Struktur Virus Bakteriofag beserta Fungsi dan Ciri-cirinya Plus Gambar
Pernah dengar virus yang bisa menyerang bakteri? 😲 Yuk cari tahu tentang bakteriofag di artikel ini!
Soal 2
Seorang ilmuwan yang meneliti virus membandingkan dua jenis bakteriofag yang masing-masing menjalani siklus litik dan siklus lisogenik.
Ilmuwan tersebut menemukan bahwa salah satu virus dapat “tidur” di dalam sel bakteri tanpa menyebabkan kematian sel secara langsung. Dengan kemampuan tersebut, bakteriofag berpotensi menyebabkan…
A. Perbanyakan virus yang sangat cepat
B. Lisis pada semua sel bakteri secara serempak
C. Integrasi DNA virus ke dalam DNA bakteri
D. Penghancuran dinding sel oleh enzim lisozim
E. Pelepasan virion baru secara terus-menerus
Jawaban: C. Integrasi DNA virus ke dalam DNA bakteri
Pembahasan:
Ilmuwan tersebut sedang mengamati bakteri pada siklus lisogenik. Karakteristiknya, DNA virus akan menyatu dengan DNA bakteri (menjadi profag) dan “tidur” dalam kondisi tidak aktif. Nantinya, virus baru akan aktif kembali saat kondisi bakteri berubah.
Soal 3
Sebuah tim peneliti ingin mengembangkan bakteriofag untuk terapi alternatif pengganti antibiotik. Peneliti tersebut menargetkan infeksi bakteri Pseudomonas aeruginosa penyebab luka kronis.
Namun, hasilnya menunjukkan bahwa bakteriofag hanya efektif pada beberapa strain bakteri saja. Fenomena tersebut dapat terjadi karena…
A. Semua bakteri mempunyai dinding sel yang sama
B. Bakteriofag bersifat spesifik terhadap reseptor tertentu pada bakteri
C. Semua bakteriofag mempunyai genom yang sama
D. Bakteriofag menempel pada jaringan manusia terlebih dahulu
E. Lisozim bakteriofag tidak aktif pada suhu tubuh manusia
Jawaban: B. Bakteriofag bersifat spesifik terhadap reseptor tertentu pada bakteri
Pembahasan:
Bakteriofag hanya dapat menempel pada reseptor tertentu pada dinding sel bakteri, sehingga infeksinya sangat spesifik terhadap jenis atau strain tertentu saja.
Penutup
Demikian informasi terkait struktur virus bakteriofag disertai fungsi dan ciri-cirinya. Kini, kamu sudah tahu bahwa di dunia mikroorganisme ada virus khusus yang menyerang bakteri.
Bakteriofag memang merugikan bagi bakteri. Tapi, bagi manusia, ada potensi terapi yang bisa dimanfaatkan misalnya dengan mengembangkan pengganti antibiotik melalui bakteriofag untuk membunuh jenis bakteri tertentu. Menarik, bukan?
Jika kamu tertarik dengan dunia mikrobiologi, jangan lupa pelajari pula materi lainnya tentang virus, bakteri, dan makhluk hidup di blog Mamikos. Semoga bermanfaat. 🦠 🔬
Referensi:
Stahl, D. A., Clark, D. P., Bender, K., Madigan, M. T., & Martinko, J. M. (2010). Brock Biology of Microorganisms. Benjamin-Cummings Publishing Company.
Bakteriofag – Ciri-Ciri, Bentuk Tubuh, dan Cara Replikasi Bakteriofag – Materi Biologi Kelas 10 [Daring]. Tautan: https://www.zenius.net/blog/bakteriofag/
Struktur Bakteriofage: Bentuk, Fungsi, dan Peran dalam Biologi [Daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/struktur-bakteriofage/
Halaman:

