Bacaan Menerima Zakat Fitrah Tulisan Arab, Latin, dan Artinya yang Shahih
Zakat fitrah adalah zakat yang diberikan kepada para mustahik. Inilah bacaan menerima zakat fitrah yang mudah dihafal.
Bacaan Menerima Zakat Fitrah Tulisan Arab, Latin, dan Artinya yang Shahih – Di bulan Ramadhan, umat Muslim diwajibkan untuk menunaikan zakat fitrah.
Zakat fitrah ditujukan pada orang-orang yang termasuk dalam golongan penerima. Sebagai penerima, sebaiknya juga mengucap doa ketika menerima zakat fitrah.
Di artikel ini sudah tersedia beberapa bacaan menerima zakat fitrah tulisan Arab, latin, dan artinya. Namun, sebelum membahas bacaan menerima zakat fitrah tulisan Arab, latin, dan artinya, simak penjelasan berikut ini.
Daftar Isi
Apa yang Dimaksud Zakat Fitrah?

Zakat fitrah adalah zakat wajib bagi setiap laki-laki dan perempuan Muslim yang dilakukan pada bulan Ramadhan.
Zakat fitrah dilakukan mulai di awal Ramadhan hingga paling lambat sebelum salat Idulfitri.
Sedangkan penyaluran kepada penerima zakat dilakukan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.
Apa Zakat Fitrah Wajib?
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Daud bahwa,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewajibkan zakat fitrah, sebagai pembersih bagi orang yang puasa dari segala perbuatan sia-sia, dan ucapan tidak baik, dan sebagai makanan bagi orang miskin.
Siapa yang menunaikannya sebelum shalat hari raya maka zakatnya diterima, dan siapa yang menunaikannya setelah shalat hari raya maka termasuk sedekah biasa” (HR Abu Daud)
Berbeda dari zakat mal, zakat fitrah wajib ditunaikan oleh seluruh umat Islam yang telah baligh, berakal, dan memiliki kemampuan membayar zakat fitrah.
Zakat fitrah sendiri berupa beras maupun makanan pokok dengan berat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa.
Apabila di dalam sebuah keluarga terdapat 4 orang anggota yang memenuhi syarat zakat fitrah, maka cara menghitung zakat fitrah yaitu 2,5 kg dikali 4 orang.
Shaikh Yusuf Qardawi, di antara para ulama pun memperbolehkan zakat fitrah dalam bentuk uang yang setara dengan 1 sha’ gandum, kurma, atau beras.
Nominal uang tersebut juga harus disesuaikan dengan harga beras atau bahan pokok di wilayah tersebut.
Siapa saja Penerima Zakat Fitrah?
Mustahik atau penerima zakat tidak boleh sembarangan. Mustahik adalah orang-orang dalam keadaan tertentu yang sudah disebutkan Al Quran. Allah berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 60,
اِنَّمَا الصَّدَقٰتُ لِلْفُقَرَاۤءِ وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْعٰمِلِيْنَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوْبُهُمْ وَفِى الرِّقَابِ وَالْغٰرِمِيْنَ وَفِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَابْنِ السَّبِيْلِۗ فَرِيْضَةً مِّنَ اللّٰهِۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ
Halaman:

