Catat! Ini 5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Islam
Semua orang pasti mengharapkan pernikahan sekali seumur hidup. Kamu bisa memilih bulan yang baik untuk pernikahan kamu di artikel ini.
4. Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Islam – Safar
Sama seperti Muharram, ada keyakinan bahwa menikah di bulan Safar membawa malapetaka.
Meskipun demikian, Rasulullah SAW menikahkan putrinya, Fathimah, di bulan Safar, menunjukkan bahwa tidak ada dasar agama terkait larangan tersebut.
Di tahun 2024, bulan Safar dalam kalender nasional berada pada tanggal 6 Agustus sampai 6 September.
5. Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Islam – Dzulqaidah
Bulan ini dianggap istimewa oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW sebagai salah satu dari empat bulan mulia.
Pada bulan Dzulqaidah, Rasulullah SAW menikahi Zainab binti Jahsyi bin Royab dan Maimunah binti Al-Haris.
Bulan ini diidentifikasi sebagai simbol ketenangan karena terletak di antara dua hari raya, Idulfitri dan Iduladha.
9 Mei 2024 hingga 7 Juni 2024 termasuk dalam penanggalan bulan Dzulqaidah.
Hak dan Kewajiban Suami dalam Islam
Setelah melakukan ijab qabul, secara tidak langsung anak perempuan yang dinikahkan kepada lelaki Muslim sudah menjadi tanggung jawab suami.
Untuk itu, di dalam Islam mengharuskan suami untuk menjalankan kewajiban dan menerima hak sebagai seorang kepala keluarga.
1. Hak kepemimpinan (Qiwamah).
Suami memiliki hak sebagai pemimpin keluarga dalam Islam. Hak-hak tersebut termasuk pengambilan keputusan yang bertanggung jawab terhadap keluarga dan memberikan panduan spiritual.
2. Kewajiban untuk nafkah.
Suami berkewajiban menyediakan nafkah, termasuk kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal bagi istri dan anak-anaknya.
3. Hak intimasi (Mubahah).
Suami memiliki hak untuk melakukan hubungan intim dengan istri dalam batas-batas yang ditetapkan oleh syariat.
4. Hak kehormatan dan penghargaan.
Suami berhak mendapatkan penghormatan dan penghargaan dari istri serta anggota keluarga lainnya.
Hak dan Kewajiban Istri dalam Islam
Sebagaimana seorang suami, Islam pun juga mempunyai berbagai hak dan kewajiban yang harus dijalani seorang istri yang saleha.
1. Hak Nafkah dan Sandang Pangan
Istri berhak menerima nafkah dan kebutuhan sandang-pangan dari suami sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan suami.
2. Hak Tempat Tinggal (Ijarah)
Suami berkewajiban menyediakan tempat tinggal yang layak bagi istri sesuai dengan kemampuannya.
Halaman:

