Cara Verifikasi dan Validasi Data Penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD 2026
Cara verval untuk mendapatkan Bantuan Digitaliasi Pembelajaran jenjang SD bisa kamu dapatkan di laman ini.
- Sekolah SD wajib melakukan verifikasi dan validasi (verval) agar mendapatkan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran; akses melalui https://digpem-sd.kemendikdasmen.go.id dan login pakai akun SSO Dapodik (kepala sekolah/NPSN).
- Langkah utama: cek identitas sekolah (jumlah siswa/guru, alamat, fasilitas TIK, jaringan), isi formulir hingga status โDraf Selesaiโ, simpan & cetak untuk ditandatangani (basah atau elektronik), lalu unggah PDF surat pernyataan dan dokumen pendukung (foto fasilitas, surat tugas, SP Tanggung Jawab Mutlak) dengan kualitas terbaca.
- Jadwal dan pemantauan: proses verval berlangsung 13 Meiโ13 Juni 2026; pantau status validasi di dashboard, perbaiki dan unggah ulang jika ditolak, serta siapkan data Dapodik (akreditasi, totals, foto, alat TIK, jenis akses internet, dokumen pendukung).
Jenjang SD menjadi salah satu target pemberian Bantuan Digitalisasi Pembelajaran. Untuk itu setiap sekolah wajib tahu cara verifikasi dan validasi data penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD. ๐ ๐ป
Ini adalah langkah pertama yang membutuhkan peran aktif dari pihak sekolah agar bisa mendapatkan bantuan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Selain itu, verval ini adalah salah satu cara untuk memastikan target program tepat.
Bagaimana cara verifikasi dan validasi data Penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD 2026 ini? Temukan informasi lengkapnya di artikel di bawah ini, ya! ๐
Daftar Isi
- Ikuti Cara Verifikasi dan Validasi Data Penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD 2026 Berikut Ini!
- 1. Akses Sistem Verval
- 2. Login ke Sistem Verval dengan Akun Kepala Sekolah
- 3. Mengecek Identitas Sekolah
- 4. Input Formulir Verifikasi Data
- 5. Mengecek dan Melengkapi Data Sekolah
- 6. Simpan dan Cetak Formulir
- 7. Mengupload Surat Pernyataan
- 8. Monitoring Status Validasi
- Jadwal Verifikasi dan Validasi Data Penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran 2026ย
- Penutup
Ikuti Cara Verifikasi dan Validasi Data Penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD 2026 Berikut Ini!

Transformasi dunia pendidikan di Indonesia terus dituntut untuk bisa berjalan dengan cepat oleh pemerintah sehingga muncullah program Bantuan Digitalisasi Pembelajaran.
Program ini merupakan langkah nyata dari pihak kementerian terkait agar sistem belajar di sekolah-sekolah Indonesia lebih modern di dunia yang serba digital seperti sekarang.
Program ini menargetkan agar setiap sekolah di berbagai daerah bisa mendapatkan perangkat pembelajaran digital sehingga bisa meningkatkan cara belajar murid maupun cara mengajar guru.
Agar bantuan ini bisa sampai kepada target yang tepat, maka pihak Kemendikdasmen membuat aturan agar setiap sekolah yang ingin menerima melakukan proses verval atau verifikasi dan validasi.ย
Agar bisa melakukannya dengan benar, sekolah-sekolah tersebut bisa mengikuti beberapa langkah verifikasi dan validasi data penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD berikut ini:
1. Akses Sistem Verval
Untuk mengakses sistem verval, maka pihak sekolah bisa membuka laman https://digpem-sd.kemendikdasmen.go.id. Laman ini memuat berbagai informasi seperti penjelasan dasar mengenai program, panduan verval, FAQ, dan juga ada pusat bantuan.
2. Login ke Sistem Verval dengan Akun Kepala Sekolah
Untuk masuk ke sistem verval, maka pihak sekolah bisa login dengan menggunakan akun SSO Dapodik milik kepala sekolah. Pilih peran sebagai kepala sekolah dan pastikan bahwa authenticator-nya juga sudah aktif.
Biasanya, username yang digunakan adalah NPSN sekolah. Sementar aitu, passwordnya sama dengan akun dari operator atau kepala sekolah yang telah ada di Dapodik.
Apabila telah berhasil login ke sistem verval, operator atau kepala sekolah bisa langsung akses tampilan dashboard utama untuk mengecek data dan lanjut melakukan proses verifikasi penerimaan bantuan.
Sekolah yang mengalami kesulitan untuk login karena lupa password atau pun kendala lainnya, bisa langsung melapor kepada Dinas Pendidikan di tingkat kabupaten atau kota sesuai daerahnya masing-masing.
3. Mengecek Identitas Sekolah
Setelah login lalu masuk ke dashboard utama sekolah, selanjutnya disarankan agar mengecek terlebih dahulu identitas dari sekolah sebelum bisa melanjutkan ke proses verifikasi.
Data-data yang perlu menjadi perhatian adalah identitas sekolahnya sendiri, jumlah siswa, jumlah guru, alamat lengkap detail hingga titik koordinat, kondisi ruang kelas, fasilitas TIK, jenis jaringan internet, dan perangkat digital milik sekolah untuk pembelajaran.
4. Input Formulir Verifikasi Data
Cara verifikasi dan validasi data penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD selanjutnya adalah menginput formulir verifikasi data.
Di sini, pihak sekolah harus melengkapi seluruh data yang awalnya masih kosong hingga status formulir berubah menjadi Draf Selesai. Data yang sumbernya dari Dapodik tersebut harus sesuai dengan kondisi nyata yang ada di sekolah.
5. Mengecek dan Melengkapi Data Sekolah
Katakanlah semua data yang perlu diisi atau dilengkapi oleh pihak sekolah telah selesai semuanya. Tetapi, pastikan untuk melakukan mengecekkan kembali agar tidak ada yang terlewat.
Selain itu, apabila ada data yang dalam pengisiannya masih meragukan sebaiknya melakukan cek faktanya agar bisa benar-benar mengisikan data yang sesuai kondisi nyata di lapangan.
6. Simpan dan Cetak Formulir
Apabila sudah dicek, selanjutnya formulir yang telah terisi bisa disimpan dengan cata mengklik tombol Simpan Draf.
Lalu, tekan tombol Cetak Formulir agar sekolah bisa memberikan tanda tangan dan juga membubuhinya dengan stempel resmi milik sekolah.
Untuk tanda tangan yang diperbolehkan dalam verval ini bisa berupa tanda tangan manual atau basah maupun tanda tangan elektronik atau digital.
7. Mengupload Surat Pernyataan
Surat pernyataan yang sebelumnya telah ditandatangani bisa dipindai untuk kemudian disimpan dalam format PDF dengan besar file maksimal 10 MB. File ini nantinya harus di upload ke sistem verval.
Pada beberapa kasus, ada sekolah yang memang harus mengunggah dokumen pendukung lainnya sebagai salah satu bagian dari proses verval penerimaan bantuan. Hal ini semata-mata untuk bisa memperkuat keotentikan dari data yang telah terinput di sistem.
Dokumen-dokumen yang bisa jadi pendukung tersebut biasanya adalah berbagai gambar atau foto dari fasilitas sekolah, surat tugas, dokumen administrasi, dokumentasi fasilitas TIK, dan Suart Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak.
Sebelum upload file-file tersebut, pastikan juga bahwa setiap dokumennya ada dalam kualitas terbaik dalam artian jelas dan bisa terbaca dengan mudah serta sesuai dengan format yang telah ditentukan karena hal ini bisa memperlancar proses validasi.
8. Monitoring Status Validasi
Langkah terakhir dari cara verifikasi dan validasi data penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD ini adalah memonitoring status validasi.
Setiap sekolah harus memantau bagaimana proses validasi yang dilakukan oleh pihak Dinas Pendidikan berlangsung. Apabila ada penolakan, maka pihak sekolah bisa melakukan perbaikan dan juga pengunggahan ulang dokumen yang belum tepat.
Pemantauan hasil validasi ini bisa dilakukan dengan mengakses dashboard utama sistem verval. Monitoring hasil validasi bisa pihak sekolah lakukan secara real time dari laman ini.
Status validasi yang muncul diantaranya adalah valid, perlu perbaikan dan ada juga lolos untuk sekolah yang telah berhasil melakukan proses verval.
Itulah 8 langkah cara verifikasi data penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD. Sebagian besar dilakukan langsung oleh pihak sekolah hingga fase pemantauan yang bergantung dari proses validasi oleh pihak Dinas Pendidikan.
Kapan jadwal verval ini berlangsung? Temukan informasi selengkapnya di bagian berikutnya, ya.
Jadwal Verifikasi dan Validasi Data Penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran 2026ย
Seluruh proses verifikasi dan validasi data calon penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran 2026 untuk jenjang SD berlangsung dari 13 Mei 2026 hingga 13 Juni 2026.
Panjangnya durasi ini agar setiap data yang sekolah berikan benar sesuai fakta di lapangan sebelum pihak Kemendikdasmen menetapkan sebagai penerima bantuan.
Data-data yang perlu disiapkan oleh pihak sekolah agar proses verval ini berjalan dengan lancar hingga berhasil diantaranya adalah sebagai berikut:
- Data satuan pendidikan yang sesuai dengan di sistem Dapodik
- Status akreditasi sekolah
- Jumlah total peserta didik
- Jumlah total guru atau tenaga pendidik
- Foto kondisi sarana dan prasarana yang ada di sekolah
- Ketersediaan alat-alat pembelajaran TIK
- Jenis akses internet yang dimiliki sekolah
- Dokumen pendukungย
Itulah beberapa dokumen atau data yang perlu dipersiapkan oleh pihak sekolah untuk bisa melakukan verifikasi dan validasi data penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran jenjang SD.
Penutup
Demikianlah cara verifikasi dan validasi data penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran bagi jenjang SD yang perlu diketahui oleh pihak sekolah seperti operator sekolah atau pun kepala sekolah. ๐ ๐ป
Verifikasi dan validasi data sekolah ini penting agar pihak Dinas Pendidikan bisa memastikan bahwa program bantuan ini bisa sampai ke target yang tepat.
Maka dari itu, tugas pihak sekolah adalah memastikan bahwa data atau dokumen pendukung yang diminta lengkap agar seluruh prosesnya lancar. Pastikan juga tetap melakukan pemantauan status dari dashboard utama sebagai langkah terakhir.
Untuk panduan lebih lengkap dari proses ini bisa dilihat di laman: https://digpem-sd.kemendikdasmen.go.id/.
Terima kasih telah menyimak hingga sejauh ini. Semoga bermanfaat dan semoga proses verifikasi dan validasinya lancar, ya. Aamiin. โบ๏ธ
FAQ
Proses verifikasi dan validasi dalam sekolah proses dalam penerimaan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran.
Dalam konteks penerimaan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran, proses verifikasi meliputi pengecekan data yang sudah ada oleh pihak sekolah. Sementara validasi dilakukan oleh pihak Dinas pendidikan sebagai penyaring dan juga penetap sekolah calon penerima bantuan tersebut.
Verifikasi data memiliki arti sebagai proses memastikan data yang telah terinput agar sesuai dengan aturan. Sementara validasi adalah proses untuk memastikan bahwa data tersebut akurat, relevan, dan sesuai kebutuhan sistem.
Validasi data itu biasanya meliputi sebuah proses verifikasi yang menyatakan bahwa data bersifat bersih, akurat, dan juga siap untuk digunakan.
4 jenis validasi diantaranya adalah prospektif, konkuren, retrospektif, dan revalidasi. Keempatnya menjelaskan bagaimana sebuah bukti tervalidasi dalam konteks berbagai hal.
Referensi:
Cara Verifikasi dan Validasi Data Penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran 2026 [Daring]. Tautan: https://beritadiy.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-7010204195/cara-verifikasi-dan-validasi-data-penerima-bantuan-digitalisasi-pembelajaran-2026
CARA VERIFIKASI DAN VALIDASI DATA BANTUAN DIGITALISASI PEMBELAJARAN 2026 [Daring]. Tautan: htttps://www.youtube.com/watch?v=1MMaOdK9po0
Verifikasi & Validasi Data Sekolah [Daring]. Tautan: https://digpem-sd.kemendikdasmen.go.id/
Langkah Demi Langkah Pelaksanaan Verifikasi dan Validasi bantuan PID oleh Satuan Pendidikan [Daring]. Tautan: https://bbpmpjateng.kemendikdasmen.go.id/langkah-demi-langkah-pelaksanaan-verifikasi-dan-validasi-bantuan-pid-oleh-satuan-pendidikan/
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya




