18 Contoh Fungsi atau Peran Lembaga Keluarga beserta Penjelasannya
Apakah kamu tahu kalau keluarga bukan hanya sekadar ibu, ayah dan anak? Yuk, pahami fungsi dan penjelasan lembaga keluarga.
Keluarga adalah bentuk lembaga yang paling dekat dengan kita. Di dalamnya terdapat banyak contoh fungsi atau peran lembaga keluarga.
Sebagai fenomena yang melekat pada tiap individu, lembaga keluarga dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap.
Mulai dari pengertian, jenis, hingga contoh fungsi atau peran lembaga keluarga dan penjelasannya. Untuk mendapatkan informasi lebih jelas, pastikan kamu membaca artikel sampai akhir, ya! 📖✨
Daftar Isi
- Keluarga Menurut Sosiologi
- Keluarga Menurut Beberapa Ahli
- Bentuk Keluarga
- Ikatan Kekerabatan dalam Lembaga Keluarga
- Contoh Fungsi atau Peran Lembaga Keluarga
- Contoh Fungsi atau Peran Lembaga Keluarga : Fungsi Manifes Lembaga Keluarga
- Contoh Fungsi atau Peran Lembaga Keluarga : Fungsi Laten Lembaga Keluarga
- Penutup
Keluarga Menurut Sosiologi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, keluarga disebut dengan satuan kekerabatan yang mendasar dalam masyarakat.
Sedangkan menurut Sosiologi, keluarga merupakan sebuah unit sosial yang terdiri dari individu-individu yang memiliki hubungan darah atau hubungan hukum.
Kumpulan individu ini tinggal bersama dalam satu rumah atau memiliki ikatan emosional yang kuat.
Keluarga menjadi lingkungan sosial yang sering kali menjadi tempat pertama individu belajar tentang nilai, norma sosial, dan interaksi antarpribadi.
Keluarga Menurut Beberapa Ahli
Sebagai salah satu cabang ilmu sosial, