Cara Cek KTP Apakah dapat Bansos PKH 2025 secara Online, Mudah dan Cepat Anti Ribet!
Jika kamu ingin mengetahui apakah kamu termasuk dalam daftar penerima bansos PKH tahap 1 2025, pemerintah telah menyediakan layanan cek bansos secara online. Baca informasi lengkapnya berikut ini.
Cara Cek KTP Apakah dapat Bansos PKH 2025 secara Online, Mudah dan Cepat Anti Ribet! – Setelah pencairan tahap pertamanya di awal tahun kemarin, kini pemerintah sedang menargetkan Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap kedua.
Kabarnya, penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap kedua ini ditargetkan selesai pada akhir Juni 2025.
Namun, untuk bisa mengetahui jadwal bansos PKH BPNT 2025 kapan cair, kamu harus terus memantau pengumuman resmi dari Kemensos maupun pemerintah daerah terlebih dahulu, ya. 🧐💰
Daftar Isi
Berikut Informasi Terkait Cara Cek KTP dapat Bansos PKH 2025 secara Online

Topik terkait Bansos PKH memang cukup sering ditanyakan, khususnya bagi mereka yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos).
Diketahui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah dua program bansos dengan jumlah penerima paling banyak dibanding program-program bansos pemerintah lainnya.
Untuk mengetahui cara mengecek penerima bansos PKH BNPT, kamu bisa teruskan membaca artikel ini hingga bagian akhir, ya.
Sekilas tentang Bansos PKH
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.
Bansos PKH sendiri berupa bantuan tunai bersyarat bagi keluarga kurang mampu yang terdapat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Bansos PKH bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup melalui akses seperti pendidikan dan kesehatan hingga inklusi keuangan. Harapannya adalah agar dapat mendorong penurunan angka kemiskinan di Indonesia.
Setiap penerima mendapatkan nominal bantuan yang berbeda sesuai kategori yang telah ditetapkan. Besaran bantuan PKH mencakup beberapa kelompok penerima manfaat, seperti balita, ibu hamil, pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas berat.
Siapa Sasaran Bansos PKH?
Sasaran penerima bansos PKH sendiri adalah keluarga miskin yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Nah, perlu kamu pahami pula bahwa bansos PKH sendiri terdiri dari beberapa komponen yakni:
- Komponen Kesehatan. Komponen ini terbagi dalam dua kategori, yakni ibu hamil dan anak usia dini dari usia 0 hingga 6 tahun. Kriteria kehamilan dan jumlah anak dibatasi dengan maksimal dua kali kehamilan dan dua anak.
- Komponen Pendidikan. Kategorinya yang termasuk dalam PKH adalah SD/MI sederajat, SD/MTs sederajat, dan SMA/MA sederajat. Untuk kategori pendidikan diatur bagi anak usia 6 hingga 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.
- Komponen Kesejahteraan Sosial. Kategori ini disediakan bagi lanjut usia diatas usia 70 tahun. Selain itu, diberikan kepada penyandang disabilitas berat, baik disabilitas fisik ataupun mental.
Besaran Bansos PKH 2025
Bantuan PKH diberikan secara bertahap dalam satu tahun. Dengan adanya program ini, diharapkan keluarga miskin dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
Besarnya bantuan bansos PKH 2025 tergantung pada jumlah komponen dalam keluarga, adapun berikut rinciannya:
- Balita (usia 0-6 tahun) mendapat Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun).
- Ibu hamil dan masa nifas mendapat Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun).
- Siswa Sekolah Dasar (SD) mendapat Rp 225.000 per tahap (Rp 900.000 per tahun).
- Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) mendapat Rp 375.000 per tahap (Rp 1.500.000 per tahun).
- Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) mendapat Rp 500.000 per tahap (Rp 2.000.000 per tahun).
- Lansia berusia 70 tahun ke atas mendapat Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun).
- Penyandang disabilitas berat mendapat Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun).
Halaman:


