Advertisement
Source : ROHE Creative Studio/Edgunn

6 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas agar Awet dan Tetap Segar

Dalam perayaan Iduladha yang akan jatuh pada 6 Juni 2025 besok, tentu kamu perlu bersiap untuk menyimpan daging kurban agar tetap segar dan awet.

5 Juni 2025 Nana

Jika kamu ingin melakukan pengasapan pada daging kurban, maka ikuti tata cara pengasapannya sebagai berikut ini:

  • Siapkan daging kurban, cuci bersih dan keringkan menggunakan tisu. Potong tipis daging melawan serat.
  • Lumuri seluruh bagian daging dengan bumbu rempah-rempah, lalu diamkan 30 menit terlebih dahulu, tunggu bumbu sampai meresap.
  • Susun daging di atas loyang/rak oven yang sudah diolesi minyak. Pastikan dagingnya tidak saling tumpang tindih satu sama lain.
  • Panggang daging menggunakan suhu 150 sampai 180°C selama 45 menit hingga 1 jam, sambil sesekali dibolak-balik.
  • Keluarkan daging apabila sudah matang dan berubah warna menjadi cokelat kehitaman. Dinginkan daging sebelum nantinya disimpan di wadah tertutup.

4. Olah Daging Menjadi Abon atau Dendeng

Cara menyimpan daging kurban tanpa kulkas agar lebih awet berikutnya yang dapat kamu lakukan adalah dengan mengolahnya menjadi dendeng atau abon.

Tata cara membuat abon dan dendeng dari daging kurban IdulAdha tersebut sudah Mamikos cantumkan juga di sini.

Untuk membuat daging kurban yang diperoleh nanti menjadi abon, kamu perlu merebus dulu daging dengan daun salam dan lengkuas.

Setelah daging sudah empuk, angkat daging dan iris tipis-tipis. Pukul-pukul daging menggunakan alat pemukul daging hingga daging memar, lalu suwir kecil-kecil.

Panaskan santan di dalam panci dan masukkan daging serta bumbu halus. Aduk-aduk daging dengan api kecil sampai santan habis dan daging mengering dengan sendirinya.

Setelah daging kering, bolak-balik abon supaya matang merata dan tidak gosong. Buat abon hingga benar-benar kering agar umur simpannya lebih lama.

Sementara jika kamu akan membuat dendeng dari daging sapi kurban maka tata cara yang bisa kamu ikuti adalah haluskan bumbu ketumbar, lalu rebus daging sapi dengan bumbu tersebut hingga bumbu meresap dan matang.

Selanjutnya, goreng dendeng sapi hingga kering. Di wajan terpisah, tumis bumbu halus balado, masukkan rempah-rempah seperti daun salam, serai dan lengkuas. Tumis lagi hingga bumbu matang dan tidak berbau langu.

Masukkan dendeng sapi dan aduk rata. Dendeng balado super enak pun sudah siap dimakan.

5. Awetkan Daging Menggunakan Air Garam

Berikutnya kamu juga bisa mengawetkan daging menggunakan air garam. Pertama rendam daging dalam larutan air garam. Untuk perkiraannya 3 liter air, 500 gr garam, dan ½ cangkir gula merah.

Simpan daging dalam toples kaca yang sebelumnya sudah disterilkan. Dengan cara ini, daging pun bisa menjadi lebih awet.

6. Simpan Daging dengan Es Batu

Bungkus daging rapat-rapat ke dalam plastik food grade atau wadah kedap udara yang sudah dicuci atau disterilkan. Kemudian simpan daging tadi ke dalam wadah styrofoam yang sudah diisi dengan es batu sebelumnya.

Catatan:

Sebelum menyimpannya, hindari mencuci daging sebab proses pencucian daging tersebut justru dapat menyebabkan bau tidak sedap dan merusak serat dagingnya.

Simpan daging di tempat yang teduh, kering dan tidak kena sinar matahari langsung. Jangan lupa beri label tanggal penyimpanan untuk memantau masa simpan daging.

Baru! Cara Membuat Steak Sapi Empuk Spesial Daging Qurban Idul Adha

Pakai Cara Menyimpan Daging Ini Jika Ada Kulkas di Rumah

Setelah cara menyimpan daging kurban IdulAdha tanpa kulkas di atas, Mamikos juga punya tata cara menyimpan daging kurban agar lebih tahan lama menggunakan kulkas.

Setelah proses penyembelihan, biasanya masyarakat luas akan mendapatkan daging kurban. Agar nantinya daging kurban tidak cepat basi sangat penting untuk tahu cara menyimpan daging dengan benar di rumah.

Halaman:

Advertisement