Advertisement
Source : Kebudayaan.kemdikbud.go.id/@Dit.PCBM

Sejarah Berdirinya Kerajaan Samudera Pasai, Raja-Raja, Kehidupan hingga Peninggalan

Pelajari sejarah kerajaan, raja-raja hingga peninggalan Kerajaan Samudera Pasai di artikel ini.

24 November 2023 Citra

12. Sultan Abdullah Malik Az-Zahir (1501-1513)

Sultan keduabelas yang berperan penting dalam sejarah Pasai.

13. Sultan Zain Al’Abidin (1513-1524)

Sultan terakhir Pasai sebelum kerajaan jatuh ke tangan Kesultanan Aceh.

Kehidupan Ekonomi

Sejarah berdirinya Kerajaan Samudera Pasai tidak bisa dilepaskan dengan kehidupan ekonominya.

Kehidupan ekonomi Kerajaan Samudera Pasai didasarkan pada berbagai aspek yang mencakup perdagangan, pertanian, dan industri.

1. Perdagangan Maritim

Salah satu aspek ekonomi paling penting di Kerajaan Samudera Pasai adalah perdagangan maritim.

Terletak di pesisir barat laut Sumatera yang strategis, kerajaan ini menjadi pusat perdagangan rempah-rempah, emas, perak, dan barang-barang mewah lainnya.

Rempah-rempah seperti cengkih, pala, dan lada sangat dicari oleh pedagang dari berbagai negara.

2. Pengaruh Islam dalam Perdagangan

Kerajaan Samudera Pasai adalah salah satu pusat Islam terkemuka di wilayah Nusantara, dan agama Islam memainkan peran penting dalam perdagangan.

Hubungan perdagangan dengan negara-negara Muslim lainnya, seperti Gujarat di India dan kerajaan-kerajaan di Semenanjung Arab, didasarkan pada persamaan agama dan budaya Islam.

3. Pertanian

Sejarah berdirinya Kerajaan Samudera Pasai tidak bisa dilepaskan dengan kehidupan ekonominya, terutama di sektor pertanian.

Wilayah sekitar Pasai yang subur digunakan untuk bercocok tanam. Hasil-hasil pertanian seperti padi, jagung, dan buah-buahan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lokal dan sebagai komoditas perdagangan.

4. Industri

Selain perdagangan dan pertanian, industri lokal seperti kerajinan tangan juga berkembang.

Pengrajin lokal membuat berbagai barang, termasuk kain, perhiasan, dan barang-barang seni lainnya, yang diperdagangkan dalam skala lokal maupun internasional.

5. Sistem Mata Uang

Kerajaan Samudera Pasai memiliki sistem mata uang sendiri yang terbuat dari emas dan perak.

Koin-koin emas dan perak yang dicetak oleh kerajaan ini digunakan dalam perdagangan sebagai alat tukar.

6. Pajak dan Pendapatan Kerajaan

Sejarah berdirinya Kerajaan Samudera Pasai tidak bisa dilepaskan dengan kehidupan ekonominya yang sudah mengenal sistem pajak. Pajak adalah sumber pendapatan utama bagi kerajaan ini.

Pajak dikenakan pada perdagangan dan pertanian, dan pendapatan tersebut digunakan untuk membiayai infrastruktur, angkatan bersenjata, serta pengembangan dan perbaikan kerajaan.

7. Perdagangan dengan Kerajaan Lain

Kerajaan Samudera Pasai memiliki hubungan perdagangan dengan berbagai kerajaan dan negara lain di wilayah Nusantara dan sekitarnya.

Selain itu, kerajaan ini menjalin hubungan diplomatik dengan Dinasti Cina dan negara-negara Islam lainnya, yang juga memperluas jaringan perdagangan mereka.

Halaman:

Advertisement