17 Spot Wisata Pangalengan Bandung Wajib Dikunjungi
Memiliki sejuta pesona yang indah membuat Bandung menarik untuk dikunjungi. Hampir semua sudut kota Bandung memiliki spot wisata yang sayang untuk dilewatkan, salah satunya saja kawasan Pangalengan Bandung.
5. Situ Cileunca

Pemandangan yang dimiliki oleh Situ Cileunca memang tiada duanya.
Bak salah satu danau yang ada di Taman Nasional Banff Kanada, Situ Cileunca memiliki pemandangan perbukitan hijau dan gugusan pegunungan yang menawan.
Buat kamu yang tertarik untuk melihat keindahan situ Cileunca ketika matahari terbit, kamu bisa juga, lho bermalam di sini dengan menyewa tenda kemah yang disediakan oleh pengelola.
Percaya deh, saat kamu bangun, kemudian menunggu mentari muncul dari ufuk.
Menaiki perahu dan mengelilingi danau adalah salah satu kegiatan yang paling umum dilakukan di Situ Cileunca. Kamu hanya perlu membayar biaya sekitar Rp 75.000 satu perahu dengan kapasitas 10 orang.
Artinya, jika perahu penuh maka setiap orang hanya perlu membayar sekitar Rp 7.500 saja.
Tiket masuk Situ Cileunca bisa dibilang sangat terjangkau, kamu hanya perlu membayar sebesar Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 2.500 untuk anak-anak.
Jika kamu menggunakan mobil, maka biaya masuk mobil adalah sebesar Rp 4.000, dan jika kamu menggunakan motor, kamu hanya perlu membayar sebesar Rp 12.000 untuk motor sekaligus dua orang pengendaranya.
6. Penangkaran Rusa Kertamanah

Penangkaran Rusa Pangalengan juga tak boleh kamu lewatkan ketika mengisi waktu liburan.
Berlokasi di Jalan Raya Perkebunan Kertamanah, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, spot wisata yang satu ini dikelilingi oleh perkebunan teh yang dikelola PT Perkebunan Nusantara VIII.
Hamparan kebun teh di sepanjang jalan menuju Wisata Alam Kertamanah akan membuat kalian terpukau.
Penangkaran yang satu ini menjadi habitat bagi sekumpulan populasi rusa, kamu pun bisa menyaksikan langsung dan berbaur langsung dengan para rusa di sini.
Masih dalam kawasan yang sama dengan Taman Hutan Raya Juanda, penangkaran rusa ini memiliki pemandangan hijau yang menyegarkan mata dan hati.
Selain itu, pengunjung juga bisa melakukan berbagai aktivitas menyenangkan, seperti bermain futsal, arung jeram, flying fox, ATV circuit, hingga berkemah.
7. Rumah Putih Cukul

Rumah berwarna putih ini kerap disebut Villa Jerman. Julukan tersebut disematkan karena bangunan rumah klasik memiliki gaya arsitektur khas tradisional Eropa.
Memang, bangunan megah ini telah dibangun sejak zaman penjajahan Belanda di Indonesia.
Hingga saat ini, rumah tersebut masih tampak awet bertahan di Desa Sukaluyu dan dapat disaksikan saat menuju ke Perkebunan Teh Cukul.
Kamu bisa berfoto dengan latar foto rumah ini untuk menambah nilai estetik.

