<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/sistem-organ-manusia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link></link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Wed, 02 Sep 2026 03:34:16 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>5 Organ Ekskresi pada Manusia beserta Fungsi dan Penjelasannya Lengkap</title>
            <category>Biologi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/organ-ekskresi-pada-manusia-pljr/</link>
            <pubDate>Fri, 17 Nov 2023 07:54:09 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Ririn</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/organ-ekskresi-pada-manusia-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Dalam tubuh manusia memiliki organ ekskresi seperti ginjal, paru-paru, hati, dll. Apa saja fungsi organ-organ itu, simak ya!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/organ-ekskresi-pada-manusia-pljr/">5 Organ Ekskresi pada Manusia beserta Fungsi dan Penjelasannya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>5 Organ Ekskresi pada Manusia beserta Fungsi dan Penjelasannya Lengkap — Organ ekskresi pada manusia adalah bagian penting dari sistem tubuh yang bertanggung jawab untuk menghilangkan zat-zat sisa dan racun dari dalam tubuh.</p>



<p>Organ-organ ini berperan dalam menjaga keseimbangan kimia dalam tubuh manusia dan memastikan bahwa produk-produk sisa metabolisme yang berbahaya dikeluarkan dengan efisien.</p>



<p>Beberapa organ ekskresi utama pada manusia meliputi ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Kali ini, Mamikos akan membahas organ ekskresi manusia beserta fungsi dan penjelasannya. Yuk, simak!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Definisi Organ Ekskresi</strong></h2>



<figure class="wp-block-image"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/11/5-Organ-Ekskresi-pada-Manusia-beserta-Fungsi-dan-Penjelasannya-Lengkap.jpg" alt="5 Organ Ekskresi pada Manusia beserta Fungsi dan Penjelasannya Lengkap" class="wp-image-209897" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/11/5-Organ-Ekskresi-pada-Manusia-beserta-Fungsi-dan-Penjelasannya-Lengkap.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/11/5-Organ-Ekskresi-pada-Manusia-beserta-Fungsi-dan-Penjelasannya-Lengkap-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/11/5-Organ-Ekskresi-pada-Manusia-beserta-Fungsi-dan-Penjelasannya-Lengkap-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/11/5-Organ-Ekskresi-pada-Manusia-beserta-Fungsi-dan-Penjelasannya-Lengkap-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/11/5-Organ-Ekskresi-pada-Manusia-beserta-Fungsi-dan-Penjelasannya-Lengkap-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pexels/@MART PRODUCTION </figcaption></figure>



<p>Organ ekskresi manusia adalah bagian-bagian tubuh yang bertanggung jawab untuk menghilangkan zat-zat sisa dan produk-produk metabolisme yang tidak diperlukan oleh tubuh.</p>



<p>Organ-organ ini memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan internal tubuh dan memastikan bahwa racun dan limbah yang terbentuk selama proses metabolisme dihilangkan dengan efisien.</p>



<p>Organ ekskresi manusia sangat penting karena membantu menjaga keseimbangan internal tubuh dan mencegah akumulasi racun yang dapat membahayakan kesehatan.</p>



<p>Fungsi organ-organ ini bekerja bersama-sama untuk memastikan bahwa tubuh manusia berfungsi dengan baik dan tetap sehat.</p>



<p>Beberapa organ ekskresi utama manusia meliputi ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Semuanya organ ekskresi manusia dibahas lebih detail di bawah ini, ya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Organ Ekskresi Manusia</strong></h2>



<p>Di bawah ini Mamikos akan membahas mengenai organ ekskresi manusia yang wajib banget kamu tahu, simak ya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>1. Ginjal</strong></h2>



<p>Organ ekskresi manusia pertama yang wajib kamu tahu adalah ginjal. Ginjal adalah sepasang organ yang berbentuk seperti kacang, terletak di bagian belakang perut, di bawah tulang rusuk.</p>



<p>Fungsi utama ginjal adalah menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh serta menghilangkan zat-zat sisa dan toksin dari darah.</p>



<p>Tahap-tahap menjaga keseimbangan cairan harus beberapa tahap penting yaitu:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Filtrasi</strong></h3>



<p>Ginjal merupakan organ ekskresi manusia yang memiliki jutaan unit fungsional kecil yang disebut nefron. Setiap nefron terdiri dari glomerulus (sejenis <a rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/cara-kerja-organ-peredaran-darah-manusia-pljr/" target="_blank">jaringan pembuluh darah</a> yang sangat kecil) dan tubulus renal.</p>



<p>Darah yang mengandung limbah dan zat-zat sisa masuk ke glomerulus, di mana terjadi proses filtrasi.</p>



<p>Di sini, darah disaring dan zat-zat yang kecil, seperti air, garam, glukosa, urea, kreatinin, dan elektrolit, akan melewati membran glomerulus ke dalam tubulus renal.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Reabsorpsi</strong></h3>



<p>Setelah proses filtrasi, tubulus renal akan menyerap kembali sebagian besar air dan zat-zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh. Ini termasuk penyerapan kembali glukosa, elektrolit, dan sejumlah air.</p>



<p>Proses ini juga membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh dan menjaga kadar air agar tetap seimbang.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/?p=112892">
        <a href="https://mamikos.com/info/?p=112892" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/sistem-organ-tubuh-manusia-yang-diserang-oleh-hiv-adalah-@rfstudio-3825539-500x357.jpg" alt="﻿Sistem Organ Tubuh Manusia yang Diserang oleh HIV Adalah?" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Sistem Organ Tubuh Manusia yang Diserang oleh HIV Adalah?</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Sekresi</strong></h3>



<p>Selain reabsorpsi, ginjal juga melakukan proses sekresi, di mana zat-zat tertentu, seperti asam urat dan beberapa obat-obatan, disekresi dari darah ke dalam tubulus renal untuk kemudian diekskresikan bersama dengan urine.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pembentukan Urine</strong></h3>



<p>Zat-zat sisa yang tidak diserap kembali oleh tubulus renal dan yang tidak diperlukan oleh tubuh akhirnya terkumpul dalam cairan yang disebut urine.</p>



<p>Urine ini mengandung urea, kreatinin, asam urat, limbah nitrogen, dan berbagai toksin lainnya.</p>



<p>Urine kemudian dialirkan dari ginjal ke kandung kemih melalui saluran kemih, dan dari sana dapat dikeluarkan dari tubuh melalui proses buang air kecil.</p>



<p>Selain mengatur keseimbangan air dan elektrolit serta menghilangkan zat-zat sisa, ginjal juga memiliki peran dalam mengatur tekanan darah.</p>



<p>Mereka dapat mengatur volume darah dan tekanan darah dengan mengatur jumlah air yang diekskresikan dalam urine dan dengan mengaktifkan sistem renin-angiotensin yang memengaruhi konstriksi pembuluh darah.</p>



<p>Dengan melakukan fungsi-fungsi ini, ginjal memainkan peran penting dalam menjaga homeostasis tubuh manusia dan membantu menghilangkan limbah berbahaya dari darah untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh secara keseluruhan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/?p=111903">
        <a href="https://mamikos.com/info/?p=111903" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/05/sisa-metabolisme-yang-dikeluarkan-melalui-paru-paru-500x334.jpg" alt="﻿Sisa Metabolisme yang Dikeluarkan Melalui Paru-Paru Adalah?" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Sisa Metabolisme yang Dikeluarkan Melalui Paru-Paru Adalah?</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>2. Kulit</strong></h2>



<p>Organ ekskresi manusia berikutnya yaitu kulit. Kulit adalah organ yang sangat penting dalam tubuh manusia, dan berperan dalam banyak aspek kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Berikut adalah penjelasan lebih detail tentang peran kulit sebagai salah satu organ ekskresi manusia:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Produksi Keringat</strong></h3>



<p>Kulit mengandung jutaan kelenjar keringat, juga dikenal sebagai kelenjar sudoriferous.</p>



<p>Kelenjar ini memproduksi keringat, yang terutama terdiri dari air, garam (terutama natrium dan klorida), urea, amonia, dan zat-zat sisa lainnya.</p>



<p>Keringat diproduksi sebagai respons terhadap peningkatan suhu tubuh atau sebagai mekanisme untuk menjaga suhu tubuh yang stabil.</p>



<p>Ketika tubuh menjadi panas, keringat dikeluarkan melalui pori-pori kulit dan menguap dari permukaan kulit.</p>



<p>&nbsp;Proses penguapan ini membantu menghilangkan panas berlebih dari tubuh dan menjaga suhu tubuh agar tetap dalam rentang yang sehat.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Ekskresi Zat Sisa</strong></h3>



<p>Selain mengatur suhu tubuh, keringat juga berfungsi sebagai mekanisme ekskresi.</p>



<p>Zat-zat sisa, seperti urea, amonia, dan asam laktat, diekskresikan bersama dengan keringat. Ini adalah zat-zat yang dihasilkan selama proses metabolisme sel dalam tubuh.</p>



<p>&nbsp;Menghilangkan zat-zat sisa ini melalui keringat membantu mencegah akumulasi zat berbahaya dalam tubuh.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pengeluaran Toksin</strong></h3>



<p>Selain menghilangkan zat-zat sisa dari tubuh, keringat juga dapat mengeluarkan toksin yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui kontak dengan lingkungan.</p>



<p>Ini bisa termasuk toksin yang diserap oleh kulit dari paparan bahan kimia atau zat berbahaya. Proses pengeluaran ini membantu melindungi tubuh dari potensi keracunan.</p>



<p>Jadi, kulit bukan hanya organ pelindung fisik yang melindungi tubuh dari ancaman eksternal, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan internal tubuh dengan mengatur suhu tubuh dan menghilangkan zat-zat sisa serta toksin. </p>



<p>Fungsi ekskresi kulit ini sangat penting untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh secara keseluruhan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>3. Paru-paru</strong></h2>



<p>Organ ekskresi manusia berikutnya adalah paru-paru. Paru-paru adalah organ vital dalam sistem pernapasan manusia yang memungkinkan pertukaran gas antara tubuh dan lingkungan eksternal.</p>



<p>&nbsp;Peran utama paru-paru adalah menjalankan proses pernapasan yang terdiri dari beberapa tahap penting:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Inhalasi</strong></h3>



<p>Proses pernapasan dimulai saat udara yang mengandung oksigen dihirup melalui hidung atau mulut. Udara ini kemudian melewati saluran pernapasan seperti trakea dan bronkus sebelum mencapai paru-paru.</p>



<p>Paru-paru memiliki struktur seperti daun-daun kecil yang disebut alveoli, tempat pertukaran gas terjadi.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pertukaran Gas</strong></h3>



<p>Di dalam alveoli, oksigen dari udara yang dihirup akan melewati dinding alveoli ke dalam kapiler darah yang mengelilingi alveoli tersebut.</p>



<p>Selama ini, oksigen akan diangkut oleh sel darah merah dan dibawa ke seluruh tubuh melalui peredaran darah.</p>



<p>Di sisi lain, karbon dioksida yang dihasilkan sebagai <a href="https://mamikos.com/info/sisa-metabolisme-yang-dikeluarkan-oleh-paru-paru-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">produk sisa dari metabolisme</a> sel akan berpindah dari darah ke dalam alveoli dan kemudian akan dikeluarkan dari tubuh melalui proses pernapasan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Ekshalasi</strong></h3>



<p>&nbsp;Setelah pertukaran gas terjadi, udara yang kaya akan karbon dioksida dikeluarkan dari tubuh melalui ekshalasi.</p>



<p>Ketika kita menghembuskan udara, paru-paru akan mengeluarkan karbon dioksida yang terkandung dalam alveoli ke dalam lingkungan eksternal.</p>



<!--nextpage-->



<p>Proses ini berulang terus-menerus, memastikan bahwa sel-sel tubuh mendapatkan pasokan oksigen yang cukup untuk melakukan fungsi metabolisme dan energi mereka.</p>



<p>Selain itu, karbon dioksida yang dihasilkan sebagai produk sisa metabolisme dihilangkan dari tubuh melalui paru-paru.</p>



<p>Ini membantu menjaga keseimbangan asam-basa dalam darah dan menghindari penumpukan berbahaya dari karbon dioksida dalam tubuh.</p>



<p>Selain perannya dalam pertukaran gas, paru-paru juga berperan dalam melindungi tubuh dari zat-zat berbahaya dalam udara seperti debu, kuman, dan partikel lainnya.</p>



<p>Mereka memiliki rambut-rambut halus dan lendir yang membantu menjebak partikel-partikel ini sehingga tidak masuk lebih dalam ke dalam sistem pernapasan.</p>



<p>Dengan demikian, paru-paru adalah salah satu organ ekskresi manusia yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan gas dalam tubuh, memastikan oksigen yang cukup sampai ke sel-sel tubuh, dan menghilangkan produk sisa berupa karbon dioksida.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/mengenal-sistem-endokrin-pada-manusia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/mengenal-sistem-endokrin-pada-manusia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/Mengenal-Sistem-endokrin-pada-manusia-pengertian-fungsi-dan-cara-kerjanya-500x333.jpg" alt="Mengenal Sistem Endokrin pada Manusia, Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Mengenal Sistem Endokrin pada Manusia, Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">4. Hati</h2>



<p>Sebagai salah satu organ ekskresi manusia, <a href="https://mamikos.com/info/fungsi-hati-dalam-sistem-ekskresi-manusia-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">hati</a> memainkan peran penting dalam sistem ekskresi manusia, meskipun tidak secara langsung mengeluarkan zat sisa.</p>



<p>Fungsi-fungsi utama hati dalam detoksifikasi dan pengolahan zat sisa adalah sebagai berikut:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Detoksifikasi Zat Beracun</strong></h3>



<p>Hati berfungsi untuk menetralisir dan mengubah zat beracun menjadi bentuk yang kurang berbahaya.</p>



<p>Ini termasuk zat kimia dari lingkungan, obat-obatan, dan produk sisa metabolisme. Proses ini sangat penting untuk mencegah akumulasi zat beracun dalam darah.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Mengubah Amonia menjadi Urea</strong></h3>



<p>Salah satu fungsi krusial hati adalah mengubah amonia, yang sangat beracun, menjadi urea. </p>



<p>Amonia dihasilkan dari pemecahan protein dalam tubuh. Hati kemudian mengubah amonia ini menjadi urea, yang jauh lebih kurang beracun, sehingga bisa dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal dalam bentuk urin.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Metabolisme Zat Sisa</strong></h3>



<p>Hati juga berperan dalam metabolisme dan pengolahan berbagai zat sisa lainnya.</p>



<p>Misalnya, hati mengubah hemoglobin yang rusak menjadi bilirubin, yang kemudian dikeluarkan dalam empedu dan membantu pembentukan feses.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Produksi Empedu</strong></h3>



<p>Hati memproduksi empedu yang disimpan di kandung empedu.</p>



<p>Empedu ini penting untuk pencernaan lemak dan juga membantu dalam pengeluaran beberapa produk limbah, termasuk bilirubin yang telah disebutkan sebelumnya.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Regulasi Metabolisme</strong></h3>



<p>Hati juga berperan dalam mengatur metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein, yang semuanya terkait dengan produksi dan pengelolaan zat sisa.</p>



<p>Secara keseluruhan, hati berperan penting dalam menjaga keseimbangan kimia dalam tubuh, dengan memproses zat-zat sisa dari metabolisme dan membuatnya aman untuk dikeluarkan oleh organ ekskresi lain seperti ginjal</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>5. Usus Besar</strong></h2>



<p>Usus besar merupakan salah satu organ ekskresi manusia sekaligus bagian akhir dari saluran pencernaan dan memainkan peran penting dalam pengeluaran sisa pencernaan.</p>



<p>Berikut adalah penjelasan lebih detail tentang peran usus besar:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Penyerapan Air dan Elektrolit</strong></h3>



<p>Sebelum mencapai usus besar, makanan yang telah dicerna diabsorpsi nutrisinya di usus halus. Usus besar kemudian berfokus pada penyerapan air dan elektrolit dari sisa-sisa cairan pencernaan.</p>



<p>Proses ini mengubah campuran cairan makanan menjadi feses yang lebih padat.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Fermentasi dan Pembusukan</strong></h3>



<p>Bakteri yang hidup secara alami di dalam usus besar melakukan fermentasi pada sisa-sisa makanan yang tidak dicerna di bagian sebelumnya dari saluran pencernaan.</p>



<p>Proses ini menghasilkan gas dan beberapa senyawa yang memberikan aroma khas pada feses.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pembentukan Feses</strong></h3>



<p>Sisa-sisa pencernaan yang tidak dapat dicerna, seperti serat makanan, sel-sel mati, dan bakteri, dikumpulkan di dalam usus besar. Di sini, feses terbentuk dan disimpan sebelum dikeluarkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Proses Pembuangan Feses</strong></h3>



<p>Setelah feses terbentuk, usus besar melakukan peristaltik, yaitu gerakan otot yang mendorong feses menuju rektum. Feses kemudian disimpan di rektum sampai ada stimulus untuk buang air besar. </p>



<p>Saat proses buang air besar (defekasi), otot-otot di sekitar anus berkontraksi untuk mengeluarkan feses dari tubuh.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/rangkuman-proses-pencernaan-makanan-pada-manusia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/rangkuman-proses-pencernaan-makanan-pada-manusia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/Rangkuman-Proses-Pencernaan-Makanan-pada-Manusia-secara-Singkat-dan-Jelas-500x333.jpg" alt="Rangkuman Proses Pencernaan Makanan pada Manusia secara Singkat dan Jelas" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Rangkuman Proses Pencernaan Makanan pada Manusia secara Singkat dan Jelas</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Penutup</strong></h2>



<p>Organ ekskresi manusia adalah bagian penting dari sistem tubuh yang bertanggung jawab untuk menghilangkan zat-zat sisa dan racun dari tubuh. </p>



<p>Masing-masing organ ini memiliki fungsi khusus dalam proses ekskresi, yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan internal tubuh manusia.</p>



<p>Dengan kerja sama organ-organ ekskresi ini, tubuh manusia dapat menjaga keseimbangan internalnya dan menghilangkan zat-zat sisa yang berpotensi berbahaya.</p>



<p>Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang organ ekskresi manusia beserta fungsi, dan penjelasannya adalah penting untuk memahami bagaimana tubuh manusia menjaga kesehatan dan keseimbangannya secara keseluruhan.</p>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/organ-ekskresi-pada-manusia-pljr/">5 Organ Ekskresi pada Manusia beserta Fungsi dan Penjelasannya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/11/5-Organ-Ekskresi-pada-Manusia-beserta-Fungsi-dan-Penjelasannya-Lengkap.jpg" length="34438" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/11/5-Organ-Ekskresi-pada-Manusia-beserta-Fungsi-dan-Penjelasannya-Lengkap-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Apa yang Dimaksud dengan Sistem Ekskresi? Pengertian, Fungsi, Organ, dan Cara Kerja</title>
            <category>Biologi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/apa-yang-dimaksud-sistem-ekskresi-pljr/</link>
            <pubDate>Tue, 20 Jun 2023 02:25:42 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Aditya</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/apa-yang-dimaksud-sistem-ekskresi-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Taukah kamu bahwa beberapa organ dalam tubuh manusia memiliki fungsi sebagai sistem ekskresi? Namun, apa itu sistem ekskresi? Simak selengkapnya di bawah ini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/apa-yang-dimaksud-sistem-ekskresi-pljr/">Apa yang Dimaksud dengan Sistem Ekskresi? Pengertian, Fungsi, Organ, dan Cara Kerja</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Apa yang Dimaksud dengan Sistem Ekskresi? Pengertian, Fungsi, Organ, dan Cara Kerja – Penting untuk menjaga organ dalam tubuh. Sebab, organ di dalam tubuh manusia berfungsi sebagai sistem ekskresi.</p>



<p>Sistem ekskresi adalah upaya organ di dalam tubuh, untuk mengeluarkan zat atau cairan berbahaya dan atau yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. </p>



<p>Dengan keluarnya zat atau cairan tadi, akan bisa melindungi tubuh manusia dari berbagai penyakit.</p>



<p>Apabila kamu ingin membaca lebih lanjut dari fungsi setiap organ tubuh manusia, kamu bisa membaca artikel berikut ini. </p>



<p>Sebab, Mamikos sudah memberikan informasi tentang apa yang dimaksud dengan sistem <a rel="noreferrer noopener" aria-label="ekskresi (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/organ-ekskresi-yang-berperan-dalam-sistem-pertahanan-tubuh-pljr/" target="_blank">ekskresi</a>. Selamat membaca.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/?p=112892">
        <a href="https://mamikos.com/info/?p=112892" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/sistem-organ-tubuh-manusia-yang-diserang-oleh-hiv-adalah-@rfstudio-3825539-500x357.jpg" alt="﻿Sistem Organ Tubuh Manusia yang Diserang oleh HIV Adalah?" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Sistem Organ Tubuh Manusia yang Diserang oleh HIV Adalah?</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Penjelasan Apa yang Dimaksud dengan Sistem Ekskresi</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="1000" height="500" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/gambar-organ-ekskresi-manusia.jpg" alt="Apa yang Dimaksud dengan Sistem Ekskresi ? Pengertian, Fungsi, Organ, dan Cara Kerja" class="wp-image-175957" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/gambar-organ-ekskresi-manusia.jpg 1000w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/gambar-organ-ekskresi-manusia-500x250.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/gambar-organ-ekskresi-manusia-768x384.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption>https://bukapintu.co/</figcaption></figure></div>



<p>Terdapat proses biologis di dalam tubuh manusia, yang dinamakan dengan sistem ekskresi. </p>



<p>Sistem ekskresi merupakan sebuah proses pembuangan produk sisa dari metabolisme, yang telah tidak digunakan lagi dari dalam tubuh. </p>



<p>Zat
ini bisa berupa karbon dioksida, urin, urea, keringat, dan juga senyawa toksik
ataupun toksik yang lainnya.</p>



<p>Apabila
racun ataupun toksin ini tidak segera dihilangkan, semua zat tersebut nantinya
akan menumpuk di dalam tubuh, serta bisa menyebabkan terjadinya gangguan
kesehatan. </p>



<p>Untuk
dapat membuang racun ini, maka terdapat beberapa organ di dalam tubuh yang akan
membantu proses ekskresi.</p>



<p>Organ-organ tersebut terdiri dari: organ yaitu paru-paru, kulit, hati, usus besar dan juga ginjal. </p>



<p>Masing-masing dari organ ekskresi tersebut mempunyai fungsi serta cara kerja yang sangat berbeda, untuk dapat mengeluarkan produk limbah serta racun yang ada di dalam tubuh.</p>



<p>Secara
umum, sistem ekskresi ini bisa dipahami sebagai sebuah proses pembuangan produk
dari sisa metabolisme, yang tidak lagi dapat digunakan oleh organisme. </p>



<p>Sisa-sisa
dari metabolisme ini berbentuk senyawa toksik ataupun racun, dan bila tidak
dibuang akan bisa mengganggu fungsi organ di dalam tubuh.</p>



<p>Sistem
ekskresi merupakan sebuah sistem yang bertanggung jawab dalam memproses serta memetabolisme
produk limbah dan juga racun, lalu kemudian mengeluarkannya dari dalam tubuh. </p>



<p>Memang,
produk dari limbah dan juga racun ini bisa menyebabkan masalah dari kesehatan,
apabila tidak dikeluarkan dari dalam tubuh.</p>



<p>Sistem
ekskresi tubuh manusia, terdapat beberapa organ yang akan bertanggung jawab
untuk proses dari pembersihannya seperti kulit, paru-paru, hati, usus besar dan
juga ginjal. </p>



<p>Setiap
organ mempunayi fungsi serta cara kerja yang berbeda, dalam proses membuang
sisa metabolisme serta racun dari tubuh dalam kamu.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/?p=98513">
        <a href="https://mamikos.com/info/?p=98513" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/organ-tubuh-@didsss-334x500.jpg" alt="﻿Sistem Organ pada Tubuh Saling Berhubungan dan Bekerja Sama dengan Sistem Organ Lainnya Sehingga Terbentuk Apa?" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Sistem Organ pada Tubuh Saling Berhubungan dan Bekerja Sama dengan Sistem Organ Lainnya Sehingga Terbentuk Apa?</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Fungsi
Sistem Ekskresi</h2>



<p>Berikut
fungsi dari adanya sistem ekskresi di tubuh manusia:</p>



<ul><li>Mempertahankan
suatu temperatur dari tubuh di dalam kisaran normal (termoregulasi).</li><li>Sebagai
homeostasis.</li><li>Membuang
limbah yang tidak akan berguna dan juga beracun dari dalam tubuh manusia.</li><li>Mengatur
suatu konsentrasi serta volume pada cairan tubuh (osmoregulasi).</li></ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/?p=174300">
        <a href="https://mamikos.com/info/?p=174300" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/Organ-Ekskresi-yang-Berfungsi-untuk-Mempertahankan-Keseimbangan-Kadar-Asam-dan-Basa-Adalah-500x281.jpg" alt="Organ Ekskresi yang Berfungsi untuk Mempertahankan Keseimbangan Kadar Asam dan Basa Adalah" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Organ Ekskresi yang Berfungsi untuk Mempertahankan Keseimbangan Kadar Asam dan Basa Adalah</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Organ
Tubuh Sebagai Sistem Ekskresi</h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1.
Ginjal</strong></h3>



<p>Manusia mempunyai sepasang ginjal dengan bentuk yang menyerupai kacang merah, dan juga berwarna sedikit merah kecokelatan. </p>



<p>Setiap ginjal akan berukuran sekitar 10–12 cm ataupun kira-kira seukuran dari kepalan tangan orang dewasa.</p>



<p>Organ ini berada di sisi kanan dan juga kiri tubuh, tepatnya di dalam rongga perut di bagian belakang. </p>



<p>Ginjal kanan berada sedikit lebih rendah, bila dibandingkan dengan ginjal kiri sebab berdekatan dengan hati.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2.
Kulit</strong></h3>



<p>Kulit
manusia mempunyai sekitar 2–4 juta kelenjar keringat. Kelenjar ini telah tersebar
di seluruh bagian dalam tubuh, tetapi paling banyak berada di telapak tangan,
kaki, wajah, dan juga ketiak.</p>



<p>Kelenjar
keringat dapat terbagi menjadi 2 buah jenis, yakni:</p>



<ul><li>Kelenjar
ekrin, yang telah terhubung secara langsung dengan permukaan dari kulit, dan
menghasilkan keringat yang tidak berbau dan juga encer.</li><li>Kelenjar
apokrin yang telah menghasilkan keringat dengan mengandung banyak lemak dan juga
pekat, serta berada di folikel rambut, seperti pada ketiak dan juga kulit
kepala.</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3.
Usus Besar</strong></h3>



<p>Pada
dasarnya, usus telah terbagi menjadi 2 buah bagian, yakni usus kecil dan juga usus
besar. </p>



<p>Sebagian
besar dari nutrisi serta sekitar 90% air yang terkandung di dalam sebuah makanan
dan minuman yang sudah dikonsumsi setiap harinya, akan terserap ke dalam sebuah
usus kecil.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4.
Hati</strong></h3>



<p>Hati
merupakan organ yang berukuran sangat besar, dengan beratnya yang sekitar 1
kilogram. Organ ini berada di bagian kanan atas di dalam rongga perut, tepatnya
di bawah organ diafragma.</p>



<p>Hati telah berperan penting dalam sebuah proses pengolahan racun, ataupun proses detoksifikasi. </p>



<p>Salah satu zat beracun yang dapat dibuang serta diolah oleh hati yaitu amonia, yang merupakan zat sisa dari hasil penguraian pada protein.</p>



<p>Apabila
dibiarkan menumpuk di dalam tubuh, amonia akan bisa menyebabkan berbagai macam gangguan
kesehatan, termasuk dari gangguan pernapasan dan juga masalah pada ginjal.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5.
Paru-paru</strong></h3>



<p>Paru-paru adalah sebuah organ utama di dalam sistem <a href="https://mamikos.com/info/jelaskan-organ-penyusun-sistem-pernapasan-manusia-beserta-fungsinya-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="pernapasan  (opens in a new tab)">pernapasan </a>pada manusia. </p>



<p>Dalam proses pernapasan, paru-paru adalah tempat pertukaran pada oksigen, yang didapatkan dari udara ke dalam seluruh darah. </p>



<p>Darah
yang sudah mengandung oksigen, kemudian akan disalurkan ke seluruh jaringan serta
organ tubuh, supaya akan bisa berfungsi dengan baik.</p>



<p>Setelah
memperoleh kadar oksigen, setiap sel dalam tubuh akan menghasilkan sebuah karbon
dioksida sebagai zat sisa dari metabolismenya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/?p=170206">
        <a href="https://mamikos.com/info/?p=170206" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/05/Sebagai-Sistem-Pertahanan-Sel-Sel-Tubuh-yang-Terinfeksi-Virus-Mampu-Menghasilkan-500x333.png" alt="Sebagai Sistem Pertahanan Sel-Sel Tubuh yang Terinfeksi Virus Mampu Menghasilkan?" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Sebagai Sistem Pertahanan Sel-Sel Tubuh yang Terinfeksi Virus Mampu Menghasilkan?</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Cara
Kerja Sistem Ekskresi</h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1.
Kulit</strong></h3>



<p>Cara
kerja kulit yaitu mengeluarkan kelebihan pada air, melalui produksi dari keringat
oleh kelenjar keringat di dalam dermis.</p>



<p>Meski peran utama dari produksi keringat yaitu mendinginkan tubuh serta menjaga homeostasis dari suhu, tetapi berkeringat juga mempunyai fungsi lainnya. </p>



<p>Berkeringat juga bisa menghilangkan kelebihan pada air dan juga garam, serta sedikit urea.</p>



<p>Ketika tubuh mengeluarkan sebuah keringat secara berlebih, konsumsi garam dan juga air akan diperlukan untuk membantu dalam mempertahankan homeostasis di dalam tubuh. </p>



<p>Sementara itu, beberapa fungsi lainnya dari kulit yaitu meliputi:</p>



<ul><li>Pembungkus
tahan air untuk ke seluruh tubuh.</li><li>Garis
pertahanan pertama di dalam melawan keberadaan bakteri dan juga organisme lain.</li><li>Organ
indera yang dapat memberi informasi mengenai rasa sakit, kesenangan, suhu, dan juga
tekanan.</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2.
Hati</strong></h3>



<p>Cara kerja dari organ hati yaitu dengan memproses darah dan kemudian memecah, menyeimbangkan, serta menciptakan nutrisi hingga metabolisme, untuk di bagian tubuh yang lainnya. </p>



<p>Selain itu, hati juga mempunyai beberapa fungsi lainnya seperti:</p>



<ul><li>Produksi
protein tertentu sebagai plasma darah.</li><li>Produksi
kolesterol serta protein khusus, dalam membantu membawa lemak ke dalam seluruh
tubuh.</li><li>Konversi
kelebihan glukosa untuk menjadi glikogen, yang nantinya akan bisa diubah
kembali sebagai energi.</li><li>Pengaturan
pada kadar asam amino di dalam darah, yang dapat membentuk bahan penyusun dari protein.</li><li>Pemrosesan
hemoglobin untuk dapat digunakan dari kandungan zat besinya. </li><li>Membersihkan
darah dari pengaruh obat-obatan serta zat beracun yang lainnya. </li><li>Konversi
amonia beracun untuk menjadi urea, yaitu produk akhir dari metabolisme protein serta
dikeluarkan dengan melalui urin.</li><li>Melawan
infeksi dengan cara membuat faktor kekebalan dan juga menghilangkan bakteri
dari aliran darah.</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3.
Usus Besar</strong></h3>



<p>Cara
kerja organ usus besar yaitu dengan empedu yang disekresikan ke dalam sebuah saluran
cerna, misalnya yang mengandung produk limbah bilirubin dari dalam hati. </p>



<p>Bilirubin
sendiri adalah sebuah pigmen coklat, yang dapat memberikan karakteristik berwarna
coklat dalam kotoran manusia.</p>



<p>Sebagai organ ekskresi, fungsi yang utama dari usus besar adalah untuk menghilangkan limbah padat yang telah tersisa setelah proses <a href="https://mamikos.com/info/memahami-sistem-pencernaan-makanan-pada-manusia-kelas-11-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="pencernaan (opens in a new tab)">pencernaan</a> makanan, serta pengambilan air dari suatu zat yang tidak bisa dicerna dari dalam limbah makanan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4.
Paru-paru</strong></h3>



<p>Cara kerja paru-paru dapat dimulai dari bagian diafragma, yakni otot yang telah berbentuk kubah di bagian atas, serta berada di bawah dari paru-paru. </p>



<p>Diafragma akan menggerakkan sebagian besar pekerjaan yang telah terlibat di dalam pernapasan. </p>



<p>Saat
sedang berkontraksi, maka kemudian akan bergerak ke bawah sehingga dapat memungkinkan
lebih banyak ruang di dalam rongga dada, serta meningkatkan kapasitas dari paru-paru
untuk dapat berkembang.</p>



<p>Saat
volume dari rongga dada meningkat, tekanan yang ada di dalamnya turun serta
udara disedot dengan melewati hidung ataupun mulut, kemudian akan turun ke
paru-paru. </p>



<p>Selain
untuk pernapasan, paru-paru juga mempunyai fungsi yang lainnya. Beberapa fungsi
dari paru-paru yang wajib kamu ketahui, antara lain sebagai berikut ini:</p>



<ul><li>Keseimbangan
pH. Terlalu banyak kadar karbon dioksida dapat mengakibatkan tubuh menjadi cairan
asam. Bila paru-paru mendeteksi adanya peningkatan keasaman, maka laju dari ventilasi
akan dapat meningkat untuk bisa mengeluarkan banyak gas yang tidak diinginkan.</li><li>Penyaringan.
Paru-paru akan dapat menyaring gumpalan darah yang kecil, serta bisa
menghilangkan sebuah gelembung udara kecil yang dinamakan dengan emboli udara.</li><li>Pelindung.
Paru-paru bisa bertindak sebagai sebuah peredam kejut untuk jantung, pada jenis
dari benturan tertentu.</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5.
Ginjal</strong></h3>



<p>Ginjal
merupakan dua buah organ yang berbentuk semacam kacang, yang mana bekerja
dengan cara membantu tubuh untuk membuang limbah sebagai cairan urin. </p>



<p>Tidak hanya itu, ginjal juga dapat membantu dalam menyaring darah sebelum akan mengirimnya kembali ke dalam jantung. </p>



<p>Ginjal mempunyai banyak fungsi yang penting, termasuk juga:</p>



<ul><li>Menjaga
keseimbangan dari cairan secara menyeluruh.</li><li>Mengatur
serta menyaring mineral dari dalam darah.</li><li>Menyaring
bahan limbah dari jenis makanan, obat-obatan, dan juga zat beracun. </li><li>Membuat
hormon yang dapat membantu dalam memproduksi sel darah merah, mengatur tekanan pada
darah, serta meningkatkan kesehatan dari tulang.</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading">Penutup</h3>



<p>Itu tadi pembahasan mengenai apa yang dimaksud dengan sistem ekskresi, semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam memahami fungsi organ di dalam tubuh manusia, sebagai sebuah sistem ekskresi.</p>



<p>Harapannya, kamu bisa memahami artikel ini dengan baik, serta memperdalam ilmu biologi dari tubuh manusia. </p>



<p>Tidak hanya sebagai pengetahuan saja, namun juga penting dalam menjaga kesehatan seluruh dari organ di dalam tubuhmu. </p>



<p>Demikian pembahasan mengenai apa yang dimaksud dengan sistem ekskresi, kamu dapat membaca artikel lainnya tentang tubuh manusia atau biologi, pada kolom yang tersedia di Mamikos.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/apa-yang-dimaksud-sistem-ekskresi-pljr/">Apa yang Dimaksud dengan Sistem Ekskresi? Pengertian, Fungsi, Organ, dan Cara Kerja</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/Apa-yang-Dimaksud-dengan-Sistem-Ekskresi.jpg" length="100001" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/Apa-yang-Dimaksud-dengan-Sistem-Ekskresi-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>