Source : unsplash.com/Johnson

9 Tips Aman Membeli Rumah Bekas agar Tidak Tertipu dan Merugi

Terdapat banyak keuntungan yang bisa didapat ketika membeli rumah bekas. Namun, kamu juga harus memperhatikan beberapa hal ketika membeli rumah bekas, ya.

6 Januari 2026 Bella Carla

4. Cermati Kondisi Rumah

Jika ingin membeli rumah bekas, pastikan kamu datang langsung untuk mengecek kondisi bangunan rumah.

Apabila rumah bekas yang ingin dibeli usianya sudah lama, maka biasanya akan terdapat sejarah renovasi.

Nah, kamu bisa mencari tahu renovasi apa saja yang sudah pernah dilakukan, waktunya kapan, dan seberapa cakupan renovasinya.

Pastikan juga kamu mengetahui kualitas renovasi, misalnya bahan yang digunakan serta tujuan renovasi, ya.

Rumah lama yang belum pernah melewati proses renovasi biasanya harganya murah. Akan tetapi, kamu mungkin harus memperbaiki atau mengganti sesuatu di masa depan karena usia hunian tersebut.

12 Proses Jual Beli Rumah dari Awal hingga Serah Terima, Catat Sebelum Menyesal!

5. Mengecek Bagian Rumah Secara Mendetail

Selanjutnya, periksa juga kondisi rumah secara detail. Misalnya, seperti kondisi pintu dan jendela. Perhatikan material, engsel, mekanisme buka-tutup, dan penguncinya.

Periksa juga kondisi atap dan saluran air hujan seperti keberadaan kotoran, penyumbatan, lumut, karat, retak, dan lubang.

Jangan lupa periksa kondisi dinding seperti keberadaan lumut, bekas bocor, keretakan, kerapuhan struktural, dan rayap, ya.

Selain itu, kamu juga perlu memeriksa kondisi lantai, seperti rembesan air, lumut, kerapatan ubin, keberadaan rayap, dan tanda-tanda abnormal lainnya.

Pastikan juga mengecek kondisi listrik. Pastikan sumber listrik yang digunakan prabayar atau pascabayar, yakni menggunakan token atau tidak. Penting juga mengetahui kalau ada tunggakan tagihan listrik yang dimiliki pemilik sebelumnya.

Tak lupa, cek sistem pipa dan pembuangan rumah berfungsi dengan baik, termasuk septic tank dan saluran air.

Kemudian, cek kondisi lingkungan dan tanah di sekitar rumah, misalnya jika ada pohon besar yang sudah tua, tanah yang amblas, atau bau busuk.

Jika kamu kurang yakin atau takut melewatkan sesuatu, jangan ragu untuk membawa rekan atau keluarga yang ahli dan mengerti cara memeriksa kondisi rumah bekas, ya.

6. Mengecek Akses dan Fasilitas Sekitar

Lokasi sekitar rumah wajib menjadi pertimbangan, termasuk akses ke berbagai tempat dan fasilitas.

Yang paling utama transportasi umum, dekat tol, atau sarana transportasi yang lain, (seperti) KRL, LRT, MRT, sarana belanja, (dan) sekolah.

Nah, inilah beberapa pertanyaan penting terkait lokasi sekitar yang perlu kamu ketahui jawabannya sebelum kamu membeli rumah bekas:

  • Apakah ada pabrik, TPU, tempat pembuangan limbah, atau fasilitas sejenis yang mungkin berdampak?
  • Bagaimana kondisi akses atau jalan menuju rumah tersebut?
  • Seberapa dekat rumah tersebut dengan pertokoan, sekolah, perkantoran, bank, dan fasilitas umum lain?
  • Apakah rumah tersebut memudahkanmu menggunakan kendaraan umum?
  • Apakah ada taman, ruang terbuka hijau, atau tempat berkumpul yang aman untuk warga di dekat rumah?
  • Apakah sinyal telepon dan internet di lingkungan tersebut cukup kuat untuk kebutuhanmu?
  • Jika ada keadaan darurat, apakah rumah tersebut dekat dengan rumah sakit, pos pemadam kebakaran, dan kantor polisi?

Halaman: