Contoh Dekomposisi Informatika dalam Kehidupan Sehari-hari beserta Penjelasannya
Dekomposisi melibatkan pemecahan suatu masalah atau sistem kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola.
5. Dekomposisi Lanjutan (Opsional
Jika masih ada kompleksitas dalam subsistem, lakukan dekomposisi lebih lanjut untuk memecahnya menjadi unit yang lebih kecil dan terkelola.
6. Pengembangan Subsistem
Kembangkan masing-masing subsistem secara terpisah. Ini bisa dilakukan oleh tim yang berbeda, memungkinkan pengembangan paralel.
7. Integrasi dan Pengujian
Setelah semua subsistem selesai dikembangkan, lakukan integrasi mereka menjadi satu kesatuan sistem dan lakukan pengujian menyeluruh untuk memastikan keseluruhan sistem berfungsi dengan baik.
8. Pemeliharaan dan Perbaikan
Sistem akan terus memerlukan pemeliharaan dan perbaikan. Dengan struktur dekomposisi yang baik, tugas ini dapat dilakukan lebih mudah dan efisien.
Dalam praktiknya, dekomposisi dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai teknik dan pendekatan, termasuk pemecahan masalah secara hierarkis, analisis berorientasi objek, dan lain sebagainya.
Pemilihan teknik dekomposisi yang tepat akan sangat tergantung pada sifat sistem yang sedang dikerjakan.
Jenis-jenis Dekomposisi
Dalam ilmu komputer, ada berbagai jenis dekomposisi menurut apa yang diurai. Berikut penjelasannya.
- Dekomposisi perangkat lunak, yaitu proses untuk mengurai sistem pada perangkat lunak atau aplikasi sehingga menjadi modul yang lebih sederhana.
- Dekomposisi data, yaitu proses untuk memecah sistem atau fungsi program sehingga menjadi sub-sub fungsi yang lebih kecil.
- Dekomposisi proses, yaitu tahapan untuk mengurai suatu proses sehingga menjadi langkah-langkah yang lebih sederhana.
- Dekomposisi data, yaitu tahapan untuk memecah suatu informasi atau data sehingga menjadi bagian-bagian yang lebih kecil
- Dekomposisi sistem, yaitu proses untuk mengurai suatu sistem menjadi sub-sub sistem yang lebih sederhana.
Contoh Dekomposisi di Bidang Informatika dalam Kehidupan Sehari-hari
Dekomposisi menjadi alat yang mempermudah manusia untuk memahami suatu permasalahan yang kompleks serta memberikan solusi yang efisien dan efektif terhadap permasalahan yang dihadapi.
Untuk itu perlu adanya contoh dekomposisi dalam kehidupan sehari-hari di bidang informatika sebagai suatu informasi baru. Berikut adalah dua contoh dekomposisi di bidang informatika dalam kehidupan sehari-hari.
1. Membuat Laman Web
Dekomposisi digunakan dalam proses pengembangan dan pembuatan web. Cara yang digunakan untuk mengembangkan dan pembuatan web melalui dekomposisi sebagai berikut.
Menyediakan proses otentikasi dari pengguna yang memungkinkan pengguna menambahkan item yang akan dibeli.
Meningkatkan kemampuan untuk menerima dan memproses berbagai pembayaran digital. Dalam proses ini akan ada data yang disimpan baik itu untuk menambahkan, mengurangi, mengganti pada database yang sudah terbentuk.
Melakukan upgrade aplikasi baik itu penambahan fitur maupun perubahan itu seperti halnya untuk mencari item atau membuat kategori item.
2. Menerjemahkan Bahasa Asing
Dalam pembuatan terjemahan bahasa asing dalam bentuk artikel atau paper, perlu menggunakan dekomposisi. Dekomposisi yang dilakukan melalui membaca dan memahami hasil terjemahan dengan cermat serta mengidentifikasi konteks, struktur kalimat dan makna umum dari teks.
Cara Berpikir Komputasional Lainnya
Diketahui, dekomposisi merupakan langkah awal dalam cara berpikir komputasional, adapun tiga langkah berpikir komputasional lainnya sebagai berikut.
1. Pengenalan Pola
Mengutip buku Riset dan Seminar Sumber daya Manusia oleh Dr. Ir. Edison Siregar, M.M, pengenalan pola merupakan suatu mode yang memanfaatkan komputer untuk menemukan keteraturan yang ada dalam data dan mendapat informasi yang lebih penting. Hal ini bertujuan agar bisa menemukan keteraturan yang sudah ditemukan.
Misalnya, ketika pembuatan artikel dari terjemahan bahasa asing, dalam pengenalan pola, seseorang melakukan rekognisi dan struktur dengan mengatur pola informasi dalam teks. Apakah ada pengantar, pengembangan dan kesimpulan.
2. Abstraksi
Abstraksi merupakan suatu metode berpikir komputasional yang mengutamakan hal-hal yang berhubungan langsung dengan masalah yang sedang dihadapi.
Konsep ini akan meninggalkan berbagai macam hal yang dianggap tidak bisa digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah.
Dalam contoh yang sama dengan pengenalan pola, yaitu ketika membuat artikel dari terjemahan bahasa asing, abstraksi dilakukan dengan memilih informasi utama. Kemudian pada poin-poin penting yang relevan dengan tema atau topik yang ingin dibahas.
Halaman:


