya Eropa ke Indonesia sering disebut menjadi awal mula kelahiran prosa baru.

Sementara prosa lama adalah prosa yang sudah ada di Indonesia jauh sebelum pengaruh Eropa masuk ke Indonesia.

Selain dari periodisasinya ada beberapa faktor lain yang menjadi perbedaan dalam prosa lama dan prosa baru.

Perbedaan Prosa Lama dan Prosa Baru

1. Tema

Tema-tema dalam prosa lama biasanya tentang kerajaan, agama, legenda, fabel, dan mitos.

Sedangkan dalam prosa baru, tema yang ada di dalamnya adalah fantasi, romantis, dan sosio-politik.

2. Setting

Prosa lama biasanya berlatar zaman kerjajaan atau masa lalu. Sedangankan latar dari prosa baru adalah lingkungan seperti perkantoran, pedesaan, dan bahkan luar negeri.

3. Alur

Dalam prosa lama alur yang dipakai adalah alur maju. Sedangkan dalam prosa baru alurnya lebih bervariasi. Kadang maju, kadang mundur, dan kadang campuran keduanya.

4. Penyebarannya

Prosa lama biasanya disebarkan dengan menggunakan lisan atau tutur kata. Sementara prosa baru kebanyakan dituliskan dalam bentuk buku.

5. Penciptanya

Prosa lama biasanya dibuat tanpa mencantumkan nama penciptanya. Sehingga bisa dikatakan prosa lama banyak yang anonom

Sedangan prosa baru biasanya dilengkapi dengan nama penulis dan waktu pembuatannya.

Baik prosa lama maupun prosa baru jenisnya bermacam-macam. Dan berikut adalah beberapa diantaranya

Macam-macam Prosa Lama

https://pixabay.com/id/users/pcdazero-2615/

1. Hikayat

Hikayat adalah salah satu bentuk prosa lama yang isinya tentang cerita fiktif yang memberikan gambaran mengenai kepahlawanan, kesaktian, dan kekuatan tokoh yang diceritakan.

Prosa lama yang berjenis hikayat ini menampilkan perjuangan tokoh dan berbagai kehebatan-kehebatannya bisa jadi tidak masuk akal.

Hikayat dapat difungsikan sebagai hiburan di kala hati sedang sedih. Tetapi kadang dapat pula dipakai sebagai pembangkit semangat dan penebar kebaikan.

Contoh hikayat

  • Hikayat Putri Hijau
  • Hikayat Abu Nawas
  • Hikayat Banjar

2. Sejarah atau Tambo

Di dalam kebudayaan Minangkabau terdapat sebuah teks prosa lama berwujud sejarah yang disebut Tambo.

Isi tambo biasanya membicarakan tentang sejarah atau silsilah raja-raja di Minangkabau, adat istiadat, atau kisah terjadinya suatu tempat.

Tambo sendiri terbagi menjadi dua yakni

  • Tambo adat
  • Tambo alam.

Tambo Adat biasanya berisi tentang adat dan istiadat. Sementara itu tambo, biasanya berkisah tentang asal usul terjadinya sebuah tempat. Contoh tambo adalah tambo karya Datuk Bendahara Paduka Raja

3. Kisah atau Riwayat

Di dalam kamus KBBI, arti dari kisah adalah sesuatu yang memaparkan mengenai kejadian atau riwayat yang pernah dialami oleh seseorang atau sekelompok orang ketika menempuh suatu perjalanan.

Contoh Kisah

kisah Dampo Awang, Kisah Lelampahan ing Purworejo, dan Kekesahan dhateng Nagari Walandi

4. Dongeng

Salah satu prosa lama yang paling gampang ditemukan adalah dongeng. Di masa lalu dongeng biasanya dibacakan orang tua ketika anaknya hendakn tidur.

Selain untuk memberi hiburan dan petuah kepada anak. Dongeng juga dipakai untuk mempererat hubungan dan emosi antara orang tua dengan anak.

Contoh dongeng

  1. Dongeng si kancil,
  2. dongeng si timun mas,
  3. dan dongeng Uthak-uthak Ugel

5. Cerita Rakyat

Karya sastra yang hidup dan memiliki banyak versi salah satunya adalah cerita rakyat.

Walau belum diketahui kebenarannya, tetapi banyak yang percaya bahwa ada cerita rakyat yang diyakini benar-benar pernah terjadi.

Contoh Cerita Rakyat

  1. Asal-usul Desa Bedali,
  2. Asal-usul lahirnya Padi,
  3. Asal-usul lahirnya hari-hari di Jawa, dll.

Macam-macam Prosa Baru

https://pixabay.com/id/users/morningbirdphoto-129488/

Sama seperti halnya prosa lama, di dalam prosa baru juga banyak sekali macamnya. Mengenai macam-macam sastra baru antara lain

1. Roman

Dalam KBBI disebutkan bahwa roman merupakan karangan dalam bentujk prosa yang menuliskan perbuatan pelaku menurut watak dan jiwa masing-masing.

Sementara menurut Matzkoski, menurut roman berasal dari bahasa perancis yang penggunaannya

Pemanfaatannya berlandaskan pada semua karya sastra dari golongan rakyat biasa.

 Istilah ‘roman’ juga identik berasa; dari ungkapan Latin ‘lingua romana’ yang artinya karya sastra dari golongan biasa.

Yang biasa dituliskan dalam kisah perjalanan adalah kisah tentang perjalanan suatu tokoh.

2. Novel

KBBI menebutkan istilah novel dapat diwujudkan dalam bentuk penulisan yang berisi teks panjang. Jarang sekali ada orang yang mampu membaca novel dalam sekali duduk.

Jakob Sumardjo, novel adalah salah satu bentuk sastra yang paling populer di dunia, alasannya karena novel dapat dicetak sebanyak-banyaknya.

Di samping itu karena tema yang disampaikan lebih segar, dan lebih relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Novel

  1. Laskar Pelangi,
  2. KKN desa Penari,
  3. dan Cinta tak Pernah Tepat Waktu.

3. Cerita Pendek

Jenis prosa baru selanjutnya adalah cerita pendek. Meski tehnik cara penulisannya hampir sama, tetapi ada perbedaan antara novel dan cerita pendek.

Jika konflik yang terjadi di dalam novel dapat bermacam-macam. Untuk cerita pendek sendiri hanya memiliki satu tema.

Sehubung di dalam cerita pendek hanya ada satu tema. Maka penulis harus mampu membedahnya secara dalam dan teliti.

Hal ini dibutuhkan agar tidak membuat bingung pembaca. Di lain sisi panjang naskah juga menjadi pembeda di antara keduanya.

Panjang naskah cerpen berkisar antara 3-6 halaman. Sedangkan panjang novel dapat menyapi puluhan dan bahwa bisa mencapai lebih dari 100 halaman.

Selanjutnya yang menjadi pembeda adalah penyebutan orang yang melakukan atau menciptakannya. Jika pencipta novel disebut novelis. Maka pencipta cerpen disebut cerpenis.

4. Kritik Sastra

Dalam pengertian umum, kritik termasuk sebuah tulisan untuk memberikan peniliaian secara jujur terhadap sebuah karya sastra.

Saat membuat kritik sastra, penulisnya harus mampu berlaku adil dan memberikan alasan kuat terhadap penilaian yang dilakukan.

5. Essai

Pada KBBI dijelaskan bahwa esai adalah sebuah karya tulis berbentuk karangan yang dapat dimasukkan ke dalam kategori sastra.

Adapun alasannya adalah bahasa yang digunakan menulis essai harus menggunakan bahasa yang indah, diksi yang kuat, dan memili daya untuk merangsang semangat di hati pembacanya.

Meskipun dapat tergolong sastra, tetapi dalam penulisan essai tidak diperkenankan untuk membuat tulisan tanpa dasar dan bukti.

Hal ini dilakukan supaya tidak menimbukan multitafsir dalam kehidupan masyarakat.

Di samping itu bukti yang kuat diperlukan untuk mempertanggungjawabkan atas apa yang telah ditulis.

Bukan hanya itu saja, ide yang kuat dan dilandasi dapat dipakai penulis untuk mempertahankan gagasannya.

Jika sewaktu-waktu ada orang yang tidak suka dan berusaha memutarbalikkan fakta atau peristiwa yang terjadi sesungguhnya.

Semoga artikel sederhana dapat menjadi referensi bagi kamu yang sedang mencari 5 macam-macam prosa baru dan prosa lama beserta dengan strukturnya.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta