Source : canva.com/jakubzerdzicki

Biaya Apa Saja yang Harus Disiapkan untuk KPR Rumah? Berikut Rincian yang Perlu Disiapkan

Jangan sampai tabungan cukup untuk membayar DP, tetapi justru kewalahan saat harus melunasi biaya akad. Cek juga pengeluaran lain yang perlu disiapkan sebelum memutuskan membeli rumah.

27 Oktober 2026 Nadia Kamila

5. Biaya Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT)

APHT merupakan dokumen yang berkaitan dengan pengikatan hak tanggungan atas properti sebagai jaminan kredit kepada bank. Besaran biaya APHT bergantung pada nilai kredit, ketentuan yang berlaku, dan jasa pihak yang menangani pengurusannya.

Dalam proses KPR, properti yang dibeli menjadi agunan untuk menjamin pelunasan kredit. Pengikatan agunan ini memerlukan proses legalitas dan administrasi yang dapat menimbulkan biaya tambahan.

6. Biaya Balik Nama Sertifikat

Balik nama sertifikat merupakan proses perubahan nama pemegang hak atas tanah atau bangunan dari pemilik sebelumnya menjadi pemilik baru. Biaya balik nama mencakup biaya administrasi pertanahan, jasa PPAT, serta komponen lain yang berkaitan dengan proses peralihan hak.

Jangan Sampai Salah, Baca 5 Tips dalam Memilih Rumah Kontrakan

7. Asuransi Jiwa dan Asuransi Kebakaran

Dalam pengajuan KPR, bank dapat mensyaratkan perlindungan asuransi untuk mengurangi risiko yang berkaitan dengan kredit dan properti.

Asuransi jiwa kredit memberikan perlindungan sesuai ketentuan polis apabila debitur mengalami risiko yang dijamin. Sementara itu, asuransi kebakaran atau asuransi properti memberikan perlindungan terhadap risiko kerusakan bangunan yang tercakup dalam polis.

Premi asuransi dapat dipengaruhi oleh usia debitur, plafon kredit, tenor, nilai bangunan, dan ketentuan perusahaan asuransi.

Ternyata, bukan hanya DP dan cicilan bulanan yang perlu disiapkan saat membeli rumah dengan KPR. Menjelang akad kredit, ada sejumlah biaya lain yang perlu dilunasi, mulai dari biaya notaris, balik nama, hingga pajak dan asuransi sesuai ketentuan transaksi.

Lalu, bagaimana jika biaya tersebut belum dibayar? Jika biaya yang menjadi kewajiban pembeli belum dilunasi, proses akad atau penyelesaian transaksi bisa tertunda. 

Saran Mamikos, kamu bisa menyiapkan dana tambahan sekitar 5–10% dari harga rumah untuk mengantisipasi berbagai biaya di luar DP. 

Biaya Setelah Akad yang Sering Dilupakan

Setelah akad kredit selesai, bukan berarti pengeluaran untuk membeli rumah ikut berakhir. Apalagi jika rumah belum siap ditempati, masih ada biaya tambahan yang perlu diperhitungkan sebelum kamu bisa benar-benar tinggal di dalamnya.

1. Cicilan KPR Pertama

Setelah akad kredit, kamu perlu mulai membayar cicilan KPR sesuai jadwal yang ditetapkan bank. Pastikan tanggal jatuh tempo dan nominal angsuran pertama sudah diketahui agar pembayaran tidak berbenturan dengan kebutuhan bulanan lainnya.

2. Biaya Pindahan

Rumah sudah siap ditempati? Kamu tetap perlu menyiapkan biaya untuk memindahkan barang dari tempat tinggal sebelumnya. Pengeluaran ini bisa mencakup jasa angkut, transportasi, pengemasan, hingga perlengkapan seperti kardus.

3. Biaya Renovasi atau Perbaikan Rumah

Rumah yang baru dibeli belum tentu langsung nyaman untuk ditempati. Kamu mungkin perlu mengecat ulang dinding, memperbaiki keran, mengganti kunci, atau membenahi instalasi tertentu, apalagi jika membeli rumah second. 

4. Biaya Pemasangan Utilitas

Sebelum menempati rumah, pastikan fasilitas dasar seperti listrik dan air sudah tersedia serta aktif. Jika belum, kamu perlu mengeluarkan biaya pemasangan atau aktivasi.

Tanyakan kepada developer atau penjual fasilitas apa saja yang sudah termasuk dalam harga rumah agar tidak membayar kebutuhan yang sebenarnya sudah tersedia.

Simulasi Biaya Awal KPR Rumah Rp500 Juta di Surabaya

Agar lebih tergambar mengenai biaya apa saja yang harus disiapkan untuk KPR rumah, berikut simulasi pembelian rumah second seharga Rp500 juta di Surabaya dengan DP 20% melalui KPR BCA.


Dari simulasi tersebut, terlihat bahwa membeli rumah melalui KPR membutuhkan dana lebih dari sekadar DP. Ada biaya tambahan untuk pengajuan kredit, pajak, pengurusan dokumen, dan asuransi yang perlu masuk ke dalam perencanaan anggaran.

Catatan: Simulasi ini hanya ilustrasi, bukan penawaran resmi bank atau kepastian biaya transaksi. Plafon KPR bergantung pada persetujuan bank, sedangkan biaya aktual mengikuti ketentuan yang berlaku dan rincian transaksi.

5 Proses Jual Beli Rumah Cash Tanpa Notaris dan Aman saat Transaksi

Siapkan Dana KPR dengan Perhitungan yang Matang

Mengetahui biaya apa saja yang harus disiapkan untuk KPR rumah saja belum cukup. Kamu juga perlu memastikan tabungan yang tersisa masih memadai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menghadapi pengeluaran darurat setelah akad.

Jangan sampai seluruh tabungan habis untuk membeli rumah, sementara cicilan bulanan dan biaya hidup justru terasa berat. Sisihkan dana cadangan sebelum menentukan anggaran pembelian agar kamu bisa menempati rumah dengan lebih tenang tanpa mengorbankan kestabilan keuangan.

Sudah siap mencari rumah sesuai anggaranmu? Yuk, temukan pilihan rumah impian melalui Mamikos Jual Beli Rumah dan rencanakan pembelianmu dengan lebih matang!

FAQ

Apakah biaya KPR sudah termasuk DP?

Tidak. DP merupakan bagian dari harga rumah, sedangkan biaya KPR mencakup pengeluaran tambahan seperti provisi, administrasi, appraisal, asuransi, dan legalitas.

Apakah biaya akad KPR bisa dicicil?

Tergantung ketentuan bank, developer, dan jenis biayanya. Pastikan sejak awal biaya mana yang harus dilunasi sebelum atau saat akad dan apakah tersedia fasilitas pembayaran bertahap.

Apakah biaya KPR rumah subsidi sama dengan rumah komersial?

Tidak selalu, sebab KPR subsidi memiliki ketentuan pembiayaan tersendiri dan mungkin menawarkan bantuan untuk biaya tertentu. Periksa persyaratan program agar kamu mengetahui biaya yang ditanggung dan yang tetap harus dibayar sendiri.

Referensi:


Halaman: