Advertisement
Source : canva.com/@ibreakstock

15 Contoh Culture Shock beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya

Culture shock merupakan keadaan gegar budaya yang terjadi akibat individu masuk ke lingkungan baru yang memiliki budaya berbeda dengannya. Simak contoh, penyebab dan cara mengatasinya, yuk!

31 Oktober 2024 Citra

Cara Mengatasi Culture Shock

Nah, tadi kamu sudah menyimak beberapa contoh culture shock, sekarang saatnya kamu mengetahui cara mengatasi culture shock. Simak, ya!

1. Menyadari dan Menerima Perasaan Tidak Nyaman

Seseorang yang mengalami culture shock perlu menerima kenyataan jika dirinya memang tidak mengetahui apa yang tengah dihadapinya.

Dengan begitu orang tersebut akan memiliki rasa ingin tahu untuk mengenal, memahami serta mencari tahu hal baru yang belum diketahuinya, khususnya dalam hal budaya.

Ringkasan Materi Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka

2. Open Minded

Individu harus dapat memahami perbedaan yang ada di lingkungan barunya.

Contohnya adat istiadat dan norma, kebiasaan, tingkah laku, agama, makanan, cara bersosialisasi serta hal lainnya.

Contoh, seseorang yang beragama Hindu dan tidak pernah mengonsumsi sapi, mungkin akan terkejut saat tinggal di lingkungan dengan dominan muslim di pulau Jawa.

Pada awalnya, orang tersebut pasti akan merasa frustasi karena selama ini menganggap sapi merupakan binatang suci yang tidak boleh dikonsumsi.

Untuk mengatasinya, dia harus membiasakan berpikiran terbuka. Selain itu, dia harus menyadari bahwa tidak semua orang menganut agama yang sama dengannya dan menganggap sapi suci.

3. Terbuka dengan Kesempatan Baru

Keterbukaan untuk menyikapi hal baru dan berbeda sebagai kesempatan untuk belajar dan mendapat pengalaman baru, merupakan salah satu cara untuk mengatasi culture shock.

Contohnya, seseorang menghadiri kegiatan rutin di lingkungan tempat tinggalnya tanpa rasa takut dan berusaha tampil percaya diri.

Dengan bersikap demikian, maka kebiasaan serta budaya yang berlaku di lingkungan baru akan bisa lebih kamu pahami.

4. Bersosialiasi

Untuk bisa menerima hal baru di lingkungan atau masyarakat yang baru, kamu harus lebih mengenal lingkungan barumu.

Cobalah bersosialisasi dengan komunitas lokal dengan berteman dan menjadi bagian dari komunitas tersebut.

Mintalah bimbingan bagaimana menyesuaikan diri dengan norma dan budaya lokal kepada orang-orang dalam komunitas tersebut.

5. Bergabung ke Komunitas Mahasiswa Internasional

Jika kamu merupakan pelajar internasional yang mengalami culture shock saat sedang belajar ke luar negeri, maka kamu bisa mencoba untuk bergabung ke komunitas mahasiswa internasional.

Di sana, kamu bisa mendapatkan teman yang memiliki kekhawatiran sama denganmu dan meminta bimbingan pada mahasiswa yang berhasil beradaptasi dengan budaya lokal.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan dukungan moral serta motivasi yang akan meredakan stresmu saat mencoba beradaptasi dengan budaya yang sama sekali baru bagimu.

Halaman:

Advertisement