Source : pixabay.com/Positive_Images

8 Contoh Arkeologi di Indonesia dan Dunia yang Terkenal, dari Prasasti hingga Candi Megah

Arkeologi mengacu pada ilmu yang mempelajari sistem kebudayaan manusia pada masa silam melalui pemeriksaan sistematis atas benda prasejarah.

21 Oktober 2026 Bella Carla
Ringkasan Artikel
  • Arkeologi adalah ilmu tentang kehidupan zaman kuno yang mempelajari kebudayaan manusia melalui peninggalan; tujuannya merekam sejarah budaya, memahami perilaku manusia, menelusuri asal-usul, dan memperkaya pengetahuan sejarah.
  • Contoh terkenal di Indonesia: Candi Borobudur, Situs Megalitikum Gunung Padang, Situs Bawah Air Danau Matano, lukisan cadas Maros (~40.000 tahun), serta situs Balekambang dan Bototumpang yang menggambarkan peradaban Hindu‑Buddha.
  • Contoh penting di dunia: makam Ratu Nefertari (penemuan bagian mumi), Göbekli Tepe (kompleks ritual ~9600 SM yang menantang asumsi asal agama/pertanian), dan Monumen Yonaguni (struktur bawah air yang kontroversial jika buatan manusia).
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Istilah arkeologi didefinisikan sebagai studi tentang budaya manusia dari era yang berbeda dengan menggabungkan ilmu sejarah dan geologi. Nah, salah satu metode untuk mengkaji ilmu ini adalah melalui peninggalan-peninggalan situs purbakala.

Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa destinasi situs purbakala yang bisa menjadi salah satu cara untuk kamu mengenal lebih dekat kehidupan purbakala di Indonesia.

Untuk ulasan lebih lengkapnya, dalam artikel ini kamu bisa temukan contoh arkeologi di Indonesia dan dunia yang terkenal.

Berikut Deretan Contoh Arkeologi di Indonesia dan Dunia yang Terkenal

Contoh Arkeologi di Indonesia dan Dunia
pixabay.com/Positive_Images

Indonesia memiliki banyak penyimpanan sisa-sisa kehidupan masyarakat purbakala yang tak kalah menarik untuk dijelajahi.

Tahukah kamu bahwa Indonesia sendiri termasuk sebagai salah satu negara yang memiliki banyak penemuan arkeologi, lho.

Pada periode tahun 2015-2020, para arkeolog Indonesia telah menemukan beberapa bukti kehidupan manusia purba hingga kecanggihan orang masa lalu. Beberapa di antaranya juga menggambarkan konsep keindahan orang-orang purbakala.

9 Contoh Revolusi yang Pernah Terjadi di Indonesia dan Dunia

Apa yang dimaksud Arkeologi?

Berdasarkan buku pengantar antropologi berjudul Antropologi SMA Kelas XI (2021) yang ditulis Okta Hadi Nurcahyono, arkeologi berasal dari kata archaeo, ‘kuno’, dan logos, ‘ilmu’. 

Sederhananya, arkeologi dapat diartikan bahwa arkeologi adalah ilmu tentang kehidupan zaman kuno.

Selaras dengan hal tersebut, secara etimologis, arkeologi mengacu pada ilmu yang mempelajari sistem kebudayaan manusia pada masa silam melalui pemeriksaan sistematis atas benda prasejarah.

Apa Tujuan dari Arkeologi?

Diketahui, arkeologi memiliki tujuan yang mencakup berbagai aspek dan masih kerap menjadi bahan perdebatan panjang hingga sekarang. Beberapa tujuan utama arkeologi, antara lain:

1. Rekam jejak sejarah kebudayaan

Arkeologi bertujuan merinci dan merekam secara akurat sejarah kebudayaan manusia dari masa lalu.

2. Pemahaman terhadap perilaku manusia

Arkeologi berusaha memahami perilaku manusia pada periode sejarah dan proses perubahan budaya yang terjadi.

3. Penelusuran asal-usul kehidupan manusia

Arkeologi berupaya menelusuri asal-usul kehidupan manusia dengan mempelajari artefak dan struktur bersejarah.

4. Studi mendalam terhadap budaya manusia

Arkeologi bertujuan melakukan studi mendalam terhadap berbagai aspek budaya manusia, terutama pada rentang waktu sebelum dan sesudah perkembangan tulisan.

5. Kontribusi pengetahuan sejarah

Arkeologi bertujuan memberikan kontribusi terhadap pengetahuan sejarah dengan menambahkan informasi baru dan memperluas pemahaman mengenai sumber-sumber sejarah.

Dengan demikian, arkeologi memiliki peran yang sangat signifikan dalam mendalami sejarah dan budaya manusia dari masa lampau, memberikan wawasan yang berharga bagi pemahaman masyarakat secara lebih luas.

Contoh Arkeologi di Indonesia

Indonesia memiliki beragam situs arkeologi yang menawarkan potensi penelitian yang menarik. Adapun beberapa contoh peninggalan arkeologi di Indonesia adalah:

1. Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan salah satu keajaiban arkeologi dan situs bersejarah terpenting di Indonesia yang terletak di Magelang, Jawa Tengah.

Candi ini merupakan candi Buddha terbesar di dunia dan menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di Asia Tenggara dan salah satu situs warisan dunia UNESCO yang paling terkenal di dunia.

Relief-relief dalam candi merekam kisah Jataka, ajaran Buddha, serta gambaran kehidupan sosial, pakaian, dan teknologi masyarakat Nusantara kuno

2. Situs Megalitikum Gunung Padang

Destinasi wisata arkeologi di Indonesia satu ini diperkirakan merupakan tempat pemujaan bagi masyarakat purba yang bermukim di wilayah ini pada sekitar 2000 tahun sebelum masehi,

Situs Megalitikum di Gunung Padang adalah destinasi wisata arkeologi yang berlokasi di Cianjur, Jawa Barat tepatnya di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti. 

Memiliki luas kompleks utama seluas kurang lebih 900 meter persegi, Situs Megalitikum di Gunung Padang terletak pada ketinggian 885 mdpl, dan total luas area keseluruhan situs 3 hektar. 

Hal ini membuat Situs Megalitikum Gunung Padang sebagai kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara.

Situs arkeologi ini pertama kali diteliti pada 1914 oleh pemerintah kolonial Belanda kala itu. Namun, perlahan-lahan situs arkeologi ini mulai terlupakan sebelum kemudian ditemukan kembali pada 1979 oleh penduduk setempat.

Hingga saat ini, destinasi wisata arkeologi di Indonesia ini masih menyimpan banyak misterius yang belum terpecahkan. 

Beberapa pihak menduga bahwa reruntuhan purbakala di situs ini berasal dari zaman Paleolitik, sekitar tahun 22,000-9,500 sebelum masehi. Namun, hingga saat ini usia asli situs arkeologi ini masih terus diteliti. 

Masyarakat setempat juga mengkeramatkan destinasi wisata arkeologi di Indonesia satu ini dan mempercayai bahwa tempat ini adalah tempat Prabu Siliwangi, sosok legendaris Raja Agung Sunda Padjajaran berusaha membangun istana dalam semalam dalam legenda setempat.

3. Situs Bawah Air Matano

Peninggalan arkeologi di Indonesia selanjutnya adalah Situs Bawah Air Matano yang merupakan gugusan situs arkeologi terendam di dasar Danau Matano, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Keberadaan situs ini menunjukkan jika manusia zaman dahulu mulai mengenal dan menguasai teknologi logam sejak awal peradaban besi di Nusantara. Artinya, itu terjadi pada abad 8 Masehi.

4. Gambar Cadas Tertua di Maros, Sulawesi Selatan

Peninggalan arkeologi di Indonesia berikutnya adalah gambar cadas manusia purba tertua yang berada di Maros, Sulawesi Selatan dan diperkirakan cadas tersebut berusia 40.000 tahun.

Lukisan manusia purba ini menerapkan motif stensil tangan dengan warna merah. Hal ini disampaikan dari hasil penelitian melalui pengukuran peluruhan radioaktif uranium serta elemen lain pembentuk mineral di kawasan Leang Bulu Sipong.

5. Situs Balekambang di Batang dan Bototumpang di Kendal, Jawa Tengah

Penemuan kedua situs ini memberikan pengetahuan mengenai peradaban Hindu-Buddha di Jawa Tengah. Kedua situs tersebut juga memberi bukti arkeologis keberadaan Kerajaan Holing di Jawa.

Berdasarkan analisis karbon C-14 di situs Balekambang, ditunjukkan bahwa penanggalannya berasal dari awal abad 7 Masehi. Selain itu, situs Bototumpang mempunyai arsitektur yang mirip dengan situs Balekambang.

Sejarah Singkat, Makna dan Fakta Hari Pahlawan 10 November

Contoh Arkeologi di Dunia

Dilansir dari berbagai sumber, berikut dua penemuan arkeologi paling menarik di dunia:

1. Kaki Ratu Nefertari

Penemuan arkeologi menarik di dunia yang pertama adalah ketika Egyptologist Ernesto Schiaparelli menemukan makam Ratu Nefertari pada tahun 1904.

