Advertisement
Source : Canva/@rattanakun

Ringkasan Materi Bahasa Jawa Kelas 5 Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2

Jika kamu sedang mencari ringkasan materi bahasa Jawa Kelas 5 Kurikulum merdeka yang lengkap, simak artikel berikut sampai selesai.

4 Desember 2025 Zuly Kristanto

Bab 2 Lelakoning Urip

Dalam bab 2 ini akan berfokus tentang pengamatan suatu peristiwa. Supaya pengamatan ini memberikan hasil yang bermanfaat kepada khalayak, hasil pengamatan ini disampaikan dengan menggunakan sebuah teks berita.

Teks berita merupakan suatu teks yang dibuat berdasarkan fakta dan tidak boleh mengada-ada.

Sebuah teks berita ditulis dengan memakai rumus 5 W + 1 H. Selain mempelajari bagaimana penulisan berita yang baik dan benar.

Teks berita sering dijumpai dalam berbagai media salah satunya adalah surat kabar yang memiliki sejumlah kriteria.

Di dalam bahasa Jawa, surat kabar yang tayang setiap hari disebut dengan ariwarti.

Sementara surat kabar yang tayang dalam waktu-waktu khusus disebut dengan kalawarti.

Sampai saat ini masih ada beberapa kalawarti berbahasa Jawa yang masih terbit seperti Jayabaya, Panjebar Semangat, Mekar Sari, Solopos, Djaka Lodang, dll.

Keberadaan kalawarti berbahasa Jawa ini menjadi warna tersendiri dalam kehidupan masyarakat.

Karena kalawarti ini menyediakan informasi bagi masyarakat Jawa yang ditulis dengan memakai bahasa ibu.

5 Contoh Cerkak (Cerita Cekak) Bahasa Jawa dengan Berbagai Tema

Bab 3 Rukun Agawe Santosa

Bab selanjutnya akan membahas jenis-jenis tembung yang ada di dalam bahasa Jawa.

Pembelajaran tembung entar dan tembung saroja membantu siswa memahami makna kata secara tepat sesuai konteks.

Sebenarnya ada banyak jenis tembung yang terdapat di dalam bahasa Jawa.

Hanya saja dalam materi ini jenis tembung yang dikupas adalah tembung entar dan tembung saroja.

Jika dilihat dari maknanya tembung entar merupakan kata kiasan atau suatu kata yang tidak mengandung makna sebenarnya.

Sementara tembung saroja merupakan suatu kata memiliki makna yang sebenarnya.

Baik tembung entar maupun tembung saroja sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Keduanya tidak hanya sering dijumpai di dalam percakapan namun juga di dalam bahasa tulis. Selain membahas tembung entar dan tembung saroja.

Di dalam bab ini juga terdapat materi tentang menulis dengan menggunakan aksara Jawa.

Di dalam mempelajari penulisan aksara Jawa. kamu harus memperhatikan tanda baca dan pasangan supaya tidak salah dalam mengartikannya.

Bab 4 Rumangsa Handarbeni

Bab keempat akan membahas tentang tembang macapat. Tembang macapat dipelajari tidak hanya dari bentuknya, tetapi juga watak dan pesan moral di dalamnya. Setiap tembang memiliki karakter yang berbeda sehingga dapat digunakan sesuai suasana dan tujuan penyampaian pesan.

Salah satu karya adiluhung masyarakat Jawa yang mempunyai nilai kearifan tinggi adalah tembang macapat.

Di masa lalu tembang ini tidak hanya difungsikan sebagai sarana hiburan, tetapi juga digunakan sebagai media para wali menyebarkan agama islam.

Umumnya ada 11 jenis tembang macapat yang penulisannya sangat terikat dengan aturan.

Adapun tembang macapat adalah maskumambang, mijil, sinom, kinanthi, asmaradana, gambuh, dhandanggula, durma, pangkur, megatruh, dan pucung.

Halaman:

Advertisement