Advertisement
Source : sampoernauniversity.ac.id

12 Contoh Daftar Riwayat Hidup yang Baik dan Benar Serta Cara Membuatnya

Untuk membuat contoh daftar riwayat hidup yang baik dan benar perlu beberapa hal yang harus diperhatikan.

29 Oktober 2023 Mamikos

Macam-macam Daftar Riwayat Hidup

Daftar riwayat hidup ternyata ada 2 macam. Tak banyak orang yang tahu, tapi dari macamnya ini, akhirnya bisa diketahui daftar riwayat hidup yang mana yang sebaiknya digunakan:

1. Daftar riwayat hidup berdasarkan urutan kronologis

Daftar riwayat hidup yang satu ini, paling banyak digunakan oleh kebanyakan orang.

Jenis daftar riwayat hidup yang satu ini mengedepankan mengedepankan pendidikan dan pengalaman kerja dalam urutan kronologis.

Baik digunakan bila seseorang mempunyai tipe perkerjaan yang sama sepanjang karir seseorang, sehingga daftar riwayat hidup model ini akan memperlihatkan perkembangan karir seseorang.

Daftar riwayat hidup seperti ini lebih disenangi oleh sejumlah perusahaan, karena format susunannya yang dimulai dengan pengalaman kerja paling baru.

12 Contoh Deskripsi Diri CV yang Menarik di Mata HRD

2. Daftar riwayat hidup yang kedua ini adalah daftar riwayat hidup berdasarkan keterampilan

Jenis daftar riwayat hidup ini lebih terfokus pada keterampilan dibanding pengalaman kerja.

Fungsinya adalah untuk meyakinkan pemberi kerja bahwa seseorang mempunyai keterampilan yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Daftar riwayat hidup yang satu ini ini cocok untuk para fresh graduate dan orang yang ingin berganti pekerjaan ke bidang yang berbeda dengan bidang kerjanya dulu.

15 Contoh CV Bahasa Inggris Menarik beserta Artinya

Tujuan Pembuatan Daftar Riwayat Hidup

Membuat dan menyusun Daftar Riwayat Hidup bukan semata-mata tanpa bertujuan.

Agar tak semakin penasaran, berikut adalah tujuan pembuatan Daftar Riwayat Hidup yang perlu diketahui dan dipelajari:

  1. Daftar riwayat hidup atau resume bagi pelamar pekerjaan adalah mendeskripsikan kemampuan yang dimiliki dengan cara realistis dan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Tingkat relevansinya tergantung dari teknik evaluasi yang dilakukan pelamar.
  2. Daftar riwayat hidup secara umum dibuat untuk melamar sebuah pekerjaan. Di samping itu juga bisa untuk mendaftar beasiswa, seminar, lomba-lomba dan sebagai lampiran pendukung ketika mengirim sebuah tulisan baik ke surat kabar yang berbentuk opini dan cerpen atau dalam bentuk buku ke penerbit. Tidak hanya itu, ketika kita menulis skripsi atau tesis, biasanya akan di lampirkan pula CV dari seorang penulisnya.
  3. Daftar riwayat hidup atau resume, bagi perusahaan yang membuka lowongan kerja adalah mempermudah mengevaluasi kompetensi dan bakat pelamar yang memiliki relevansi dengan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan.

Halaman:

Advertisement