Contoh Cerita Inspiratif tentang Indahnya Kebersamaan dan Keberagaman
Kebersamaan dan keberagaman sudah menjadi nilai-nilai yang tertanam dalam masyarakat Indonesia. Nah, berikut adalah beberapa contoh cerita inspiratif tentang kebersamaan dan keberagaman.
Contoh Cerita Inspiratif tentang Indahnya Kebersamaan dan Keberagaman 2

Tony sangat terkejut saat melihat bahwa salah seorang teman satu regunya berasal dari Afrika dan berkulit hitam.
Hal itu menambah kesan misterius dan menakutkan, sehingga tanpa sadar, Tony pun memasang sikap permusuhan pada teman dari Afrika itu.
Namanya adalah Diallo dan ia baru berusia 23 tahun. Mengetahui hal tersebut, Tony semakin tidak suka dengannya.
Dalam benak Tony, latar belakangnya yang berasal dari Afrika saja sudah membuatnya menakutkan, apa lagi usianya yang masih sangat muda, berbeda tujuh tahun dengan Tony.
Pastilah si Diallo ini tidak akan mau menurut dan terus membangkang.
Sebagai pemimpin regu, Tony pun bersikap tegas. Tapi, sikap tegasnya itu meningkat berkali-kali lipat saat berhadapan dengan Diallo.
Tak jarang Diallo harus melakukan push up dan sit up dua kali lebih banyak dari teman-temannya yang lain. Namun, alih-alih kesal, Diallo menjalani semua itu tanpa banyak protes.
Hal ini membuat Tony semakin kesal. Ia pun mulai melontarkan berbagai macam jenis umpatan dan sumpah serapah untuk Diallo.
Lagi-lagi pemuda itu tetap tenang. Pandangannya selalu lurus dan suaranya selalu lantang dan mantap saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Tony.
Suatu hari, regu Tony mendapatkan tugas untuk menyelinap masuk ke sarang teroris. Mereka harus menyelamatkan para sandera lalu menangkap para teroris hidup-hidup.
Tony dan regunya pun bersiap. Mereka menyusun rencana yang matang dan mulai melaksanakannya.
Butuh waktu cukup lama bagi regu Tony untuk menyelamatkan seluruh sandera. Mereka berhasil melakukannya secara diam-diam.
Akan tetapi, saat Tony hendak menyelinap keluar setelah memastikan seluruh sandera dan rekannya selamat, tiba-tiba seorang teroris muncul dan menodongkan senjata.
Tony hendak berkelit, tapi seorang teroris muncul dan hendak memukulnya dari belakang. Tiba-tiba, seseorang menembak dari kejauhan.
Bidikannya sangat tepat dan akurat, menghantam kaki dan tangan dua teroris tersebut. Seketika itu juga mereka terkapar ke lantai.
Tony terkejut dan memandang berkeliling, berusaha mencari asal tembakan tersebut.
“Anda baik-baik saja, Kapten?” tanya Diallo yang tiba-tiba muncul di samping Tony bersama beberapa tentara lainnya.
Mereka segera membekuk para teroris yang terluka dan membawa mereka pergi. Sementara Diallo membantu Tony keluar dari gedung.
Halaman:

