Contoh Bakteri Gram Positif dan Negatif beserta Perbedaannya Lengkap
Berbagai penyakit yang mungkin pernah kamu alami ternyata merupakan infeksi dari contoh bakteri Gram positif dan negatif, lho. Apa saja contog bakteri tersebut?
3. Bacillus anthracis
Merupakan contoh bakteri Gram positif penyebab penyakit antraks. Bakteri ini memiliki endospora yang tahan terhadap lingkungan yang ekstrem, sehingga dapat bertahan di tanah atau bahan organik yang terkontaminasi.
4. Clostridium tetani
Contoh bakteri Gram positif dan negatif dalam kelompok bakteri Gram positif ini menyebabkan penyakit tetanus dengan memproduksi toksin yang menyebabkan kekakuan otot.
5. Enterococcus faecalis
Bakteri ini sering ditemukan di saluran pencernaan manusia dan hewan. Meskipun biasanya tidak menyebabkan masalah, beberapa strain dapat menyebabkan infeksi saluran kemih, endokarditis, dan infeksi lainnya.
6. Listeria monocytogenes
Listeria monocytogenes merupakan contoh bakteri Gram positif penyebab utama infeksi makanan yang disebut listeriosis.
Bakteri tersebut merupakan bakteri patogen yang mampu bertahan dalam kondisi yang ekstrem, termasuk dalam suhu dingin seperti yang ditemukan di dalam kulkas.
7. Corynebacterium diphtheriae
Bakteri ini menyebabkan penyakit difteri yang mempengaruhi tenggorokan dan selaput lendir hidung.
Salah satu bakteri Gram tersebut menghasilkan toksin yang dapat menyebabkan pembentukan lapisan tebal di tenggorokan dan hidung yang menyebabkan kesulitan bernapas.
8. Lactobacillus
Sejumlah spesies Lactobacillus merupakan contoh bakteri Gram positif yang umumnya ditemukan di saluran pencernaan manusia dan hewan serta pada makanan fermentasi seperti yoghurt.
Beberapa strain Lactobacillus juga dianggap sebagai bakteri probiotik yang menguntungkan bagi kesehatan saluran pencernaan.
9. Clostridium perfringens
Contoh bakteri Gram positif dan negatif dalam klasifikasi bakteri Gram positif yang merupakan penyebab utama keracunan makanan.
Racun tersebut disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi oleh toksin yang dihasilkan oleh bakteri ini.
Selain itu, C. perfringens juga dapat menyebabkan infeksi pada luka terbuka atau luka operasi.
10. Streptococcus mutans
Merupakan penyebab utama kerusakan gigi dan pembentukan plak gigi. S. mutans biasanya ditemukan di dalam mulut dan dapat mengubah gula menjadi asam yang merusak gigi.
11. Bacillus cereus
Selanjutnya, Bacillus cereus dapat menyebabkan dua jenis keracunan makanan, yaitu sindrom muntaber dan sindrom penyakit makanan.
Hal ini sering kali terkait dengan konsumsi makanan yang terkontaminasi, apalagi makanan yang disimpan dalam suhu ruangan yang tidak tepat.

