Contoh Bioteknologi Konvensional beserta Mikroorganismenya Lengkap dengan Manfaat dan Ciri-cirinya
Tanpa kita sadari, bioteknologi telah banyak membantu kehidupan manusia sejak zaman dahulu. Contohnya pun banyak dan mudah ditemukan.
Manfaat Bioteknologi Konvensional
Dari semua contoh bioteknologi konvensional pada bagian sebelumnya, maka bisa terlihat kesamaan manfaatnya dalam pengolahan makanan.
Apa saja manfaat dari bioteknologi konvensional? Simak poin-poin berikut ini:
- Bioteknologi konvensional bermanfaat dalam menambahkan kandungan gizi pada produk pangan baik itu makanan maupun minuman.
- Rata-rata produksi makanan-makanan fermentasi dilakukan dalam jumlah banyak sehingga hal ini mampu membuat lapangan pekerjaan sehingga kesejahteraan masyarakat pun meningkat.
- Bioteknologi konvensional juga membantu industri pangan meningkat sehingga komoditas produksi dan perdagangan pun membaik.
- Pemanfaatan bioteknologi konvensional juga mampu membantu melakukan promosi produk industri baik di dalam maupun ke luar negeri.
Demikianlah beberapa manfaat dari keberadaan bioteknologi konvensional. Ternyata tidak serta merta hanya mampu menghasilkan makanan namun mampu juga menaikkan taraf ekonomi masyarakat.
Ciri-ciri Bioteknologi Konvensional
Untuk bisa mengkategorikan apakah suatu barang merupakan contoh bioteknologi konvensional atau bukan, kamu perlu tahu ciri-cirinya.
Berikut ini ciri-ciri dari bioteknologi konvensional:
Adanya teknik fermentasi
Ciri pertama dari bioteknologi konvensional adalah adanya penggunaan teknik fermentasi.
Secara sederhana, fermentasi merupakan proses perubahan gula menjadi energi yang dilakukan oleh mikroorganisme.
Menjadi budaya sejak lama
Ciri berikutnya dari bioteknologi konvensional adalah fakta bahwa telah menjadi budaya sejak lama yang bahkan sebelum zaman modern.
Saurabh Bhatia mengungkapkan bahwa bioteknologi tradisional atau konvensional sudah ada bahkan sejak tahun 2000 SM yang ditemukan secara tidak sengaja.
Menggunakan mikroorganisme langsung
Pada bioteknologi konvensional, mikroorganisme atau bakteri benar-benar dimanfaatkan secara utuh dan langsung.
Artinya, tidak ada persiapan atau proses lain sebelum fermentasi yang sungguh berbeda dengan bioteknologi modern.
Tidak memodifikasi genetik
Ciri lain dari bioteknologi konvensional adalah tidak adanya modifikasi genetik seperti pemanipulasian gen pada saat produksi produk.
Untuk pengolahan makanan
Bioteknologi konvensional sebagian besar dimanfaatkan dalam pengolahan makanan dan minuman. Contoh produknya adalah miso, cuka, bir, anggur, acar, kimchi, mentega, keju, tape, tempe, dan kecap.
Itulah ciri-ciri dari bioteknologi konvensional yang harus kamu tahu. Konvensional atau tradisional berarti prosesnya sederhana dan tidak ada modifikasi yang rumit.
Penutup
Demikianlah penjabaran mengenai contoh bioteknologi konvensional, mikroorganisme yang berperan, dan manfaat serta cirinya. ðŸ¦
Bioteknologi konvensional memanfaatkan mikroorganisme secara utuh tanpa modifikasi genetik dan menggunakan proses yang sederhana untuk menghasilkan produk. 🔬
Produknya rata-rata merupakan makanan dan minuman yang gampang kamu temui baik di rumah, di swalayan, restoran, dan lain-lain.
Terimakasih sudah membaca sejauh ini, ya. Semoga bermanfaat! 😊
FAQ
Contoh bioteknologi konvensional antaranya adalah pembuatan tempe, roti, keju, yoghurt, dan kecap.
Produk bioteknologi konvensional pada bidang pertanian contohnya adalah hidroponik, kultur jaringan, dan pembastaran.
Tempe termasuk bioteknologi konvensional. Alasannya karena pembuatannya yang menggunakan alat dan proses sederhana. Pembuatan tempe memanfaatkan mikroorganisme bakteri Rhizopus oligosporus.
Sosis juga merupakan produk makanan yang pengolahannya melalui proses bioteknologi, tepatnya bioteknologi konvensional karena alat serta prosesnya pun sederhana seperti tempe.
Madu tidak termasuk bioteknologi.
Referensi:
20 Contoh Bioteknologi Konvensional Beserta Mikroorganismenya [Daring]. Tautan: https://tirto.id/contoh-bioteknologi-konvensional-beserta-mikroorganismenya-gT1t
20 Contoh Bioteknologi Konvensional dan Mikroorganisme yang Digunakan [Daring]. Tautan: https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20231227111252-569-1042150/20-contoh-bioteknologi-konvensional-dan-mikroorganisme-yang-digunakan
Pengertian Bioteknologi Konvensional: Ciri, Manfaat, dan Contohnya [Daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-bioteknologi-konvensional/
Halaman:

