2 Sumber Pendapatan Negara Indonesia beserta Penjelasannya
Pendapatan negara mencakup hak-hak yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih pemerintah pusat, termasuk penerimaan pajak, penerimaan bukan pajak, dan hibah. Yuk, pelajari sumber pendapatan negara secara lengkap di sini!
Perbedaan Pendapatan dan Penerimaan Negara
Penerimaan dan pendapatan negara merupakan dua konsep yang berbeda. Penerimaan negara merujuk pada uang yang masuk ke kas negara.
Sementara pendapatan negara mencakup hak-hak yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih pemerintah pusat, termasuk penerimaan pajak, penerimaan bukan pajak, dan hibah.
Perbedaan antara keduanya dapat diuraikan sebagai berikut:
Sumber: Penerimaan negara berasal dari beragam sumber non-pajak, seperti Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), keuntungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pengelolaan sumber daya alam, pinjaman, barang dan jasa, dan sebagainya.
Sebaliknya, sumber pendapatan negara diperoleh dari penerimaan pajak dan penerimaan bukan pajak.
Fungsi: Penerimaan negara digunakan untuk membiayai kegiatan pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain.
Di sisi lain, pendapatan negara bertindak sebagai sumber pendanaan untuk kegiatan dan kebutuhan negara dalam rangka pembangunan.
Pengelolaan: Penerimaan negara dikelola oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan di Kementerian Keuangan, sementara pendapatan negara dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak di Kementerian Keuangan.
Jenis: Penerimaan negara mencakup Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), keuntungan BUMN, pengelolaan sumber daya alam, pinjaman, barang dan jasa, dan sebagainya.
Sebaliknya, pendapatan negara terdiri dari penerimaan pajak, penerimaan bukan pajak, dan hibah.
Dalam konteks pembangunan negara, pemerintah Indonesia merancang dan mengelola pendapatan negara melalui perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sumber Pendapatan Negara Indonesia
Sumber pendapatan negara umumnya terbagi menjadi dua kategori utama, yakni pendapatan dari sektor pajak dan pendapatan dari sektor non-pajak.
1. Pendapatan dari Sektor Pajak
Pendapatan dari sektor pajak merujuk pada pembayaran iuran yang dibayarkan oleh masyarakat kepada pemerintah sesuai dengan ketentuan undang-undang, tanpa mendapatkan balas jasa langsung.
Pendapatan negara sendiri bersumber dari berbagai jenis pajak. Secara umum, pajak dapat dikategorikan menjadi dua golongan utama, yaitu pajak langsung dan pajak tak langsung.
Pajak langsung merujuk pada jenis pungutan yang langsung dikumpulkan oleh pemerintah dari pihak yang wajib membayar.
Setiap individu yang bekerja dan perusahaan yang meraih keuntungan diwajibkan untuk membayar pajak langsung.
Di sisi lain, pajak tak langsung adalah pajak yang beban pajaknya dapat dipindahkan kepada pihak lain. Beberapa jenis pajak tak langsung yang signifikan antara lain adalah pajak impor dan pajak penjualan.
Pendapatan pajak berasal dari dua sumber utama, yaitu pajak pusat dan pajak daerah.

