Cara Menghitung HPP dan Contoh Soal, Harga Pokok Penjualan
HPP adalah suatu komponen yang penting di dalam sebuah perusahaan dan umumnya dapat dihitung baik oleh jenis perusahaan manufaktur maupun perusahaan dagang jadi harus paham cara menghitung HPP.
Hitung harga pokok produksi
Menghitung harga pokok produksi oleh perusahaan manufaktur menggunakan rumus berikut, harga pokok produksi = total biaya produksi + persediaan awal barang dalam proses – persediaan akhir dalam proses produksi.
Nah, kemudian contoh soal cara menghitung HPP di perusahaan manufaktur adalah misalnya perusahaan ritel ingin melakukan produk sendiri.
Sehingga mereka nantinya akan memproduksi beberapa cemilan atau snack penjualannya cukup baik.
Nah, misalnya keripik pisang sehingga akan mendapatkan keuntungan yang lebih dan juga dapat menjual hasil produksi ke toko lainnya.
Misalnya perusahaan ritel memiliki persediaan bahan baku pada awal tahun Rp200.000.000,- kemudian untuk barang setengah jadi atau barang dalam proses produksi sebesar Rp100.000.000,-.
Selain itu, finish goods yang siap dijual adalah Rp400.000.000,- pada awal tahun 2023.
Nah, pada tahun yang sama perusahaan tersebut membeli bahan baku dengan total Rp700.000.000 serta biaya pengiriman Rp70.000.000,-.
Selanjutnya adalah biaya tenaga kerjanya dan perawatan mesin sepanjang tahun 2023 adalah Rp100.000.000,-.
Nah sisa penggunaan dari bahan baku sebesar Rp100.000.000 dan sisa barang jadi produk yang dapat dijual adalah Rp200.000.000,-. Nah, berapa harga pokok penjualan dari perusahaan tersebut?
Penyelesaiannya adalah dengan menghitung bahan baku yang digunakan, total biaya produksi, harga pokok produksi dan harga pokok penjualan.
Bahan baku yang digunakan
- Cara menghitung HPP yang dipakai bahan baku yang digunakan = persediaan awal bahan baku + pembelian bahan baku – persediaan akhir bahan baku.
- Jadi, bahan baku yang digunakan adalah Rp200.000.000 + (Rp700.000.000 + Rp70.000.000) + Rp100.000.000 = Rp870.000.000,-
Total biaya produksi
- Rumus total biaya bahan produksi adalah bahan baku yang digunakan + biaya tenaga kerja + biaya overhead produksi.
- Jadi, total biaya bahan produksi adalah Rp870.000.000 + Rp100.000.000 = Rp970.000.000,-
Harga pokok
- Rumus harga pokok adalah total persediaan biaya produksi + persediaan awal barang dalam proses produksi – persediaan akhir barang dalam proses produksi.
- Jadi, harga pokoknya adalah Rp970.000.000 + Rp100.000.000 – Rp100.000.000 = Rp970.000.000
Harga pokok penjualan
- Rumus harga pokok penjualan adalah harga pokok produksi + persediaan awal barang jadi – persediaan akhir barang.
- Jadi, harga pokok penjualan adalah Rp970.000.000 + Rp400.000.000 – Rp200.000.000 = Rp1.170.000.000,-
Nah, jadi seperti itulah cara menghitung HPP yang simpel dan dapat Anda coba untuk perusahaan Anda.
Halaman:


