Advertisement
Source : freepik/@yanalya

19 Contoh Arbitrasi Sosiologi dalam Kehidupan Sehari-hari dan Pengertiannya

Tanpa kita sadari, arbitrasi sering muncul dalam kehidupan sehari-hari kita, lho! Yuk, kita simak!

28 Desember 2025 Evita

Contoh Arbitrasi Sosiologi Nomor 6

Seorang atlet bulu tangkis dituduh menggunakan doping oleh pelatih dari negara lain.

Tak terima atas tuduhan tersebut, atlet dan organisasi bulu tangkis yang menaungi sang atlet pun melaporkan sikap negara penuduh ke BWF atau Federasi Bulu Tangkis Dunia agar bisa ditindaklanjuti.

Hal yang dilakukan atlet di atas adalah contoh dari arbitrasi institusional, karena dia melibatkan BWF, salah satu organisasi independen, untuk membantu menangani permasalahannya.

Contoh Kooptasi dalam Sosiologi beserta Pengertian, Ciri-Ciri dan Dampak


Contoh Arbitrasi Sosiologi Nomor 7

Cici dan Ciko memutuskan bercerai setelah 5 tahun menikah.

Namun, Cici merasa kalau pembagian harta yang Ciko berikan tidak sesuai dengan perjanjian pranikah yang sudah mereka tulis dan sepakati sebelum menikah.

Alhasil, Cici dan Ciko sepakat menyewa arbitrer independen yang mampu membantu mereka menyelesaikan konflik secara kekeluargaan dengan Ciko.

Tindakan yang dilakukan Cici dan Ciko adalah contoh dari penerapan arbitrasi ad hoc, karena mereka menyelesaikan masalahnya secara kekeluargaan dengan bantuan arbitrer independen.

Contoh Arbitrasi Sosiologi Nomor 8

Betha membeli sebuah baju melalui sebuah e-commerce. Namun, setelah satu minggu menunggu, barang yang dia pesan belum juga sampai.

Betha pun mengajukan keluhan pihak e-commerce. Setelah ditelusuri, ternyata ada kesalahan pada pihak ekspedisi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, akhirnya Betha dan pihak ekspedisi meminta bantuan pihak e-commerce sebagai arbitrer untuk mengatasi dan mengawasi permasalahan tersebut. 

Contoh yang dilakukan Betha di atas salah satu penerapan dari arbitrasi ad hoc, karena Betha dan pihak ekspedisi sama-sama menunjuk pihak e-commerce sebagai arbitrer yang mengawasi proses arbitrasi.

Contoh Arbitrasi Sosiologi Nomor 9

Sarah memarahi Murti, salah satu teman kerjanya, yang dia rasa tidak becus dalam melayani pelanggan hingga membuat pelanggan tersebut pergi.

Tak terima dimarahi dan dituduh, Murti pun melawan, hingga adu mulut tidak bisa dihindari.

Karena suasana tempat kerja semakin tak terkendali, mereka sepakat meminta bantuan supervisor mereka untuk membantu mengatasi masalah tersebut.

Tindakan yang dilakukan Sarah dan Murti adalah contoh dari penerapan arbitrasi ad hoc, karena mereka sama-sama menunjuk supervisor sebagai arbitrer.

Contoh Arbitrasi Sosiologi Nomor 10

Warga Kampung Rambutan mengeluh karena keadaan kampung mereka yang semakin bau dan kotor akibat limbah pabrik yang dibuang sembarangan.

Tak hanya itu, adanya pabrik juga membuat jalanan di sekitar kampung menjadi rusak karena sering dilewati truk.

Untuk mengatasi keluhan mereka, warga Kampung Rambutan setuju menggugat pabrik dan membawanya ke pengadilan.

Tindakan yang dilakukan warga Kampung Rambutan adalah contoh dari arbitrasi institusional karena mereka menunjuk arbitrer dan menggugat pabrik secara hukum.

Contoh Arbitrasi Sosiologi Nomor 11

Bono dan teman-temannya melakukan KKN di sebuah desa terpencil di Pulau Jawa.

Penduduk desa setempat menyambut mereka dan memberi tahu beberapa aturan yang harus mereka patuhi selama KKN di sana.

Namun, salah satu teman Bono melanggar aturan hingga membuat penduduk desa murka.

Alhasil, untuk mencari jalan tengah, Bono dan penduduk desa sepakat meminta bantuan sesepuh desa.

Hal yang dilakukan Bono serta penduduk desa adalah contoh arbitrasi ad hoc, karena kedua belah pihak sepakat meminta bantuan sesepuh desa sebagai arbitrer dalam konflik mereka.

Contoh Arbitrasi Sosiologi Nomor 12

Sinta mengajukan protes ke dosennya karena ujian yang seharusnya lulus justru batal diluluskan karena dia dituduh mencontek. 

Padahal, dosen tersebut tidak memiliki bukti apa pun.

Percekcokan pun terjadi antara Sinta dan dosennya. 

Agar tidak menimbulkan masalah yang semakin panjang, Sinta dan dosennya pun sepakat untuk meminta ketua prodi Sinta menjadi pihak ketiga yang mampu membantu menyelesaikan kasus mereka. 

Sikap yang diambil Sinta dan dosennya adalah contoh dari penerapan arbitrasi ad hoc, karena kedua belah pihak menyetujui ketua prodi sebagai arbitrer dalam sengketa tersebut.

Contoh Arbitrasi Sosiologi Nomor 13

Seorang pengguna media sosial menyebarkan berita hoax tentang salah satu produk dari PT Foodie Indonesia.

Karena proses arbitrasi secara kekeluargaan gagal dilakukan, terlebih berita semakin meluas dan merusak nama baik PT Foodie Indonesia, akhirnya perusahaan itu menggugat pengguna media sosial ke pengadilan.

Tindakan yang dilakukan PT Foodie Indonesia adalah contoh dari penerapan arbitrasi institusional, karena perusahaan tersebut menunjuk pengadilan sebagai arbitrer dalam kasusnya.

Halaman:

Advertisement