21 Soal Informatika Berpikir Komputasional Kelas 9, Pilihan Ganda dan Essay beserta Jawabannya
Latihan soal informatika berpikir komputasional kelas 9 lengkap dengan soal pilihan ganda, esai, kunci jawaban, dan pembahasan untuk persiapan ujian.
Sudah siap menghadapi ujian mapel informatika kelas 9 SMP? Kamu perlu mempelajari berbagai soal informatika berpikir komputasional kelas 9 agar sukses pada ujian tersebut. 🖱️🖥️
Jangan khawatir dengan referensi belajar materi berpikir komputasional karena pada artikel berikut, Mamikos akan mengulasnya secara lengkap.
Soal Informatika Berpikir Komputasional Kelas 9

Salah satu mata pelajaran yang akan diujikan pada ujian sekolah kelas 9 SMP adalah informatika dengan materi berpikir komputasional.
Apa itu berpikir komputasional kelas 9 Kurikulum Merdeka?
Berpikir komputasional adalah metode pemecahan masalah kompleks dengan menggunakan prinsip komputasi dan menggabungkan cara berpikir sistematis dan logis.
Terdapat empat pilar utama yang membentuk fondasi berpikir komputasional.
Proses ini dimulai dari dekomposisi, yaitu membagi problem rumit menjadi sub-masalah yang lebih sederhana.
Selanjutnya, pengenalan pola digunakan untuk menemukan kesamaan agar penanganan masalah jadi lebih praktis.
Dilanjutkan abstraksi yang fokus pada inti masalah sambil mengesampingkan detail yang tidak penting.
Seluruh rangkaian berpikir komputasional ditutup dengan berpikir algoritmik, yaitu merancang tahapan solusi yang terstruktur dan logis.
Ternyata, pendekatan komputasional tidak hanya sebatas dipakai untuk bidang teknologi atau pemrograman, tetapi berpikir komputasional dalam kehidupan sehari-hari bisa kamu temukan.
Konsep yang digunakan pada pendekatan komputasional sangat erat kaitannya dengan pengelolaan data, terlebih dalam hal konteks ilmu data dan kecerdasan buatan.
Saat duduk di bangku kelas 9 SMP, kamu juga akan diberi materi tentang berpikir komputasional agar bisa memecahkan masalah secara efisien, efektif, dan optimal.
Berdasarkan buku Informatika untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi tahun 2025) terbitan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan ISBN 978-623-118-482-5 oleh Erlangga, Erna Piantari, dan Khairur Rosyidi, materi terkait berpikir komputasional yang akan kamu pelajari antara lain:
BAB I Berpikir Komputasional dalam Analisis Data
A. Struktur Data Tree
B. Struktur Data Graph
C. Analisis Himpunan Data Terstruktur dengan Teknik Visualisasi:
1. Menentukan Tujuan Analisis Data
2. Mengumpulkan Data yang Diperlukan
3. Menyiapkan dan Membersihkan Data
4. Mengeksplorasi Data
5. Memvisualisasikan dan Mempublikasikan Hasil Analisis Data
BAB II Berpikir Komputasional dalam Algoritma dan Pemrograman
A. Mengembangkan Library dalam Pemrograman Visual Blok:
1. Modularisasi Program
2. Library
3. Penggunaan Library
B. Pemrograman Visual Blok vs Pemrograman Tekstual
1. Transisi dari Pemrograman Visual Blok ke Pemrograman Tekstual
2. Analisis Pseudocode
Untuk bisa menyelesaikan soal-soal terkait berpikir komputasional, kamu perlu membiasakan diri dengan contoh soal disamping belajar konsepnya secara matang. Sudah siap menguji kemampuanmu?
Soal 1
Sebuah struktur data hierarki memiliki satu elemen utama bernama Root (akar) dan elemen-elemen turunan bernama Child (anak). Jika elemen tersebut tidak lagi memiliki Child, maka disebut…
A. Parent
B. Branch
C. Leaf (Daun)
D. Sub-tree
Jawaban: C. Leaf (Daun)
Pembahasan:
Dalam struktur data Tree (Pohon), elemen paling dasar yang tidak memiliki turunan atau anak lagi disebut Leaf Node (Simpul Daun).
Soal 2
Manakah di bawah ini contoh penerapan struktur data Graph (Graf) tidak berarah dalam kehidupan sehari-hari?
A. Silsilah keluarga dari kakek ke cucu
B. Jaringan pertemanan dua arah di media sosial
C. Struktur organisasi sekolah dari Kepala Sekolah ke Guru
D. Daftar isi buku pelajaran Informatika
Jawaban: B. Jaringan pertemanan dua arah di media sosial
Pembahasan:
Graph tidak berarah (Undirected Graph) menggambarkan hubungan simetris dua arah (A berteman dengan B, maka B berteman dengan A). Pilihan lainnya merupakan contoh Tree (struktur hierarki).
Soal 3
Astri ingin jalan-jalan di Eropa dari negara A ke negara D. Terdapat rute sebagai berikut:
A ke B = 4 km, B ke D = 5 km
A ke C = 2 km, C ke B = 1 km, C ke D = 6 km
Berapakah jarak terpendek yang harus ditempuh Astri dari negara A ke negara D?
A. 9 km
B. 8 km
C. 7 km
D. 6 km
Jawaban: B. 8 km
Pembahasan:
Rute 1 (A → B → D): 4 + 5 = 9 km
Rute 2 (A → C → D): 2 + 6 = 8 km
Rute 3 (A → C → B → D): 2 + 1 + 5 = 8 km
Jarak terpendek adalah 8 km
Soal 4
Prinsip kerja Stack adalah LIFO (Last In, First Out). Kegiatan sehari-hari di bawah ini yang menerapkan prinsip Stack adalah…
A. Antrean pembeli tiket bioskop di loket
B. Penumpukan piring kotor di tempat pencucian
C. Antrean kendaraan di gerbang tol
D. Urutan pencetakan dokumen pada printer
Jawaban: B. Penumpukan piring kotor di tempat pencucian
Pembahasan:
Piring terakhir yang ditaruh di atas tumpukan adalah piring pertama yang diambil (LIFO), sedangkan pilihan yang lain menggunakan prinsip Queue (FIFO).
Halaman:



