<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/unggah-ungguh-bahasa-jawa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/unggah-ungguh-bahasa-jawa/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 09:57:45 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/unggah-ungguh-bahasa-jawa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>15+ Contoh Unggah-ungguh Bahasa Jawa beserta Penjelasan dan Ciri-cirinya Lengkap</title>
            <category>Bahasa Jawa</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-unggah-ungguh-bahasa-jawa-pljr/</link>
            <pubDate>Thu, 04 Dec 2025 08:30:00 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Zuly Kristanto</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-unggah-ungguh-bahasa-jawa-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Pada artikel ini, Mamikos akan memberikan penjelasan mengenai unggah-ungguh bahasa Jawa beserta dengan penjelasannya. Perhatikan baik-baik supaya kamu memahaminya.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-unggah-ungguh-bahasa-jawa-pljr/">15+ Contoh Unggah-ungguh Bahasa Jawa beserta Penjelasan dan Ciri-cirinya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Bahasa merupakan alat komunikasi bagi manusia yang tujuannya untuk menyampaikan ide, gagasan, atau untuk mendapatkan informasi.</p>



<p>Jika dilihat dari wujudnya bahasa memiliki beberapa jenis, yaitu bahasa tulis, bahasa lisan, bahasa isyarat, dan bahasa tubuh.</p>



<p>Dalam melakukan tindakan bicara atau peristiwa tutur harus memperhatikan beberapa unsur supaya tidak membingungkan lawan bicara. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4d6.png" alt="📖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f60a.png" alt="😊" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/2728.png" alt="✨" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading">Unggah-ungguh Bahasa Jawa beserta Penjelasan dan Ciri-Cirinya</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Unggah-Ungguh-Bahasa-Jawa.jpg" alt="Contoh Unggah-Ungguh Bahasa Jawa" class="wp-image-137136" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Unggah-Ungguh-Bahasa-Jawa.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Unggah-Ungguh-Bahasa-Jawa-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Unggah-Ungguh-Bahasa-Jawa-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Unggah-Ungguh-Bahasa-Jawa-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Unggah-Ungguh-Bahasa-Jawa-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">kulahanifsi.wordpress.com</figcaption></figure></div>

    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/kata-mutiara-dan-bijak-bahasa-jawa-gnr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/kata-mutiara-dan-bijak-bahasa-jawa-gnr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Kata-Mutiara-dan-Bijak-Bahasa-Jawa-Halus-beserta-Artinya-Lengkap-500x333.jpg" alt="50 Kata Mutiara dan Bijak Bahasa Jawa Halus beserta Artinya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">50 Kata Mutiara dan Bijak Bahasa Jawa Halus beserta Artinya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Hymes mengatakan ada tujuh faktor yang harus ada dalam peristiwa tutur yang kemudian disingkat menjadi SPEAKING.</p>



<p>S : Setting yaitu tempat terjadinya tindak tutur dan suasana yang meliputinya.</p>



<p>P : Partisipan yaitu orang yang terlibat dalam tindak tutur tersebut.</p>



<p>E : End yaitu akhir atau hasil atau tujuan dilakukannya tindak tutur.</p>



<p>A : Act yaitu peristiwa yang terjadi ketika seorang pembicara menggunakan kesempatannya untuk bicara.</p>



<p>K : Key yaitu ragam bahasa dan intonasi yang dipakai pembicara dalam menyampaikan pendapatnya.</p>



<p>I : Instrumen yaitu alat yang dipakai pembicara dalam menyampaikan gagasannya.</p>



<p>N : Norma yaitu aturan kesopanan yang dipakai dalam pembicaraan yang dilakukan</p>



<p>G : Genre yaitu jenis wacana yang dipakai untuk diskusi atau sumber pembicaraan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-teks-argumentasi-bahasa-jawa-singkat-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-teks-argumentasi-bahasa-jawa-singkat-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Teks-Argumentasi-Bahasa-Jawa-Singkat-Beserta-Struktur-dan-Ciri-cirinya-Lengkap-500x333.jpg" alt="Contoh Teks Argumentasi Bahasa Jawa Singkat Beserta Struktur dan Ciri-cirinya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Teks Argumentasi Bahasa Jawa Singkat Beserta Struktur dan Ciri-cirinya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Budaya Jawa sangat menghargai nilai kesopanan di dalam penggunaan bahasa pada kehidupan bermasyarakat.</p>



<p>Penggunaan bahasa Jawa dengan senantiasa memperhatikan nilai susila, kesopanan dan tata krama dalam kehidupan sehari-hari dapat disebut dengan unggah-ungguh bahasa Jawa.</p>



<p>Pada buku Karti Basa dikatakan bahwa terdapat 13 tingkatan dalam ungguh-ungguh bahasa Jawa.</p>



<p>Berikut ini Mamikos sajikan contoh unggah ungguh bahasa Jawa yang dapat kamu jadikan sebagai referensi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>13 Tingkatan Unggah-ungguh Bahasa Jawa</strong></h2>



<ul>
<li>ngoko lugu</li>



<li>ngoko andhap antya basa</li>



<li>ngoko andhap/ basa antya</li>



<li>wredha krama</li>



<li>mudha krama</li>



<li>kramantara</li>



<li>madya ngoko</li>



<li>madya krama</li>



<li>madyantara</li>



<li>krama inggil</li>



<li>basa kedhaton utawa bagongan</li>



<li>krama desa</li>



<li>basa kasar</li>
</ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-tembang-macapat-bahasa-jawa-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-tembang-macapat-bahasa-jawa-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/05/11-Contoh-Tembang-Macapat-Bahasa-Jawa-Beserta-Artinya-Lengkap-500x333.jpg" alt="11 Contoh Tembang Macapat Bahasa Jawa beserta Artinya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">11 Contoh Tembang Macapat Bahasa Jawa beserta Artinya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Sayangnya, di masa sekarang sudah banyak generasi muda yang tidak mengetahuinya.</p>



<p>Banyak generasi muda yang sudah tidak menggunakan unggah-ungguh ketika sedang bicara.</p>



<p>Seiring dengan berjalannya zaman dan supaya untuk mudah dalam mempelajarinya.</p>



<p>Unggah-ungguh bahasa jawa dapat dibedakan menjadi dua yaitu bahasa krama dan bahasa ngoko.</p>



<p>Kemudian bahasa Jawa ngoko sendiri dapat dibagi lagi menjadi dua yakni ngoko lugu dan ngoko kasar.</p>



<p>Sementara untuk bahasa Jawa krama juga dibagi lagi menjadi dua yakni krama lugu dan krama halus.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Bahasa Jawa Ngoko Lugu</strong></h2>



<p>Menurut Poerwadarminta kata ngoko artinya adalah tanpa tata bahasa atau tanpa penghormatan.</p>



<p>Kata ngoko berasal dari kata wod [ko] yang dirangkap, sehingga menjadi [koko], kemudian diberi awalan [ang] sehingga menjadi [ngoko]. Kata [ngoko] termasuk tembung lingga (kata dasar).</p>



<p>Bahasa ngoko lugu yaitu bahasa yang kata-katanya menggunakan bahasa Jawa ngoko semuanya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Penggunaannya</strong></h3>



<ul>
<li>Bicara dengan orang yang sudah sangat akrab.</li>



<li>Bicara dengan orang status sosial/derajatnya lebih rendah.</li>



<li>Bicara antara orang tua dengan anak kecil atau mereka yang usianya lebih muda dengan status sosial yang sama.</li>



<li>Digunakan untuk bicara sendiri (<em>ngudarasa</em>).</li>



<li>Digunakan anak yang baru bisa bicara.</li>
</ul>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ciri-ciri Bahasa Ngoko Lugu</strong></h2>



<p>Tidak semua kata ngoko memiliki ciri khusus. Namun, yang bisa dipakai sebagai tanda-tandanya adalah adanya awalan atau akhiran dalam kata tersebut. </p>



<p>Misalnya awalan (<em>ater-ater</em>)<em> </em>atau akhiran (<em>panambang</em>) yang ada dalam kata tersebut.<br></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="576" height="161" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/contoh.jpg" alt="" class="wp-image-137100" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/contoh.jpg 576w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/contoh-500x140.jpg 500w" sizes="(max-width: 576px) 100vw, 576px" /><figcaption class="wp-element-caption">dokumen pribadi</figcaption></figure></div>

    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/puisi-bahasa-jawa-tentang-sekolah-dan-guru-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/puisi-bahasa-jawa-tentang-sekolah-dan-guru-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Puisi-Bahasa-Jawa-Tentang-Sekolah-dan-Guru-yang-Menarik-Dan-Singkat-500x334.jpg" alt="12 Contoh Puisi Bahasa Jawa Tentang Sekolah dan Guru yang Menarik serta Singkat" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">12 Contoh Puisi Bahasa Jawa Tentang Sekolah dan Guru yang Menarik serta Singkat</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Contoh kalimat dengan menggunakan bahasa Jawa Ngoko Lugu</strong></h3>



<p><em>“Aku mung bisa nginep sawengi lho,” ujare Trisanto.</em></p>



<p><em>“Iya, aku mengko bengi ya turu kene. Ndeleng mengko piye,”, ujare Herianto.</em></p>



<p><em>“Jan-jane iki ana apa ta, Mas, kathik ngundang awake dhewe kudu mulih kabeh? Ana prakara apa ta sing ora bisa dikandhakake liwat WA?” takone Trisanto maneh.</em></p>



<p>Kutipan pembicaraan atau <em>pacelathon </em>di atas menggunakan kata ngoko semua. Yang melakukan pembicaraan adalah saudara yang sudah akrab, yaitu antara Herianto dan Trisanto, kakaknya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Bahasa Jawa Ngoko Halus</strong></h2>



<p>Bahasa Jawa ngoko halus dapat disebut juga dengan bahasa Jawa ngoko andhap. Bahasa ini meski menggunakan bahasa ngoko namun masih memiliki nilai atau digunakan untuk menghormati lawan bicara.</p>



<p>Dalam penerapannya bahasa Jawa ngoko andhap terdapat pencampuran atau penggunaan dari bahasa Jawa Krama lugu maupun bahasa Jawa Krama Halus. </p>



<p>Kata yang berupa atau berasal bahasa Jawa Krama lugu maupun bahasa Jawa Krama Halus digunakan untuk menghormati lawan bicara.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Penggunaannya</strong></h3>



<p>Orang tua kepada anak muda yang wajib dihormati (bisa karena kedudukan/status sosialnya lebih tinggi)</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Contohnya</strong></h3>



<p><em>&nbsp;“Ndhuk, sliramu mengko kondur arep nitih apa?</em></p>



<p> <em>“Apa sampeyan kersa takdherekake?”</em></p>



<p>Anak muda kepada orang tuwa karena harus menghargai.</p>



<p>Contohnya</p>



<p><em>“Aku mau ngundhuh sawo akeh. Panjenengan apa kersa dakaturi? Yen kersa</em></p>



<p><em>mengko dakaturi sekilo.”</em></p>



<p>Menghargai orang yang sedang dibicarakan (orang ketiga)</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Contohnya</strong></h3>



<p><em>Aku ditimbali bapak arep diutus resik-resik jogan, jalaran sesuk ngendikane bapak paklik rawuh.</em></p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Ciri-ciri Bahasa Jawa Ngoko Alus</strong></h3>



<p>Kata-kata yang digunakan terdapat tercampur dengan krama inggil saat dipakai bicara dengan lawan bicara atau membicarakan orang lain (orang ketiga) dengan tujuan untuk menghomati.</p>



<p>Menggunakan <a href="https://mamikos.com/info/kata-ganti-orang-pertama-kedua-ketiga-ag/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="kata ganti orang (opens in a new tab)">kata ganti orang</a> <em>panjenengan </em>saat bicara pada orang yang lebih tua. Sementara kata ganti orang <em>slirane </em>digunakan ketika bicara pada orang usianya lebih muda.</p>



<p>Menggunakan kata kerja krama inggil apabila yang diajak bicara dan dibicarakan usianya lebih tua dari penutur.</p>



<p>Awalan dan akhiran yang digunakan tetap menggunakan ngoko</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Catatan</strong></h3>



<p>Untuk dapat membedakan bagaimana bedanya bahasa Jawa ngoko lugu dengan bahasa ngoko halus perhatikan contoh di bawah ini.</p>



<p><em>(1)</em> <em>Bim, kowe duwe majalah basa Jawa apa ora?</em></p>



<p><em>(2)</em> <em>Bapak wis kondur saka pasar, dene Ibu malah tindak tahlilan.</em></p>



<p>Kalimat pada (1) semuanya memakai ngoko (yaitu kata <em>kowe, duwe, majalah, basa, Jawa</em>, dan <em>ora</em>). Kata pada contoh (1) dikatakan kalimat yang memakai bahasa ngoko lugu.</p>



<p>Kalimat pada (2) kata-kata ngokonya&nbsp; (yaitu <em>wis, saka, pasar, dene, malah,</em> dan <em>tahlilan</em>), tetapi kemudian mendapat campuran kata krama inggil, yaitu pada kata <em>kondur </em>dan <em>tindak</em>.</p>



<p>Kata <em>kondur </em>itu bahasa Jawa ngokonya adalah <em>bali/mulih</em>.</p>



<p>Sementara kata <em>tindak </em>bahasa Jawa ngokonya adalah <em>lunga</em>.</p>



<p>Kata <em>bali/mulih </em>dan <em>lunga </em>tidak digunakan karena dalam kalimat di atas karena untuk menghargai orang sedang dibicarakan.</p>



<p>Jika kata <em>kondur </em>diganti dengan kata <em>bali/mulih</em>, kurang cocok dengan undha-usuk atau&nbsp; unggah-ungguh basa.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Bahasa Jawa Krama Lugu</strong></h2>



<p>Bahasa Jawa krama lugu yaitu bahasa yang kata-katanya menggunakan bahasa krama semuanya tanpa tercampur dengan kata yang berasal dari krama inggil.</p>



<p>Bahasa&nbsp; krama dapat diartikan bahasa yang kadar&nbsp; kehalusannya lebih rendah dari bahasa krama inggil, namun lebih tinggi dibanding ngoko halus.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Ciri-cirinya</strong></h3>



<p>Ciri-ciri dari krama lugu biasanya dapat dilihat dari awalan dan imbuhan yang digunakan.</p>



<p>(1) awalan (ater-ater) /di/ berubah menjadi /dipun/, sementara akhiran (panambang) /e/ berubah menjadi /ipun/ dan akhiran (panambang) / ake/ berubah menjadi / aken/,</p>



<p>(2) kata /aku/ lan /kowe/ dan awalan (ater-ater) / dak, ko/ berubah menjadi /kula/ dan /sampeyan/.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Penggunaannya</strong></h3>



<ul>
<li>Orang tua kepada anak muda yang pangkatnya lebih tinggi</li>



<li>Orang yang baru dikenal</li>



<li>Murid kepada gurunya</li>



<li>Pembantu kepada majikannya</li>



<li>Bawahan kepada pimpinannya</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Contoh Kalimat Bahasa Jawa Krama Lugu</strong></h3>



<p><em>a.</em> 	<em>Mbah Jarwo&nbsp; mirengaken giyaran ringgit purwa kanthi lampahan ‘Karna Tandhing’. Anggenipun mirengaken kaliyan nedha pisang goreng.</em></p>



<p>b. <em>Kula badhe nyambut garisan gadhahan sampeyan, amargi garisan kula ical</em>.</p>



<p><em>c. Pak Guru sampun rawuh wonten ing kelas, sakmenika para siswa dipunjaluk sinau kanthi tertib.</em></p>



<p><em>d. Kula nuwun, menawi Ibu gadhah wekdal, kula badhe nyuwun pirsa babagan pakaryan punika.</em></p>



<p><em>e. Bapak tindak dhateng pasar badhe mundhut sayur lan woh-wohan kangge griya.</em></p>



<p><em>f. Adik nembe sinau nulis lan maos wonten ing kamar.</em></p>



<p><em>g. Simbah remen lungguh wonten ing teras saben sonten sinambi mirsani kahanan.</em></p>



<p><em>h. Kula sampun damel tugas saking sekolah lan siap dipunaturaken sesuk.</em></p>



<p><em>i. Ibu nembe masak wonten ing pawon kangge nedha dalu kulawarga.</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Bahasa Jawa Krama Halus</strong></h2>



<p><a href="https://mamikos.com/info/lagu-bahasa-jawa-tradisional-yang-populer-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="Bahasa Jawa (opens in a new tab)">Bahasa Jawa</a> krama halus atau yang disebut juga dengan krama inggil merupakan ragam bahasa tertinggi dalam percakapan orang Jawa.</p>



<p>Pemakaiannya dilakukan saat orang bicara dengan seseorang atau membicarakan orang yang sangat dihormati.</p>



<p>Kata krama inggil digunakan untuk menghormati lawan bicara dan orang yang sedang dibicarakan.</p>



<p>Wujud dari krama halus tersusun dari kata-kata krama yang dicampur dengan krama inggil. Sehingga bahasanya terkesan sangat menghargai lawan bicara.</p>



<p>Namun, yang harus diingat yang boleh di-<em>kramakan </em>adalah orang lain. Sementara, untuk diri sendiri tidak boleh.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Penggunaannya</strong></h3>



<ul>
<li>Anak muda kepada orang tua</li>



<li>Pembantu kepada majikannya</li>



<li>Murid kepada gurunya</li>



<li>Bawahan kepada pimpinannya</li>



<li>Sesama teman yang belum akrab</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Contohnya</strong></h3>



<p><em>a.</em> <em>Bu Asti nate ngendika, panjenenganipun boten badhe</em> <em>kondur menawi dereng purna pakaryanipun.</em></p>



<p><em>b.</em> <em>Manawi Bapak badhe dhahar, ngersakaken dhaharan punapa, mangga kula ladosi!</em></p>



<p><em>c.</em>&nbsp; <em>Simbah badhe tindak dhateng Surabaya nitih kreta,</em> <em>bidhalipun mangke tabuh sekawan sonten.</em></p>



<p><em>d.</em> <em>Kula mboten mangertos ingkang dipunngendikaken Pak Romi, pramila kula nyuwun dipunandharaken malih.</em></p>



<p><em>e. Ibu Guru sampun rawuh wonten ing kelas, panjenenganipun badhe miwiti piwulangan sakmenika.</em></p>



<p><em>f. Bapak Kepala Sekolah badhe mirsani pagelaran seni para siswa ing aula.</em></p>



<p><em>g. Simbah sampun tilem rumiyin, mangga sami njagi kasunyanan.</em></p>



<p><em>h. Panjenenganipun badhe tindak dhateng kantor sesuk enjang kangge rapat wigati.</em></p>



<p><em>i. Menawi panjenengan kersa, kula badhe ngaturi kondur dumugi griya.</em></p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Demikianlah contoh unggah-ungguh bahasa Jawa beserta penjelasan dan ciri-cirinya Lengkap. </p>



<p>Semoga artikel dari mamikos tentang contoh unggah ungguh bahasa Jawa ini dapat&nbsp; membuatmu lebih memahami unggah-ungguh yang ada di masyarakat Jawa.<br></p>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-unggah-ungguh-bahasa-jawa-pljr/">15+ Contoh Unggah-ungguh Bahasa Jawa beserta Penjelasan dan Ciri-cirinya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Unggah-Ungguh-Bahasa-Jawa.jpg" length="81426" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Unggah-Ungguh-Bahasa-Jawa-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>