Contoh Supply and Demand beserta Faktor yang Mempengaruhinya
Supply and demand adalah materi ekonomi yang membantu kita memahami cara kerja pasar.
Kamu pernah tidak mengamati harga-harga kebutuhan pokok ketika menjelang hari raya? Biasanya, harga-harga kebutuhan pokok akan cenderung naik daripada hari biasanya.
Ternyata, kenaikan harga-harga kebutuhan pokok setiap menjelang hari raya itu memang ada teorinya, lho. Dalam ilmu ekonomi, kenaikan harga dan kelangkaan barang itu bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan antara penawaran (supply) dan pemintaan (demand).
Buat kamu yang ingin mengetahui lebih banyak seputar pengertian hingga contoh supply and demand, kamu bisa baca artikel berikut hingga bagian akhir, ya. 🧐💰
Daftar Isi
Berikut Pengertian, Contoh Supply and Demand beserta Faktor yang Memengaruhi

Supply and demand merupakan konsep fundamental dalam ekonomi yang menggambarkan hubungan antara ketersediaan suatu barang atau jasa (supply) dan kebutuhan atau keinginan konsumen terhadap barang atau jasa tersebut (demand).
Kamu akan mempelajari materi supply and demand ini di bangku SMA kelas 10.
Pada teori supply and demand ini, kamu bisa melihat interaksi antara produsen dan konsumen. Di mana jika jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen lebih sedikit dibandingkan jumlah barang yang diminta oleh konsumen, maka akan terjadi kelangkaan barang.
Nah, kondisi seperti ini digambarkan pada kurva supply and demand yang tidak mencapai titik keseimbangan.
Pengertian Penawaran (Supply)
Supply merupakan jumlah barang atau jasa yang ingin dijual oleh produsen pada berbagai tingkat harga selama periode tertentu.
Produsen akan menyediakan lebih banyak barang apabila harganya tinggi, dan sebaliknya produsen akan menawarkan lebih sedikit barang apabila harganya rendah.
Hukum Penawaran juga menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara harga dan jumlah barang yang ditawarkan.
Ini artinya, jika harga barang naik, maka jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen akan naik juga. Sebaliknya, jika harga turun, maka jumlah barang yang ditawarkan akan menurun.
Hukum ini berlaku dengan asumsi faktor-faktor lain, seperti biaya produksi atau teknologi, tetap tidak berubah (ceteris paribus).
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran (Supply)
Dikutip dari ruangguru.com, jumlah penawaran (supply) dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain sebagai berikut:
1. Harga barang itu sendiri
Produsen atau perusahaan akan menawarkan lebih banyak barang jika harga barang tersebut naik. Begitu juga sebaliknya, jika harga barang turun, maka jumlah penawaran barang tersebut akan sedikit.
2. Harga barang lain yang terkait
Untuk memahami poin ini, akan dipaparkan contoh kasus, ya. Misalnya, seorang petani memiliki lahan yang dapat ditanami bawang. Nah, ketika harga bawang naik, maka petani akan mengurangi penanaman bawang dan menggantinya dengan jagung karena lebih menguntungkan.
3. Biaya produksi
Produsen membutuhkan berbagai faktor produksi untuk dapat menghasilkan barang dan jasa. Oleh karena itu, apabila biaya produksi mengalami kenaikan, maka harga barang akan cenderung naik.
Akibatnya, produsen cenderung mengurangi jumlah produksinya, sehingga jumlah penawarannya pun akan berkurang. Hal ini juga berlaku sebaliknya, ya.
Halaman:


