31 Contoh Budaya Asing yang Positif dan Negatif yang Masuk Indonesia
Budaya asing memiliki pengaruh untuk budaya lokal, lho. Apa saja pengaruhnya? Semuanya akan dibahas lengkap di sini.
31 Contoh Budaya Asing yang Positif dan Negatif yang Masuk Indonesia – Siapa yang suka nonton Kpop? Nah, Kpop termasuk salah satu bentuk budaya Korea yang lekat sekali dengan Indonesia.
Sebenarnya seiring industri digital makin canggih, maka pertukaran budaya antar negara juga makin cepat dan masif.
Agar makin paham, yuk simak pengertian hingga beberapa contoh budaya asing yang positif dan negatif dari Mamikos berikut ini.
Pengertian Budaya Asing
Daftar Isi [hide]

Sebelum masuk ke pembahasan contoh budaya asing yang positif dan negatif, yuk pahami pengertian budaya asing dulu, ya.
Budaya asing merujuk pada norma-norma, nilai, bahasa, tradisi, serta kebiasaan, yang berasal dari suatu negara tertentu dan tidak berasal dari budaya lokal tempat budaya tersebut diterapkan.
Fenomena budaya asing dapat mencakup pengaruh dari berbagai sumber, termasuk globalisasi, migrasi, media massa, teknologi, dan interaksi antar negara.
Budaya asing seringkali membawa nuansa baru ke dalam suatu masyarakat lalu menciptakan keragaman dan perubahan dalam pola hidup sehari-hari.
Nah, setelah membahas pengertian budaya asing, mungkin kamu akan lebih tertarik mempelajari tentang contoh budaya asing yang positif dan negatif di pembahasan selanjutnya.
Contoh Budaya Asing yang Positif

Advertisement
Kini saatnya membahas contoh budaya asing yang positif dan negatif. Yuk, bahas tentang contoh budaya asing yang positif dulu!
1. Kuliner Internasional
Pernah makan spageti? Itu adopsi dari budaya kuliner Italia, lho.
Adopsi masakan dari berbagai belahan dunia membawa variasi rasa dan nutrisi yang dapat memperkaya kuliner lokal, termasuk di Indonesia.
Restoran yang menyajikan makanan internasional memungkinkan masyarakat bisa mengeksplorasi dan mengapresiasi keanekaragaman kuliner global.
2. Bahasa Asing
Pembelajaran bahasa asing dapat membuka pintu peluang untuk komunikasi lintas budaya, serta memfasilitasi kerja sama global dalam bisnis, pendidikan, dan diplomasi.
Keterampilan berbahasa asing dapat meningkatkan pemahaman dan toleransi terhadap budaya-budaya lain.
Tak heran jika selain bahasa Inggris, sekarang masyarakat banyak yang ingin belajar bahasa mandarin, korea, dsb.
3. Seni dan Hiburan
Film, musik, seni rupa, dan pertunjukan dari budaya asing memberikan wawasan baru dan menginspirasi kreativitas.
Interaksi dengan karya seni dari berbagai negara dapat menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap keberagaman ekspresi manusia.
Dalam hal ini, contoh yang paling relevan adalah Kpop. Bukankan industri Kpop hampir menjelajahi seluruh negara di dunia?