Advertisement
Source : unsplash.com/@lycs

20 Contoh Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) beserta Ciri-ciri dan Penjelasannya

Jika kamu sedang mencari contoh Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) yang disertai dengan ciri-ciri dan penjelasannya, maka kamu dapat menemukan jawabannya pada artikel berikut.

30 Juni 2024 Zuly Kristanto

20 Contoh Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) beserta Ciri-ciri dan Penjelasannya – BUMS merupakan kependekan dari Badan Usaha Milik Swasta.

Berbeda dengan BUMN yang tujuan pendiriannya untuk tidak mencari keuntungan. BUMS justru didirikan dengan tujuan mencari keuntungan semaksimal mungkin.

Perbedaan lain antara BUMN dengan BUMS adalah dari sisi permodalannya. BUMN modalnya berasal dari pemerintah, sedangkan BUMS modalnya bisa berasal dari sekelompok orang atau hanya satu orang saja.

Badan Usaha Milik Swasta dalam Statusnya Terhadap Pemerintah

Contoh Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) Beserta Ciri-ciri dan Penjelasannya
unsplash.com/@lycs

Meskipun BUMS bukan milik pemerintah, tetapi dalam pengelolaan atau entitas bisnisnya BUMS tetap tunduk dengan peraturan yang ditentukan oleh pemerintah Indonesia.

Sehingga walau tidak dimiliki oleh pemerintah, tetapi BUMS tetap melakukan kegiatan produksi sesuai dengan aturan yang telah ditentukan oleh undang-undang.

BUMS memang diizinkan melakukan kegiatan produksi, namun kegiatan yang diproduksinya tidak diperkenankan mengelola sumber daya strategis.

Hal ini dikarenakan kalau sampai terjadi pihak swasta mengelola sumber daya strategis. Artinya BUMS tersebut telah melanggar pasal 33 UUD 1945.

Ciri-ciri Badan Usaha Milik Swasta

Supaya kamu bisa lebih memahami tentang BUMS, kamu harus memahami karakter dari BUMS. Tentang ciri-ciri dari BUMS adalah sebagai berikut:

1. Swasta Memiliki Seluruh Modal

Perbedaan mendasar antara BUMN dengan BUMS adalah kepemilikannya. Jika BUMN pemilik sekaligus pemodalnya adalah negara.

Pemilik sekaligus pemodal dari BUMS adalah pihak swasta baik perorangan maupun suatu kelompok tertentu.

Hal ini yang kemudian menjadi penyebab pemerintah tidak didaftarkan sebagai pemilik pada sebuah perusahaan swasta.

2. Orientasinya Pada Profit

Ciri-ciri selanjutnya dari BUMS yaitu orientasinya adalah profit. Orientasi ini tentu sangat berbeda apabila dibandingkan dengan perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah.

Sebab, perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah outfitnya adalah mengutamakan dan mengoptimalkan pemberian pelayanan publik.

Di samping itu, cakupan yang dimiliki oleh sektor yang dikuasai oleh BUMS sangat berbeda apabila dibandingkan dengan BUMN.

3. Laba Dibagi Berdasarkan Porsi Kepemilikan Perusahan

Contoh selanjutnya dari ciri-ciri BUMS adalah dari segi pembagian hasil atau laba diperoleh. Di saat pembagian hasil atau laba. Pembagiannya dilakukan secara transparan dan senantiasa mengedepankan sisi keadilan.

Pembagian modal tidak dilakukan setara atau sama. Namun, pembagiannya dilakukan sesuai dengan besar atau kecilnya kepemilikan modal pada suatu perusahaan.

Halaman:

Advertisement