Ia menemukan sebagian dari kaki mumi dan sandal berkualitas tinggi yang dibuat dengan bahan-bahan alami seperti papirus dan rumput yang mencerminkan gaya waktu itu. Diyakini bahwa kaki tersebut milik Ratu Nefertari, tetapi baru pada tahun 2016 hal itu terbukti.

Para peneliti melakukan rontgen pada kaki yang ditemukan tersebut, mereka menyimpulkan bahwa itu adalah kaki perempuan dengan tinggi sekitar 5 kaki 5 inci (sekitar 1,5 m), yang berusia antara 40 dan 60 tahun ketika dia meninggal-usia yang sama dengan Nefertari.

Seperti diketahui, Nefertari adalah istri Ramses II, yang memerintah Mesir dari 1279-1213 SM dan dianggap sebagai salah satu ratu Mesir yang paling terkenal, bersama dengan Cleopatra dan Hatshepsut.

2. Gobekli Tepe

Göbekli Tepe di Turki bukan sekadar tumpukan batu tua. Situs ini diyakini dibangun sekitar 9600 SM, menjadikannya sebagai struktur religius tertua yang diketahui umat manusia. 

Menurut arkeolog Klaus Schmidt (2011), situs ini dibuat sebelum manusia mengenal pertanian, yang menggugurkan keyakinan lama bahwa spiritualitas muncul setelah kehidupan menetap.

Di sana terdapat pilar-pilar setinggi enam meter berbentuk huruf T, dihiasi ukiran hewan dan simbol misterius. 

Kompleksitas arsitekturnya menunjukkan bahwa pemburu-pengumpul masa itu memiliki kapasitas organisasi dan simbolisasi yang jauh lebih maju dari dugaan sebelumnya. Bahkan, Göbekli Tepe sering dijuluki “Stonehenge sebelum Stonehenge”.

Implikasinya sangat besar: mungkin agama bukan lahir sebagai hasil budaya menetap, tapi justru sebaliknya, pertanian berkembang karena kebutuhan untuk menopang kegiatan religius. Teori ini mengubah cara kita melihat akar peradaban manusia secara menyeluruh.

3. Monumen Yonaguni

Di kedalaman laut Okinawa, Jepang, penyelam Masaaki Kimura menemukan struktur batu kolosal yang menyerupai piramida, tangga, dan teras-teras buatan. Struktur ini disebut sebagai Monumen Yonaguni, dan memantik perdebatan besar.

Masaaki Kimura, arkeolog asal Jepang, bahkan sejak seperempat abad lalu telah mengklaim bahwa bentuk geometris dan sudut-sudut tajam pada batu tersebut merupakan bukti intervensi manusia. Jika benar, maka Monumen Yonaguni bisa jadi sisa peradaban yang telah ada sekitar 10.000 tahun yang lalu sezaman dengan Göbekli Tepe.

Namun banyak akademisi konservatif masih skeptis dan enggan menyelidiki lebih lanjut. Padahal jika benar buatan manusia, Yonaguni bisa menjadi Atlantis-nya Asia Timur.

Seiras dengan akademisi dan peneliti, banyak media online pun enggan untuk menjamahnya. Seolah laut menyimpan bukan hanya kota yang hilang, tapi juga cerita yang sengaja diredam.

6 Contoh Prasasti Berbagai Daerah di Indonesia Beserta Penjelasannya

Nah, di atas tadi adalah informasi terkait contoh arkeologi di Indonesia dan dunia yang terkenal yang bisa Mamikos bagikan kepada kamu.

Bagi kamu yang ingin mengulik lebih banyak lagi tentang informasi edukasi lainnya, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.

FAQ

Siapakah arkeolog terkenal di Indonesia?

Indonesia memiliki sejumlah arkeolog terkenal dan berpengaruh yang diakui secara nasional maupun internasional. Berkat dedikasi mereka, berbagai situs sejarah penting di Indonesia berhasil diselamatkan dan diteliti.

Siapa bapak arkeologi Indonesia?

Bapak Arkeologi Indonesia adalah Prof. Dr. Mundardjito (akrab disapa Pak Otti).

Apa penemuan arkeologi terbaru di Indonesia?

Salah satu penemuan arkeologi penting di Indonesia adalah artefak alat batu berusia 1,04 juta hingga 1,48 juta tahun di Situs Calio, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, yang dipublikasikan dalam jurnal Nature pada Juli 2025.

Apa situs arkeologi tertua di dunia?

Situs arkeologi tertua di dunia yang diakui secara luas adalah Lomekwi 3 di Kenya, Afrika, dengan perkiraan usia sekitar 3,3 juta tahun.

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah