Advertisement
Source : fbsb.uny.ac.id

Ringkasan Materi Seni Tari SMA Kelas 10 beserta Penjelasannya Lengkap

Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberikan ringkasan Materi Seni Tari SMA Kelas 10 yang dapat pelajari supaya lebih paham tentang seni tari. Yuk, cek lebih lengkap dalam artikel berikut!

17 Januari 2024 Zuly Kristanto

Fungsi Tari

Tiga fungsi utama tari yang dikenal masyarakat Indonesia saat ini adalah sebagai upacara, hiburan, dan pendidikan.

Fungsi tari sebagai upacara memiliki hubungan erat dengan kepercayaan masyarakat, seperti ritual keagamaan atau kepercayaan animisme, totemisme, dan dinamisme.

Selain itu, dalam seni tari terdapat aspek desain ruang yang dapat menggambarkan konteks budaya dan nilai-nilai tertentu.

Terdapat dua jenis musik dalam tari, yaitu musik intrinsik yang berasal dari bagian tubuh penari atau properti yang digunakan, dan musik ekstrinsik yang berasal dari alat-alat musik pengiring tari.

Musik pada pertunjukan tari juga dapat memiliki makna khusus dalam kepercayaan masyarakat, seperti alat musik Tarawangsa yang dianggap sebagai sarana untuk menghubungkan dunia manusia dengan leluhurnya dalam upacara Seren Taun di Sumedang, Jawa Barat.

Tata Busana dalam Seni Tari

Tata busana atau kostum dalam seni tari memiliki peran penting sebagai elemen pendukung untuk menyampaikan makna dalam sebuah karya tari.

Tata busana tidak hanya mencakup pakaian, melainkan juga aksesori pelengkap seperti sanggul, hiasan kepala, gelang, kalung, dan lainnya.

Semua elemen ini saling melengkapi untuk menunjang makna yang ingin disampaikan dalam sebuah pertunjukan tari.

Penerapan tata busana dalam seni tari memerlukan perhatian khusus terhadap latar belakang, asal daerah, dan cerita dari tarian tersebut.

Desain pola, warna, corak, dan material busana harus dipertimbangkan dengan seksama.

Desain mewah dengan aksen permata pada kostum dan aksesori mahkota dapat menjadi simbol status sosial yang tinggi atau gelar kehormatan bagi tokoh tertentu.

Sementara untuk karakter rakyat, desain sederhana yang terinspirasi dari busana sehari-hari  yang memberikan makna kesederhanaan.

Warna dalam tata busana juga memiliki makna tertentu, yang sering terkait dengan kosmologi dunia, seperti kehidupan, kematian, dan dunia manusia.

Contohnya, warna putih melambangkan kehidupan, hitam melambangkan kematian, dan merah melambangkan dunia manusia.

Corak atau motif pada pakaian juga dapat mengandung makna, misalnya, kain batik dengan corak Parang Barong yang khusus diperuntukkan untuk raja.

Penggunaan material tertentu pada aksesori kepala atau pakaian dalam tari dapat mengandung simbolisme dan memberikan nilai artistik pada pertunjukan.

Halaman:

Advertisement