Advertisement
Source : canva.com/khatscassim

16 Permasalahan Paling Sering Dialami dan Ditanyakan saat Bulan Puasa Ramadan dan Jawabannya

Deretan pertanyaan yang biasa ditanyakan ketika puasa, apakah ada pertanyaanmu juga?

3 Maret 2026 Nadia Kamila
Ringkasan Artikel
  • Pengertian & tata cara singkat: Puasa Ramadan adalah menahan diri dari hal yang membatalkan (makan, minum, hubungan seksual) dari terbit fajar sampai terbenam matahari; niat dilakukan di hati pada malam hari (boleh dilafalkan) dan imsak hanya peringatan sebelum Subuh, bukan batas syar'i.
  • Apa yang membatalkan vs yang boleh atau dimaafkan: Puasa batal jika sengaja memasukkan sesuatu ke tubuh (makan/minum, merokok/vape, jima’, suntikan bergizi, muntah sengaja); lupa lalu makan/minum atau muntah tak sengaja tidak membatalkan; sikat gigi/berkumur, tetes mata, mandi/kehujanan umumnya aman bila tidak tertelan, sedangkan tetes hidung, inhaler, dan obat yang mencapai tenggorokan bisa menimbulkan perbedaan pendapat.
  • Keringanan dan prioritas kesehatan: Orang sakit atau musafir boleh menunda puasa (qadha), mereka yang tak mampu permanen wajib fidyah; dalam kondisi darurat kesehatan keselamatan jiwa didahulukan dan sebaiknya berkonsultasi dengan otoritas agama/medis untuk kasus ragu.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagaimana kabar puasamu hari ini? Semoga lancar sampai waktu berbuka tiba ya! 🌙🕌

Di bulan Ramadan, banyak orang bersemangat menjalankan ibadah, tetapi tidak sedikit yang masih merasa ragu pada hal-hal tertentu. Pertanyaan seperti, “Batal nggak kalau lupa minum?” atau “Aman nggak pakai obat saat puasa?” sering muncul dalam keseharian. 

Perasaan ingin tahu ini muncul karena setiap muslim tentu ingin puasanya sah dan diterima Allah SWT. Supaya kamu tidak bingung dan waswas, artikel ini akan membahas permasalahan yang paling sering ditanyakan saat bulan puasa Ramadan dan jawabannya.

Apa itu Puasa?

permasalahan paling sering dialami dan ditanyakan saat bulan puasa ramadan
canva.com/khatscassim
Sebenarnya Mengapa Kita Harus Berpuasa di Bulan Ramadhan? Ternyata Ini Alasannya

Puasa adalah ibadah menahan diri dari hawa nafsu dan hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Contohnya seperti makan, minum, dan hubungan suami-istri, sejak terbit fajar sampai terbenam matahari. 

Dalam fiqh, puasa Ramadan termasuk puasa wajib yang harus dikerjakan oleh setiap muslim yang baligh, berakal, serta mampu dan tidak memiliki uzur syar’i. 

Karena itu, puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri agar tetap taat selama waktu puasa berlangsung. 

Allah Swt. mewajibkan puasa Ramadan sebagaimana firman-Nya dalam QS Al-Baqarah ayat 183, yang menjelaskan kewajiban berpuasa agar manusia bertakwa. 

Batas waktunya juga ditegaskan dalam QS Al-Baqarah ayat 187, yaitu makan dan minum boleh sampai jelas terbit fajar, lalu puasa disempurnakan hingga malam. 

Kapan Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026? Ini Tanggal, Tanda-Tanda, dan Keistimewaannya

Permasalahan Paling Sering Dialami dan Ditanyakan saat Bulan Puasa Ramadan dan Jawabannya

Setiap Ramadan, ada banyak sekali pertanyaan tentang puasa.

Ada yang ragu karena lupa minum atau sikat gigi, ada juga yang bingung karena kondisi kesehatan, seperti harus suntik, pakai obat tetes, atau menggunakan inhaler.

Karena itu, artikel ini merangkum permasalahan paling sering dialami dan ditanyakan saat bulan puasa Ramadan.

Yuk simak untuk mendapatkan jawabannya ya! 

16 Keutamaan dan Hikmah Puasa Bulan Ramadhan yang Harus Kamu Tahu

1. Kapan Waktu yang Tepat untuk Melafalkan Niat Puasa?

Niat puasa adalah tekad di dalam hati untuk menjalankan ibadah puasa karena Allah Swt. 

Dalam fiqh, niat menjadi syarat sah puasa wajib, termasuk puasa Ramadan. Niat tidak harus dilafalkan dengan suara, dan bisa dilakukan dalam hati. Namun, banyak ulama membolehkan melafalkan niat untuk membantu menghadirkan kesungguhan.

Lafaz niat puasa Ramadan yang umum dibaca adalah:

“Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta‘ālā.”

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadan karena Allah Ta‘ala.

Waktu niat puasa Ramadan dilakukan pada malam hari, sejak terbenam matahari hingga sebelum terbit fajar. 

Agar tidak terlupa, kamu bisa membaca niat sebelum tidur atau setelah salat Tarawih. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir meskipun bangun sahur dalam kondisi terburu-buru.

2. Apakah Saat Imsak Masih Boleh Makan?

Imsak adalah waktu peringatan beberapa menit sebelum masuk Subuh yang berfungsi sebagai pengingat agar seseorang segera mengakhiri sahur. 

Istilah imsak tidak secara khusus disebut dalam Al-Qur’an sebagai batas awal puasa. Batas awal puasa yang sebenarnya adalah terbit fajar atau masuk waktu Subuh, sebagaimana dijelaskan dalam QS Al-Baqarah ayat 187.

Di Indonesia, jadwal imsak biasanya ditetapkan sekitar 10 menit sebelum Subuh sebagai langkah untuk berhati-hati. Tradisi ini juga dikenal di beberapa negara lain, meskipun tidak semua wilayah mencantumkan waktu imsak secara khusus.

Selama waktu Subuh belum masuk, kamu masih boleh makan dan minum meskipun sudah terdengar pengumuman imsak. Namun, kamu tetap perlu berhati-hati agar tidak melewati batas waktu Subuh. Sebaiknya akhiri sahur lebih awal supaya kamu tidak tergesa-gesa dan terhindar dari keraguan.

3. Kalau Lupa dan Tidak Sengaja Makan atau Minum di Siang Hari, Apakah Puasa Batal?

Saat berpuasa, terkadang seseorang melakukan sesuatu secara spontan karena lupa. Misalnya, tanpa sadar kamu minum air setelah beraktivitas. Dalam kondisi seperti ini, hukum puasanya tidak batal selama perbuatan tersebut benar-benar terjadi karena lupa.

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang lupa lalu makan atau minum saat berpuasa, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya karena Allah yang memberinya makan dan minum. Hadis ini menjadi dasar pendapat mayoritas ulama, termasuk Imam Syafi’i dan Imam Ahmad, bahwa lupa termasuk hal yang dimaafkan.

Namun, ketika kamu sudah ingat bahwa sedang berpuasa, kamu wajib segera berhenti. Jika kamu tetap melanjutkan makan atau minum setelah sadar, maka puasamu menjadi batal karena perbuatan itu sudah disengaja.

Halaman:

Advertisement