15 Contoh Dialog Bahasa Inggris Sehari-hari untuk Pemula yang Paling Sering Dipakai
Dalam praktek belajar bahasa Inggris, diperlukan latihan berdialog untuk meningkatkan kemampuan berbahasa.
6. Contoh Dialog Bahasa Inggris saat Memasak di Dapur
Situation: Ibu dan anak perempuannya sedang memasak makan malam bersama.
Dialogue:
Mom: “Can you pass me the salt, dear?”
(Bisa ambilkan garamnya, sayang?)
Ella: “Sure, Mom. Here you go.”
(Tentu, Bu. Ini garamnya.)
Mom: “Thank you. Could you also chop the onions?”
(Terima kasih. Bisa sekalian potong bawangnya?)
Ella: “Okay, but I might cry again.”
(Oke, tapi aku mungkin bakal nangis lagi.)
Mom: “Ha-ha, that’s fine. Everyone cries when cutting onions.”
(Haha, tidak apa-apa. Semua orang menangis saat memotong bawang.)
Ella: “What are we cooking today?”
(Hari ini kita masak apa?)
Mom: “Chicken soup. Your dad loves it.”
(Sup ayam. Ayahmu suka sekali.)
Ella: “Oh, nice. Can I add some carrots too?”
(Oh bagus. Boleh aku tambahkan wortel juga?)
Mom: “Yes, that would be great.”
(Iya, itu ide bagus.)
Ella: “It smells so good already.”
(Aromanya sudah enak banget.)
Mom: “That’s because we make it with love.”
(Itu karena kita masak dengan cinta.)
Ella: “Aww, that’s sweet, Mom.”
(Aww, manis banget, Bu.)
Mom: “Now, help me stir it slowly.”
(Sekarang bantu aduk perlahan, ya.)
7. Contoh Dialog Bahasa Inggris di Ruang Tamu saat Menonton TV
Situation: Dua saudara sedang bersantai di ruang tamu sambil menonton film.
Dialogue:
Rico: “Hey, Mira. What are you watching?”
(Hei, Mira. Kamu lagi nonton apa?)
Mira: “It’s a new comedy movie. It’s really funny!”
(Itu film komedi baru. Lucu banget!)
Rico: “Mind if I join?”
(Boleh aku ikut nonton?)
Mira: “Of course not. Sit down.”
(Tentu saja boleh. Duduk sini.)
Rico: “Who’s that actor? He looks familiar.”
(Itu siapa aktornya? Kelihatan familiar.)
Mira: “That’s Chris Pratt. You know, the guy from ‘Guardians of the Galaxy.’”
(Itu Chris Pratt. Tahu kan, pemeran dari ‘Guardians of the Galaxy.’)
Rico: “Oh yeah! No wonder he’s so funny.”
(Oh iya! Pantes lucu banget.)
Mira: “I love watching comedies after school. It helps me relax.”
(Aku suka nonton komedi setelah sekolah. Bikin santai.)
Rico: “Same here. But I prefer action movies.”
(Aku juga. Tapi aku lebih suka film laga.)
Mira: “Then after this, we can watch your favorite one.”
(Kalau begitu setelah ini, kita bisa nonton film favoritmu.)
Rico: “Deal. But you’re making the popcorn.”
(Setuju. Tapi kamu yang bikin popcorn.)
Mira: “Fine. Only if you wash the dishes later.”
(Baik. Tapi kamu yang cuci piring nanti.)
8. Contoh Dialog Bahasa Inggris di Rumah saat Sarapan Pagi
Situation: Ayah dan anak sedang sarapan bersama sebelum berangkat kerja dan sekolah.
Dialogue:
Dad: “Morning, kiddo. Did you sleep well?”
(Pagi, nak. Tidurmu nyenyak?)
Tara: “Yes, Dad. I had a strange dream though.”
(Iya, Ayah. Tapi aku mimpi aneh semalam.)
Dad: “Oh really? What was it about?”
(Oh iya? Tentang apa?)
Tara: “I was flying with a dragon!”
(Aku terbang bareng naga!)
Dad: “Ha-ha, that’s awesome! Maybe it means you’re brave.”
(Haha, keren banget! Mungkin artinya kamu pemberani.)
Tara: “Or maybe I just watched too many cartoons.”
(Atau mungkin aku kebanyakan nonton kartun.)
Dad: “Could be. Anyway, finish your toast. We’ll leave in ten minutes.”
(Bisa jadi. Ngomong-ngomong, habiskan rotimu. Kita berangkat 10 menit lagi.)
Tara: “Okay, Dad. Can I have more milk?”
(Oke, Ayah. Boleh minta susu lagi?)
Dad: “Sure. Here you go.”
(Tentu. Nih.)
Tara: “Thanks. You’re the best, Dad.”
(Makasih. Ayah memang terbaik.)
Dad: “Always, kiddo.”
(Selalu, nak.)
9. Contoh Dialog Bahasa Inggris di Rumah saat Mati Lampu
Situation: Dua teman sekamar sedang berbicara ketika tiba-tiba listrik padam.
Dialogue:
Nino: “Hey, why did it suddenly go dark?”
(Hei, kenapa tiba-tiba gelap?)
Salsa: “I think the power just went out.”
(Kayaknya listriknya mati.)
Nino: “Great… now I can’t finish my homework.”
(Bagus banget… sekarang aku nggak bisa nyelesaikan PR.)
Salsa: “Relax, it’s not the end of the world.”
(Santai, bukan kiamat juga.)
Nino: “Do you have any candles?”
(Kamu punya lilin?)
Salsa: “Yes, I’ll get some. Hold on.”
(Iya, aku ambil dulu. Tunggu ya.)
Nino: “Thanks. I really can’t see anything.”
(Makasih. Aku bener-bener nggak bisa lihat apa-apa.)
Salsa: “Here, light it up. At least we can see now.”
(Nih, nyalain. Setidaknya kita bisa lihat sekarang.)
Nino: “Better. I guess we can talk while waiting.”
(Lebih baik. Kayaknya kita bisa ngobrol sambil nunggu.)
Salsa: “Sure. Maybe it’s time to tell some ghost stories.”
(Tentu. Mungkin saatnya cerita horor.)
Nino: “No thanks! I’ll pass.”
(Tidak terima kasih! Aku skip aja.)
Salsa: “Ha-ha, coward.”
(Haha, penakut.)
10. Contoh Dialog Bahasa Inggris di Rumah saat Bangun Kesiangan
Situation: Seorang anak bangun terlambat dan panik karena hampir terlambat ke sekolah.
Dialogue:
Mom: “Rafi! It’s already seven o’clock!”
(Rafi! Sekarang sudah jam tujuh!)
Rafi: “What?! Oh no! Why didn’t you wake me up earlier?”
(Apa?! Waduh! Kenapa Ibu nggak bangunin aku lebih cepat?)
Mom: “I did, three times. You didn’t even move.”
(Ibu sudah bangunin tiga kali. Kamu nggak gerak sama sekali.)
Rafi: “Ugh, I must have been too tired from studying last night.”
(Aduh, mungkin aku terlalu capek belajar semalam.)
Mom: “Excuses, excuses. Now go wash your face and get ready.”
(Alasan terus. Sekarang cepat cuci muka dan siap-siap.)
Rafi: “Do I still have time for breakfast?”
(Aku masih sempat sarapan nggak?)
Mom: “If you eat fast, yes. There’s bread and eggs on the table.”
(Kalau kamu makan cepat, iya. Ada roti dan telur di meja.)
Rafi: “Thanks, Mom. You’re a lifesaver.”
(Makasih, Bu. Ibu penyelamat hidupku.)
Mom: “Next time, sleep earlier, okay?”
(Lain kali tidur lebih awal, ya?)
Rafi: “Promise. No more late-night gaming.”
(Janji. Nggak main game malam-malam lagi.)
Mom: “Good. Now move it!”
(Bagus. Sekarang cepat sana!)
11. Contoh Dialog Bahasa Inggris di Rumah saat Mengerjakan PR
Situation: Kakak membantu adiknya yang kesulitan mengerjakan PR matematika.
Dialogue:
Alya: “Kak, can you help me with my homework?”
(Kak, bisa bantu aku ngerjain PR?)
Reno: “Sure. What subject is it?”
(Tentu. Pelajaran apa?)
Alya: “Math… and it’s so hard.”
(Mathematika… susah banget.)
Reno: “Let me see. Oh, it’s about fractions.”
(Lihat dulu. Oh, ini tentang pecahan.)
Alya: “Yeah, I don’t get how to add them.”
(Iya, aku nggak ngerti cara menjumlahkannya.)
Reno: “It’s easy. You just need the same denominator.”
(Gampang. Kamu cuma perlu penyebut yang sama.)
Alya: “Hmm… like 1/2 plus 1/4?”
(Hmm… kayak satu per dua tambah satu per empat?)
Reno: “Exactly. Change 1/2 into 2/4, then add it.”
(Betul. Ubah satu per dua jadi dua per empat, baru dijumlah.)
Alya: “So it becomes 3/4?”
(Jadi hasilnya tiga per empat?)
Reno: “Yes! See? You’re smart.”
(Iya! Lihat? Kamu pintar kok.)
Alya: “Hehe, only because you explained it well.”
(Hehe, soalnya Kakak jelasin dengan baik.)
Reno: “Anytime, little sis.”
(Kapan aja, adik kecilku.)
Halaman:

