9 Wisata Jogja Dekat Malioboro Paling Seru, Bisa Jalan Kaki!

Posted in: Tempat Wisata

9 wisata Jogja dekat Malioboro paling seru, bisa jalan kaki! – Yogyakarta sebagai kota budaya menawarkan banyak pesona bagi para wisatawan. Sebagai kota yang juga dijuluki sebagai kota pelajar, tempat wisata di Jogja pun tidak mahal. Adanya alternatif wisata murah meriah di Malioboro hingga wisata malam gratis di kawasan Malioboro pun akan menjadi solusi keuanganmu.

9 Wisata Jogja Dekat Malioboro Paling Seru, Bisa Jalan Kaki!

Malioboro memang dikenal sebagai ikon wisata kota Jogja. Tidak mengherankan jika wisatawan yang datang ke Jogja tapi belum ke Malioboro dianggap belum datang ke kota ini. Akses menuju Malioboro juga cukup mudah. Apabila kamu tidak membawa kendaraan pribadi, memanfaatkan bus Trans Jogja dengan biaya kurang dari 5 ribu rupiah pun bisa dilakukan. Berikut informasi wisata yang seru di kawasan Malioboro tanpa harus menggunakan sarana transportasi.

1. Alun-Alun Utara

Alun-alun adalah tempat wisata yang sudah terkenal di kalangan wisatawan Jogja. Bahkan, belum lengkap rasanya jika belum mampir ke alun-alun. Lokasinya yang strategis di Ngupasan, Gondomanan bisa ditempuh menggunakan transportasi pribadi atau kendaraan umum. Alun-alun menjadi solusi bagi kamu yang sudah lelah dengan padatnya kawasan Jalan Malioboro. Selain menyediakan ruang luas, alun-alun menjadi tempat cocok untuk berkumpul bersama teman atau keluarga.

Alun-alun Utara tidak hanya dimanfaatkan para wisatawan saja. Warga masyarakat Jogja pun menjadikan alun-alun sebagai lokasi berjualan. Jika kamu datang pada pagi hari, kamu akan mendapati ada banyak orang jogging atau berolah raga. Namun, jika kamu datang pada malam hari, suasana yang akan kamu dapatkan akan berbeda.
Tidak perlu khawatir jika merasa lapar karena di sekitar lokasi terdapat banyak penjual makanan dan minuman. Untuk bisa mencapai lokasi Alun-Alun Utara, kamu hanya perlu berjalan sejauh kurang lebih 200 meter saja dari ujung paling selatan Malioboro.

2. Benteng Vrederburg

Benteng yang menjadi saksi perjuangan pahlawan di Jogja ini terletak di Malioboro. Lokasi benteng terdapat di Jalan Margo Mulyo No.6, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122. Karena masih di satu jalan yang sama, kamu tidak perlu menggunakan alat transportasi apa pun.

Benteng Vredeburg sebenarnya adalah loji tertua jika dibandingkan dengan seluruh bangunan Indis yang ada di kawasan Malioboro. Kamu bisa berfoto dengan latar belakang bangunan hingga menyaksikan diorama-diorama kisah perjuangan mencapai kemerdekaan. Benteng Vrederburg buka hingga malam hari. Sangat cocok datang ke tempat ini bersama keluarga dan anak-anak.

Lengkapi kunjunganmu dengan menikmati makanan dan minuman di Indische Koffie. Pengalaman klasik dan elegan ketika makan di dalam benteng akan menambah kesan kunjungan. Tentunya sajian yang bisa kamu nikmati adalah menu khas Indonesia serta menu khas Eropa.

3. Keraton Yogyakarta

Yogyakarta memang terkenal dengan keistimewaannya. Agar kunjunganmu ke Jogja semakin lengkap, dari Alun-Alun Utara, kamu bisa mampir ke Keraton Yogyakarta. Keraton adalah tempat tinggal raja, sekaligus menjadi sentral kebudayaan Jawa. Bahkan, jika datang di saat yang tepat, kamu bisa menyaksikan pertunjukan gamelan, penampilan tari, hingga pertunjukan wayang orang.

Biaya masuk Keraton Yogyakarta terjangkau. Langsung saja datang ke loket yang ada di depan Alun-Alun Utara atau di Tepat Pariwisata. Pengunjung Keraton tidak hanya berasal dari dalam negeri saja. Turis mancanegara juga datang ke Keraton Yogyakarta untuk menelusuri sejarah kebudayaan Jawa. Saat ini, keraton masih dalam kondisi bagus dan terawat.

4. Kampung Ketandan

Kampung Ketandan terdapat di Ketandan Kulon, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta. Kampung ini merupakan kawasan pecinan yang berada di Malioboro. Tidak sulit menemukan Kampung Ketandan, apalagi letaknya ada di arah tenggara perempatan antara Jalan Malioboro, Jalan Margo Mulyo, Jalan Pajeksan, dan Jalan Suryatmajan.

Apa yang membuat Kampung Ketandan begitu unik? Di kawasan ini, ada rumah bertingkat dengan arsitektur khas Tionghoa. Akhirnya, kampung ini dijadikan kawasan Pecinan. Kamu pun juga bisa menyaksikan bangunan di kawasan tersebut yang didesain dengan arsitektur Tionghoa.

Sambil berjalan-jalan di Malioboro, kamu pun seakan dibawa ke 200 tahun yang lalu ketika masyarakat Tionghoa menempati Malioboro. Datanglah pada saat Tahun Baru Imlek. Kampung Ketandan rutin mengadakan Pekan Budaya Tionghoa yang ramai dibanjiri wisatawan. Selain itu, kawasan sekitar Ketandan akan tampak lebih meriah dengan adanya hiasan ornamen khas.

5. Kopi Jos Tugu

Bersantai sambil menghabiskan kopi di Jogja adalah cara tepat untuk mengajak teman bercengkerama. Salah satu kopi yang khas di Jogja dan banyak menarik wisatawan adalah kopi jos. Meskipun ada banyak warung kopi jos, namun kopi jos tugu di Jalan Wongsodirjan, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55271 senantiasa ramai.

Kopi Jos Tugu berada di dekat kawasan Malioboro paling utara. Tidak sulit untuk mengakses lokasi, apalagi bagi kamu yang berjalan kaki. Selain menjual kopi yang dimasuki arang panas, warung kopi jos juga menjual makanan lain. Rata-rata, warung kopi jos buka siang hari hingga dini hari. Semakin malam, warung akan semakin ramai, apalagi ada tempat duduk lesehan.

6. Pasar Beringharjo

Penggemar wisata belanja tentu tidak boleh melewatkan pasar yang berada di Malioboro ini. Pasar yang sudah terkenal di kalangan warga Jogja hingga wisatawan mancanegara ini menyediakan berbagai macam kebutuhan. Sejak dibangun pada tahun 1758, Pasar Beringharjo senantiasa ramai pembeli.

Barang yang dijual di Pasar Beringharjo cukup beragam. Kamu bisa membeli pakaian batik dengan berbagai gaya. Ada pula suvenir untuk oleh-oleh atau untuk pernikahan. Tentunya harga yang ditawarkan terjangkau, apalagi jika kamu membeli dalam jumlah banyak atau grosir. Selain itu, kamu juga bisa menawar harga barang di pasar ini.

Langsung saja datang ke Jalan Margo Mulyo No.16, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta. Pasar Beringharjo buka setiap hari mulai pukul 08.30. Sebaiknya kamu menghindari datang pada akhir pekan. Sebab, kawasan pasar lebih ramai dibandingkan hari biasa.

7. Taman Pintar

Tempat wisata keluarga yang dekat dari Malioboro adalah Taman Pintar. Lokasinya terdapat di Jalan Panembahan Senopati No.1-3, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta. Taman Pintar buka mulai pukul 8 pagi hingga 4 sore. Namun, pada hari Senin Taman Pintar tutup.

Ada banyak hal yang bisa kamu dapatkan di Taman Pintar. Sesuai dengan namanya, tempat ini adalah wisata edukasi yang menawarkan banyak sumber belajar. Kamu bisa mengetahui fenomena-fenomena alam. Taman Pintar didesain agar ramah anak. Selain bisa masuk ke gedung, kamu juga bisa bersantai di luar ruangan. Terdapat wahana gratis yang tentunya cocok bagi kamu dengan budget terbatas.

8. Taman Sari

Penasaran dengan tempat mandi para raja? Datang saja ke Taman Sari. Kawasan wisata budaya ini terletak di Jalan Tamanan, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Meskipun dari Malioboro tidak terlalu dekat, namun kamu bisa menyewa andong atau menggunakan becak. Teman Sari buka pukul 9 hingga pukul 3 sore.
Setelah puas berkeliling menyaksikan pemandian raja dan ratu, jangan lupa sempatkan diri membeli suvenir.

Ada pula tempat makan dengan harga terjangkau di sekitar lokasi. Taman Sari menjadi lokasi paling tepat untuk merasakan pengalaman berpetualang di kota yang tua. Banyak wisatawan yang sengaja datang hanya untuk bisa berfoto dengan latar belakang bangunan tua.

Terdapat kolam pemandian yang ukurannya besar. Selain itu, lorong bawah tanah pun menjadi spot yang tidak dilewatkan wisatawan. Saksikan pula sunset kota Jogja yang romantis di Gedung Kenongo. Sebagai gedung tertinggi di Taman Sari, tempat ini sangat cocok digunakan untuk melihat pemandangan kota.

9. Titik Nol Kilometer

Titik Nol Kilometer Jogja terdapat di wilayah paling selatan Jalan Malioboro. Tempat ini hampir tidak pernah sepi wisatawan. Ada banyak bangku yang terdapat di titik nol kilometer. Selain itu, penjual makanan pun ada di bagian kanan kiri jalan. Kamu yang tertarik membeli suvenir bahkan bisa mendapatkannya di sekitar tempat ini.
Titik Nol Kilometer menjadi daya tarik karena berada di persimpangan.

Bahkan, bangunan-bangunan tua masih kokoh berdiri. Jika datang pada sore hari menjelang malam, seniman Jogja kerap memamerkan kemampuannya. Ada pula pagelaran seni yang dilakukan komunitas tertentu. Lokasi Nol Kilometer berada di dekat Benteng Vrederburg, sehingga kamu tidak akan kesulitan menemukan tempatnya.

Alternatif Wisata Lain Dekat Malioboro

Tempat wisata dekat Malioboro yang seru tersebut bisa kamu akses hanya dengan berjalan kaki. Apabila merasa lelah dari satu tempat ke tempat yang lain, berkeliling menggunakan andong atau becak pun bisa menjadi solusi. Kamu yang berasal dari luar kota perlu merencanakan liburan yang matang ketika ke Jogja.
Selain perlu membuat daftar tempat yang akan dikunjungi, merencanakan penginapan yang akan dipilih pun harus dilakukan. Sayangnya, saat ini tidak ada wisata pantai dekat Malioboro sebagai destinasi. Tapi tenang saja, wisata dekat Malioboro seperti di kawasan Jalan Malioboro Jogja pun akan membuatmu puas berkeliling. Ada pula Malioboro Yogyakarta shopping atau wisata kuliner Malioboro sebagai alternatif.

Liburan ke Malioboro Bersama Mamikos

Agar proses pencarian penginapan menjadi lebih mudah, gunakan aplikasi rumah kost Mamikos. Aplikasi pencari kost gratis tersebut bisa didownload via ponsel android atau ios. Kamu tidak perlu datang ke Jogja untuk memastikan ketersediaan kamar kost. Bahkan, tanpa bertemu sang pemilik pun kamu sudah bisa melakukan booking kost dan pembayarannya. Pencarian kost Jogja dekat Malioboro murah pun semakin mudah dan cepat.

Klik dan dapatkan kost yang kamu idamkan: