Advertisement
Source : Pixabay/@mufidpwt

Ringkasan Materi Sejarah Indonesia Kelas 12 Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka

Untuk mempelajari materi sejarah Indonesia di kelas 12, kamu hanya perlu belajar ringkasannya, lho. Mamikos sudah menyiapkan ringkasan materi sejarah Indonesia di sini, ya.

28 Juli 2025 Zakiyah

Peran Indonesia sebagai negara terpimpin tidak hanya membantu mempertahankan kemerdekaan nasional, tetapi juga membentuk identitas nasional yang kuat yang didasarkan pada semangat perjuangan, kemandirian, dan solidaritas internasional. 

Melalui peran ini, Indonesia mengukuhkan posisinya di dunia sebagai salah satu aktor penting dalam tatanan geopolitik regional dan global, serta memperkuat fondasi identitas nasional yang kokoh.

Deklarasi Politik

  • Indonesia menerapkan kebijakan luar negeri yang aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjadi negara terpimpin.
  • Soekarno, sebagai Presiden pertama, memainkan peran penting dalam membawa Indonesia ke dalam peran tersebut, termasuk dalam Konferensi Asia-Afrika dan Gerakan Non-Blok.

Peran Indonesia sebagai Negara Terpimpin

  • Sebagai negara terpimpin, Indonesia berusaha untuk menjadi mediator dalam konflik antarbangsa, memperjuangkan dekolonisasi, dan memperjuangkan hak-hak bangsa-bangsa yang masih dijajah.
  • Indonesia juga aktif dalam mempromosikan solidaritas di antara negara-negara berkembang dan memperjuangkan prinsip-prinsip kemerdekaan, kedaulatan nasional, dan non-intervensi.
19 Contoh Organisasi Internasional yang Diikuti Indonesia Beserta Penjelasannya

Peran Bangsa Indonesia Untuk Perdamaian Dunia

Berikut ini adalah beberapa peran Indonesia untuk mewujudkan perdamaian dunia yang kamu harus tahu.

Diplomasi Aktif (1955 – Sekarang)

Sejak Konferensi Asia-Afrika pada April 1955 di Bandung, Indonesia telah aktif dalam diplomasi internasional untuk mempromosikan perdamaian dunia. 

Isu utama yang diperjuangkan adalah anti-kolonialisme, anti-imperialisme, dan perdamaian dunia.

Latar Belakang Gerakan Non Blok, Tujuan, Negara Pendiri, dan Dampaknya

Kontribusi dalam Gerakan Non-Blok (1961 – Sekarang)

Pada Konferensi Beograd tahun 1961, Indonesia bersama dengan negara-negara lain mendirikan Gerakan Non-Blok. 

Isu-isu utama dalam gerakan ini adalah penyelesaian damai sengketa internasional, penolakan terhadap penggunaan kekuatan, dan penghormatan terhadap kedaulatan nasional.

5 Tokoh Pembentukan Gerakan Non Blok beserta Asal Negaranya, Ada yang dari Indonesia?

Mediasi Konflik Regional (1970-an – Sekarang)

Indonesia telah terlibat dalam mediasi dan penyelesaian konflik regional, terutama di Asia Tenggara. 

Pada 1975, Indonesia menjadi mediator dalam konflik antara Vietnam dan Kamboja. Isu utama adalah upaya untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Komitmen terhadap Keadilan dan Kesetaraan (Sekarang)

Indonesia secara konsisten memperjuangkan prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, dan kedaulatan nasional di forum internasional. 

Isu-isu utama yang diperjuangkan termasuk penyelesaian damai sengketa internasional dan penolakan terhadap tindakan kekerasan serta intervensi asing.

Identitas Nasional dan Kontribusi Internasional (Sekarang)

Peran Indonesia dalam mempromosikan perdamaian dunia mencerminkan komitmen negara tersebut dan merupakan bagian integral dari identitas nasional. 

Isu-isu yang diperjuangkan memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang berperan aktif dalam menjaga stabilitas global dan mempromosikan perdamaian di dunia.

Keterlibatan dalam Operasi Pemeliharaan Perdamaian PBB (Tahun 1957 – Sekarang)

Indonesia\berkontribusi dalam misi-misi pemeliharaan perdamaian PBB. Mulai dari operasi-operasi perdamaian di Kongo, Timur Tengah, hingga operasi di Timor Leste. 

Keterlibatan Indonesia dalam misi-misi ini menunjukkan komitmennya terhadap perdamaian dunia dan kemanusiaan internasional.

Peran sebagai Penghubung Antarbangsa (Tahun 1960-an – Sekarang)

Indonesia telah memainkan peran penting sebagai mediator dan penghubung dalam penyelesaian konflik antara negara-negara lain. 

Salah satunya adalah peran sebagai mediator dalam konflik antara India dan Pakistan di Kashmir pada tahun 1960-an. 

Partisipasi dalam Penyelesaian Konflik Sengketa Laut China Selatan (Tahun 2010-an – Sekarang)

Sebagai negara maritim, Indonesia memainkan peran penting dalam penyelesaian konflik sengketa di Laut China Selatan. 

Negara ini telah menjadi mediator dan pendukung bagi penyelesaian yang berbasis hukum internasional dan menjaga perdamaian di kawasan tersebut.

Kontribusi dalam Pemberantasan Terorisme Global (Tahun 2000-an – Sekarang)

Indonesia telah aktif dalam upaya global untuk memerangi terorisme. 

Negara ini bekerja sama dengan negara-negara lain dan lembaga-lembaga internasional untuk memerangi ancaman terorisme yang dapat mengganggu perdamaian dunia.

Prestasi IPTEK Indonesia di Era Kemerdekaan

Dalam materi sejarah Indonesia kelas 12 ada juga beberapa prestasi IPTEK Indonesia yang harus dipelajari, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Pembentukan Lembaga-Lembaga Riset

Pasca-kemerdekaan, Indonesia aktif membangun infrastruktur penelitian dan pengembangan iptek, contohnya adalah LIPI.

LIPI memiliki peran kunci dalam memajukan riset ilmiah di berbagai bidang, seperti sains, teknologi, dan budaya.

Halaman:

Advertisement