Teks Khutbah Idul Fitri Singkat 2025 tentang Silaturahmi, Sedih, Orang Tua, & Kematian
Membaca khutbah termasuk rangkain sholat Idul Fitri. Khutbah berupa nasihat agama agar bertaqwa kepada Allah SWT. Berikut kumpulan teks khutbah Idul Fitri 2025!
Pertama, marilah pada kesempatan ini mengucapkan syukur atas kehadirat Allah SWT, sehingga kita bisa berkumpul bersama dan menunaikan ibadah ibadah shiyam, qiyam, dan ibadah-ibadah lainnya.
Kita juga bermohon kepada Allah agar ibadah-ibadah tersebut diterima dan dilipatgandakan pahalanya.
Kemudian, kita juga memohon agar kiranya kita bisa diizinkan menutup Ramadhan dengan mendapat keridhaan, dan terlepas dari siksa api neraka.
Shalawat dan junjungan kepada Nabi Muhammad, keluarga, sahabat, dan umatnya hingga akhir zaman.
Sebagaimana yang diketahui setiap kehidupan manusia di dunia akan berakhir, demikian pula dengan Ramadhan, ia juga akan berakhir.
Rasanya baru seperti kemarin kita bertemu Ramadhan, namun kita bulan suci tersebut telah meninggalkan kita, dan belum tentu kita bisa bertemu kembali. Sebab, datangnya mati bisa setiap saat. Nabi bersabda:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ
“Banyak-banyaklah mengingat pemutus kenikmatan yaitu kematian” (HR. Tirmidzi)

Advertisement
Umur manusia di dunia ini tidak akan bernilai jika selama hidupnya tanpa mengerjakan amal, seseorang yang mulia atau hina bukan karena umurnya, melainkan karena amalannya yang menghiasi umurnya.
Nabi memandang bahwa orang yang paling baik adalah mereka yang berumur panjang dan baik amalannya.
Di dunia ini seperti halnya Ramadhan yang akan meninggalkan di belakangnya dua golongan yaitu ahli taat dan ahli maksiat.
Siapa yang menanamkan kebaikan maka akan menuai kebaikan begitu pula sebaliknya, siapa yang menanam kebaikan akan menuai keburukan.
Setiap muslim di akhir Ramadhan hendaknya menjadi orang yang tinggi dan lebih semangat dalam kebenaran, menguatkan imannya, meninggikan rasa cinta dan kepeduliannya. Intinya agar menebar kebaikan dan dan kesalihan.
Jika Ramadhan ini adalah Ramadhan yang terakhir bagi kita, marilah kita jaga kebaikan-kebaikan yang telah tercipta bersama Ramadhan tersebut, dan melanjutkan kebaikan-kebaikan lainnya meski meski di bulan selanjutnya.
Akhirnya marilah kita senantiasa menjaga warisan-warisan kebaikan yang telah dititipkan Ramadhan kepada kita, sehingga andai kita tidak bisa lagi bertemu Ramadhan yang akan datang, kita tetap akan berbahagia karena telah memelihara keutamaan yang telah diajarkannya kepada kira semua.
sumber : Kumparan.com
Penutup
Demikian ulasan mengenai teks Khutbah Idul Fitri Singkat 2025 tentang silaturahmi, sedih, orang tua, & kematian yang perlu kamu ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.
Jika kamu ingin mencari tahu informasi penting lainnya, kamu bisa mengunjungi blog Mamikos. Akan ada banyak sekali artikel menarik yang wajib kamu ketahui.
Pastikan download dan install aplikasi Mamikos di smartphone kesayangan kamu, ya!