10 Cara Mengatasi Sesak Napas Secara Alami Tanpa Obat

 Bella Carla | Jum, 27 Mar 2020

Cara Mengatasi Sesak Napas – Umumnya, sesak napas atau dyspnea terjadi disaat kamu kamu kesulitan bernapas karena kurangnya pasokan oksigen ke dalam tubuh. Hal tersebut bisa terjadi disaat bagian-bagian tubuhmu bekerja ekstra untuk bernapas, seperti paru-paru, otot dinding dalam, dan diafragma. Sesak napas bisa mencakup derajat ringan hingga berat, tergantung apa penyebabnya. Umumnya, sesak napas akan ditandai dengan perubahan kulit menjadi pucat, jantung berdebar, demam, sesak napas berat, dan sesak napas yang timbul setelah alergi. Jika kamu sering mengalami sesak napas, mungkin informasi seputar 10 cara mengatasi sesak napas secara alami bisa berguna untuk kamu.

Tanpa Obat, Berikut Cara Mengatasi Sesak Napas Secara Alami

image-cdn.medkomtek.com

Mengatasi sesak napas secara alami tanpa obat sebenarnya sangat mudah untuk kamu lakukan dikala genting. Namun, perlu dicatat bahwa cara tersebut tidak bersifat mengobati penyakit sesak namun meredakan. Biasanya, sesak napas bisa terjadi dengan tiba-tiba. Namun, bagi kamu yang mengalaminya maka kamu bisa mengatasinya dengan beberapa cara dan mengkonsumi beberapa makanan berikut. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa baca infonya di bawah ini.

Cara Mengatasi Sesak Napas

1. Metode pursed lip breathing

Pursed lip breathing melalui mulut adalah cara sederhana untuk mengendalikan sesak napas secara alami. Kamu mungkin asing mendengar kata pursed lip breathing ini, tetapi cara ini pasti sudah pernah kamu lakukan. Pursed lip breathing adalah teknik pernapasan ketika kamu menarik napas melalui hidung kemudian menghembuskannya melalui bibir yang sempit. Tindakan ini membantu memperlambat laju pernapasan yang membuat setiap napas lebih dalam dan lebih efektif.

Teknik pernapasan ini bisa membantu kamu melepaskan udara yang terperangkap di paru-paru. Cara ini bisa digunakan kapan saja saat kamu mengalami sesak napas, terutama selama menjalani kegiatan yang cukup berat, seperti menekuk, mengangkat benda, atau menaiki tangga. Untuk melakukan cara ini kamu perlu membuat otot leher dan bahu rileks, setelah itu tarik napas perlahan melalui hidung selama dua hitungan dan tutup mulutmu. Julurkan bibir seolah-olah seperti akan bersiul, lalu hembuskan napas perlahan dan lembut melalui bibir sampai hitungan ke empat.

2. Berdiri dengan menyender di dinding

Cara selanjutnya, kamu bisa merilekskan tubuh dan mengatur pernapasan dengan berdiri. Berdirilah di dekat dinding dan senderkan punggung dan pinggul ke dinding. Pisahkan kedua kaki selebar bahu dan letakkan kedua tangan di paha. Setelah bahu rileks, condongkan tubuh sedikit ke depan, dan gantungkan lengan di depan. Jika setelah melakukan cara ini sesak nafas yang kamu alami tidak semakin membaik dan malah semakin memburuk, maka segera cari pertolongan medis atau pergi ke rumah sakit terdekat.

3. Duduk dengan menyenderkan kepala ke meja

Jika kamu sedang berdiri di dekat meja, kamu bisa mendapatkan posisi duduk yang sedikit jauh lebih nyaman untuk mengatur napas. Duduk di kursi dengan kaki menyentuh lantai dan menghadap ke meja. Kemudian condongkan dada sedikit ke depan dan letakkan tangan di atas meja. Letakkan kepala di lengan atau bantal.

4. Duduk dengan badan condong ke depan

Beristirahat sambil duduk dapat membantu merilekskan tubuh dan membuat pernapasan lebih mudah. Cobalah untuk duduk di kursi dengan kaki menyentuh lantai, kemudian condongkan dada sedikit ke depan. Letakkan siku di atas lutut dengan lembut atau pegang dagu dengan tangan. Ingat, pastikan agar otot leher dan bahu tetap rileks.

5. Berdiri dengan menyenderkan punggung

Berdirilah di dekat meja atau perabot datar dan kokoh lainnya yang posisinya sedikit rendah dengan ketinggian bahu. Istirahatkan siku atau tangan di atas perabot dan jangan lupa untuk menjaga leher tetap rileks. Tempatkan kepala di lengan dan rilekskan bahu.

6. Duduk dengan pоѕіѕі kе dераn dаn sedikit membungkuk

Iѕtіrаhаt ѕаmbіl duduk bіѕа mеmbаntu mеrіlеkѕkаn tubuh kamu dan mеmbuаt pernapasan lеbіh mudаh. Duduklah di kursi dеngаn tеlараk kаkі mеnараk lаntаі, соndоngkаn dada sedikit kе dераn. Pеrlаhаn lеtаkkаn ѕіku di lutut аtаu menahan dаgu dеngаn tangan. Otot leher dаn bаhu kamu hаruѕ tеtар rіlеkѕ. Pоѕіѕі duduk іnі jugа bisa kamu lаkukаn dеngаn bertumpu раdа meja, istirahatkan lengan dan kераlа kamu dі meja, jаngаn lupa gunаkаn bаntаl untuk menyangga kераlа kamu аgаr роѕіѕі lebih nуаmаn.

7. Gunakan kipas angin

Berdasarkan penelitian, penggunaan kipas angin untuk meniupkan udara ke hidung dan wajah, dapat mengurangi sesak napas. Saat menghirup udara dari kipas angin, kamu bisa mendapat banyak udara yang masuk. Ini terbukti menjadi cara yang efektif dalam mengurangi gangguan pernafasan tanpa obat obatan.

8. Tidur dengan posisi santai

Sesak napas kerap terjadi saat tidur yang membuat pengidapnya sering terbangun. Kalau mengalami hal ini, coba untuk berbaring miring dengan meletakan bantal di antara kaki dan tinggikan posisi kepala dengan bantal. Lalu, pastikan agar punggung tetap lurus. Kamu juga bisa berbaring telentang dengan kepala ditinggikan dan lutut ditekuk dengan bantal di bawah lutut. Kedua posisi ini membantu tubuh dan saluran udara rileks, sehingga membuat pernapasan menjadi lebih mudah.

9. Melakukan pernapasan diafragma

Untuk melakukan pernapasan diafragma, kamu perlu duduk di kursi dengan lutut tertekuk dan bahu, kepala, dan leher rileks. Letakkan tangan di atas perut kemudian tarik napas perlahan melalui hidung kalau kamu merasakan perut bergerak di bawah tangan. Saat kamu mengeluarkan napas, kencangkan otot, dan pastikan perut terasa jatuh ke dalam. Ketika kamu merasakan gerakan perut artinya pernafasan diafragma berhasil. Setelah itu, hembuskan napas melalui mulut dengan bibir mengerucut, lalu ulangi selama sekitar lima menit.

10. Meningkatkan kualitas udara sekitar

Bernapas akan terasa lebih ringan jika udara segar dan bersih masuk ke dalam rumah atau mobil kamu. Menjaga jumlah debu dan bulu hewan peliharaan di rumah menjadi penting untuk kualitas udara dalam ruangan. Jika kamu merasa sesak napas dan berada di dekat seseorang yang merokok, menjauhlah secepatnya. Guna menurunkan suhu udara di dalam ruangan, kamu bisa mencoba duduk di depan kipas angin.

Makanan Yang Bisa Redakan Sesak Nafas

Dari sekian banyak makanan, berikut beberapa makanan yang nyatanya bisa mengurangi intensitas sesak napasmu kambuh. Apa saja kira-kira makanan tersebut? Berikut Mamikos rangkumkan daftarnya.

1. Apel

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Nutrition Journal mengungkapkan bahwa apel bisa menjadi makanan pencegah sesak napas karena mampu meningkatkan fungsi paru-paru. Selain itu, buah ini juga baik dikonsumsi oleh penderita asma lho.

2. Pisang

Selain buah apel, ternyata pisang juga bisa menjadi salah satu alternatif buah yang dikonsumsi penderita asma lho. Sebuah survei yang dilakukan European Respiratory Journal menemukan bahwa pisang dapat mengurangi mengi pada anak-anak yang menderita asma. Ini karena pisang dibalut oleh kandungan antioksidan dan kalium yang mampu membantu meningkatkan fungsi paru-paru.

3. Berry

Beragam jenis buah berry seperti blueberry, raspberry dan blackberry sangat berharga bagi kesehatan paru-paru kamu lho. Menurut penelitian, buah ini mengandung antioksidan, flavonoid, karotenoid. lutein dan zeaxanthin. Sehingga, sangat cocok dikonsumsi oleh penderita asma selama musim hujan tiba, karena dapat mencegah sesak napas.

4. Kopi hitam

Makanan alami untuk pendertia sesak napas selanjutnya adalah mengonsumsi kopi hitam. Minum kopi hitam dapat membantu mengatasi sesak napas, karena kafein di dalamnya dapat mengurangi kelelahan pada otot-otot di saluran napas. Namun, penting untuk diingat bahwa minum terlalu banyak kopi dapat meningkatkan detak jantung seseorang. Langkah terbaik adalah dengan memperhatikan asupan kafein ketika mencoba cara ini. Menurut sebuah penelitian, ternyata mengonsumsi kopi yang mengandung kafein bermanfaat dalam mengatasi masalah sesak napas lho.

5. Bawang putih

Kaya akan manfaat, bumbu dapur ini juga bisa membantu menjaga kesehatan paru-paru, lho. Kandungan flavonoid dalam bawang putih bisa menstimulasi produksi glutathion yang mengurangi racun dan karsinogen, sehingga membantu paru-paru berfungsi lebih baik.

6. Jahe

Jahe merupakan tumbuhan herbal yang khasiatnya tidak diragukan lagi dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan pernapasan. Jahe memiliki zat yang bersifat anti-peradangan dan polifenol yang dapat membuat sekresi lendir berhenti. Mengkonsumsi jahe segar disaat kamu merasakan sesak nafas di rumah bisa menjadi salah satu opsi terbaik. Kamu bisa meminta bantuan kepada orang sekitar kamu untuk dibuatkan minuman herbal dari jahe. Mengonsumsi jahe segar dengan menambahkan air hangat sebagai minuman, dapat membantu mengatasi sesak napas, yang disebabkan oleh infeksi pernapasan. Sebuah studi telah menunjukkan, jahe efektif dalam memerangi virus yang menjadi penyebab umum infeksi saluran pernapasan.

7. Jeruk

Vitamin C yang dikandung oleh jeruk sangat baik untuk mencegah gangguan pernapasan. Terutama bagi penderita asma, kamu dianjurkan untuk mengonsumsinya setiap hari untuk mencegah serangan sesak napas.

8. Gingko biloba

Menurut hasil penelitian dalam jurnal Molecules tahun 2011, gingko biloba memiliki sifat anti-inflamasi yang memungkinkan berkurangnya peradangan pada saluran pernapasan, serta meningkatkan kapasitas paru-paru. Selain itu, penelitian Nutrition Journal tahun 2013, mereka yang mengonsumsi obat herbal melaporkan batuknya membaik setelah rutin menggunakannya selama tiga bulan.

9. Ginseng

Penelitian dalam jurnal Chinese Medicine tahun 2014 mengungkapkan, campuran herbal berbasis ginseng mampu meningkatkan fungsi paru-paru. Selain itu, penelitian lain juga menyimpulkan bahwa ginseng membantu memperbaiki kesehatan paru-paru pada penderita COPD (Chronic Bronchitis and Emphysema).

10. Wortel

Selain baik bagi kesehatan mata, wortel ternyata juga sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan paru-paru. Pasalnya, wortel memiliki kandungan zat karotenoid yang sangat baik untuk paru-paru. Selain itu, zat tersebut juga dapat membantu membersihkan paru-paru, melegakan napas, meringankan asma, dan juga menurunkan risiko kanker paru-paru.

Nah, di atas tadi Mamikos sudah merangkumkan 10 cara mengatasi sesak napas secara alami tanpa obat. Penyebab sesak napas sebenarnya bisa bermacam-macam, ada yang dikarenakan kelebihan berat badan, merokok, alergi terhadap sesuatu, suhu ekstrim, kelelahan ataupun gelisah. Selain itu, dapat pula disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya, seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), asma, anemia, TBC, fungsi paru abnormal, kanker paru, stroke, gagal jantung, emboli paru, dan lainnya. Oh iya, buat kamu yang berencana ingin merantau ke luar kota untuk menempuh pendidikan, maka jangan lupa untuk download aplikasi Mamikos di ponsel kamu ya! Di aplikasi Mamikos kamu akan dengan mudah menemukan informasi seputar kost-kostan, sewa apartemen, hingga sewa rumah kontrakan dengan mudah yang bisa menjadi tempat tinggal kamu nantinya.

Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu: