Cara Verifikasi dan Validasi Data Penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD 2026
Cara verval untuk mendapatkan Bantuan Digitaliasi Pembelajaran jenjang SD bisa kamu dapatkan di laman ini.
4. Input Formulir Verifikasi Data
Cara verifikasi dan validasi data penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD selanjutnya adalah menginput formulir verifikasi data.
Di sini, pihak sekolah harus melengkapi seluruh data yang awalnya masih kosong hingga status formulir berubah menjadi Draf Selesai. Data yang sumbernya dari Dapodik tersebut harus sesuai dengan kondisi nyata yang ada di sekolah.
5. Mengecek dan Melengkapi Data Sekolah
Katakanlah semua data yang perlu diisi atau dilengkapi oleh pihak sekolah telah selesai semuanya. Tetapi, pastikan untuk melakukan mengecekkan kembali agar tidak ada yang terlewat.
Selain itu, apabila ada data yang dalam pengisiannya masih meragukan sebaiknya melakukan cek faktanya agar bisa benar-benar mengisikan data yang sesuai kondisi nyata di lapangan.
6. Simpan dan Cetak Formulir
Apabila sudah dicek, selanjutnya formulir yang telah terisi bisa disimpan dengan cata mengklik tombol Simpan Draf.
Lalu, tekan tombol Cetak Formulir agar sekolah bisa memberikan tanda tangan dan juga membubuhinya dengan stempel resmi milik sekolah.
Untuk tanda tangan yang diperbolehkan dalam verval ini bisa berupa tanda tangan manual atau basah maupun tanda tangan elektronik atau digital.
7. Mengupload Surat Pernyataan
Surat pernyataan yang sebelumnya telah ditandatangani bisa dipindai untuk kemudian disimpan dalam format PDF dengan besar file maksimal 10 MB. File ini nantinya harus di upload ke sistem verval.
Pada beberapa kasus, ada sekolah yang memang harus mengunggah dokumen pendukung lainnya sebagai salah satu bagian dari proses verval penerimaan bantuan. Hal ini semata-mata untuk bisa memperkuat keotentikan dari data yang telah terinput di sistem.
Dokumen-dokumen yang bisa jadi pendukung tersebut biasanya adalah berbagai gambar atau foto dari fasilitas sekolah, surat tugas, dokumen administrasi, dokumentasi fasilitas TIK, dan Suart Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak.
Sebelum upload file-file tersebut, pastikan juga bahwa setiap dokumennya ada dalam kualitas terbaik dalam artian jelas dan bisa terbaca dengan mudah serta sesuai dengan format yang telah ditentukan karena hal ini bisa memperlancar proses validasi.
8. Monitoring Status Validasi
Langkah terakhir dari cara verifikasi dan validasi data penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD ini adalah memonitoring status validasi.
Setiap sekolah harus memantau bagaimana proses validasi yang dilakukan oleh pihak Dinas Pendidikan berlangsung. Apabila ada penolakan, maka pihak sekolah bisa melakukan perbaikan dan juga pengunggahan ulang dokumen yang belum tepat.
Pemantauan hasil validasi ini bisa dilakukan dengan mengakses dashboard utama sistem verval. Monitoring hasil validasi bisa pihak sekolah lakukan secara real time dari laman ini.
Status validasi yang muncul diantaranya adalah valid, perlu perbaikan dan ada juga lolos untuk sekolah yang telah berhasil melakukan proses verval.
Itulah 8 langkah cara verifikasi data penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD. Sebagian besar dilakukan langsung oleh pihak sekolah hingga fase pemantauan yang bergantung dari proses validasi oleh pihak Dinas Pendidikan.
Kapan jadwal verval ini berlangsung? Temukan informasi selengkapnya di bagian berikutnya, ya.
Halaman:

