Puasa Saat Hamil, Wajib atau Tidak? Ini Penjelasan Hukum dan Ketentuannya
Ibu hamil, jangan khawatir, ya. Ternyata masih diperbolehkan puasa, lho, tergantung kondisi kesehatan. Agar lebih jelas, simak artikel berikut ini.
Menjalani Ramadan saat sedang mengandung sering memunculkan dilema. Di satu sisi ada dorongan spiritual untuk tetap berpuasa, di sisi lain ada tanggung jawab menjaga kesehatan janin.
Selain itu, banyak ibu hamil yang masih belum paham, ketika tidak menjalankan puasa apakah cukup dengan membayar fidyah, atau tetap mengganti puasa di waktu lain.
Nah, sebenarnya puasa saat hamil, wajib atau tidak? Ini penjelasan hukum dan ketentuannya berdasarkan dalil yang jelas dan cara menggantinya. 🤰🏻🌙📖
Kewajiban Puasa bagi Ibu Hamil Menurut Al-Qur’an dan Hadis
Dalam Islam, ibu hamil termasuk golongan yang mendapatkan rukhshah atau keringanan. Hadis riwayat Abu Dawud dari Anas bin Malik Al-Ka’bi menyebutkan bahwa Allah memberikan keringanan puasa bagi musafir, perempuan hamil, dan menyusui. Artinya, jika ada kekhawatiran terhadap kondisi ibu atau bayi, kewajiban puasa bisa ditangguhkan.
Ketentuan Qadha dan Fidyah bagi Ibu Hamil
Al-Qur’an melalui Al-Baqarah ayat 184 menerangkan bahwa orang yang tidak mampu berpuasa diberi keringanan untuk mengganti di hari lain atau membayar fidyah berupa pemberian makanan kepada fakir miskin.
Sementara itu, menurut riwayat Ibnu Abbas, perempuan hamil yang berbuka cukup memberi makan satu orang miskin untuk tiap hari puasa yang ditinggalkan.
Namun, terdapat perbedaan pandangan di kalangan ulama. Mazhab Hanafi mewajibkan qadha tanpa fidyah. Sementara sebagian sahabat dan tabi’in berpendapat cukup membayar fidyah tanpa qadha, khususnya jika kekhawatiran tertuju pada keselamatan bayi. Dalam fatwa Tarjih Muhammadiyah, kewajiban dapat disesuaikan dengan kondisi medis dan kemampuan ekonomi.
Terkait tata cara pembayaran, Badan Amil Zakat Nasional menjelaskan bahwa membayar fidyah puasa Ramadan setara satu mud makanan pokok per hari atau makanan siap saji yang layak diberikan kepada fakir miskin.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan puasa saat hamil tidak bersifat wajib mutlak. Jika secara medis aman dan ibu merasa kuat, puasa boleh dijalankan.
Namun jika berisiko, mengambil keringanan adalah bagian dari ketaatan. Dalam fikih, menjaga keselamatan jiwa selalu menjadi prioritas utama, ya. 🎀
Referensi:
Apakah Ibu Hamil Boleh Berpuasa? Perhatikan Hal Ini [Daring]. Tautan: https://www.halodoc.com/artikel/apakah-ibu-hamil-boleh-berpuasa-perhatikan-hal-ini?srsltid=AfmBOoq18iSoZizhBq04Qj-1Fx7yECbSDieBscXFxxOcN-tIJvfQmZ4x
Fidyah Ibu Hamil: Penjelasan dan Tata Cara Pembayarannya [Daring]. Tautan: https://baznas.go.id/artikel-show/Fidyah-Ibu-Hamil:-Penjelasan-dan-Tata-Cara-Pembayarannya/392
Perempuan Hamil dan Menyusui, Apakah Wajib Berpuasa? [Daring]. Tautan: https://muhammadiyah.or.id/2026/02/perempuan-hamil-dan-menyusui-apakah-wajib-berpuasa/
Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:
Kost Jogja Murah
Kost Jakarta Murah
Kost Bandung Murah
Kost Denpasar Bali Murah
Kost Surabaya Murah
Kost Semarang Murah
Kost Malang Murah
Kost Solo Murah
Kost Bekasi Murah
Kost Medan Murah


