Advertisement
Source : Canva/@kichigin

Ringkasan Cerita Kisah Nabi Musa Singkat untuk Anak dari Lahir sampai Wafat

Kisah Nabi Musa memiliki berbagai pembelajaran yang bisa menjadi contoh untuk umat muslim. Kisah Nabi Musa akan jadi pembelajaran yang menarik bagi anak.

20 November 2025 Asrul A

Nabi Musa Ketika Beranjak Dewasa

Setelah dirawat oleh keluarga Firaun, Nabi Musa dididik dari kecil hingga beranjak dewasa seperti seorang raja.

Namun, ketika menginjak dewasa, Allah akhirnya memberikan petunjuk kepadanya yang mana Nabi Musa akhirnya mengetahui bahwa dirinya bukanlah anak kandung dari Firaun, justru hanya anak yang ditemukan ketika kecil.

Saat itu, jugalah Nabi Musa diberi mukjizat berupa ilmu pengetahuan dan pangkat kenabian serta mukjizat diberi kitab Taurat dan menaklukkan kekuasaan raja Firaun. 

Lalu, suatu ketika akhirnya Nabi Musa memutuskan agar meninggalkan istana saat itu, sebab dirinya mendengar bahwa raja Firaun memiliki rencana buruk pada dirinya.

Ringkasan Kisah Nabi Yusuf Singkat beserta Hikmahnya dalam Islam

Hal ini terjadi ketika Nabi Musa yang berjalan-jalan ke kota dan menjumpai dua orang yang sedang bertengkar.

Hingga akhirnya Nabi Musa membantu melerai pertengkaran antara kaum Bani Israil dan pengikut dari Firaun. Saat itu, Nabi Musa memukul pasukan Firaun hingga meninggal karena membantu membela kaum Bani Israil.

Nabi Musa kemudian pergi tanpa mengetahui tujuan selanjutnya. Dirinya berjalan dengan rasa cemas dan takut.

Saat hendak beristirahat setelah berjalan jauh, Nabi Musa mendapati dua orang gadis yang sedang saling merebutkan air untuk hewan ternaknya.

Nabi Musa pun membantu mereka untuk memberi minum hewan ternak yang mereka kembali.

Setelah dua gadis itu pulang setelah dibantu, kemudian ia kembali lagi menemui Nabi Musa dan hendak mengundangnya ke rumahnya.

Namun, ternyata kedua gadis yang ia tolong itu adalah kedua putri dari Nabi Syu’aib.

Setelah dijamu, Nabi Musa pun menceritakan peristiwa yang ia alami bahwa dirinya dikejar oleh tentara Fir’aun.

Kemudan Nabi Syu’aib memberi sedikit nasihat agar Nabi Musa jangan merasa takut karena sesungguhnya Nabi Musa telah lepas dari kaum yang zalim.

Di tengah percakapannya, Nabi Syu’aib juga menawarkan salah satu dari kedua putrinya untuk dijadikan istri. Tawaran ini, diterima Nabi Musa dan menikahi salah satu putri dari Nabi Syu’aib yaitu Shafuro.

Kembalinya Nabi Musa Ke Mesir

Setelah menikah dengan putri Nabi Syu’aib, kemudian Nabi Musa dan istrinya memutuskan untuk kembali lagi ke Mesir.

Sesampainya di Mesir, Nabi Musa langsung memberikan dakwahnya dan mengajak raja Firaun untuk menyembah kepada Allah.

Tetapi, ajakan dari Nabi Musa ditolak mentah-mentah dan membuat murka Firaun hingga membuatnya memerintahkan seluruh tukang sihir di Mesir untuk melawan Nabi Musa.

Para tukang sihir melemparkan tali dihadapan Nabi Musa lalu kemudian berubah menjadi ular.

Sedangkan atas perintah Allah, Nabi Musa diperintah untuk melemparkan tongkat yang ia pegang lalu berubah menjadi seekor ular besar yang memakan ciptaan dari para tukang sihir.

Para tukang sihir yang melihat kekuasaan Allah, akhirnya mengakui ajaran yang diajarkan oleh Nabi Musa.

Hal inilah yang membuat Firaun semakin geram dan murka dan menghukum seluruh tukang sihir dan menyiksa Aisyah istrinya hingga akhirnya meninggal.

Meski telah melihat langsung kekuasaan Allah, tetap saja tidak bisa membuat hati Firaun untuk kembali beriman pada Allah.

Sebaliknya Firaun berkata bahwa Nabi Musa merupakan seorang penyihir yang licik dan sangat berbahaya.

Tenggelamnya Raja Fir’aun di Laut Merah

Tidak terima atas kekalahannya dan menolak ajaran Nabi Musa, Firaun memerintahkan seluruh pasukannya untuk mengejar Nabi Musa beserta para pengikutnya.

Beberapa ulama mengatakan bahwa Firaun saat itu memiliki pasukan hingga satu juta orang. Sedangkan Nabi Musa hanya sekitar enam ratus ribu orang.

Nabi Musa dikejar dengan pasukan kuda, sementara Nabi Musa dan pengikutnya hanya berlarian.

Nabi Musa dan pengikutnya kemudian tiba di tepi laut merah, namun sesampainya disana mereka kebingungan karena tidak ada lagi tempat untuk lari dari kejaran pasukan Firaun. 

Halaman:

Advertisement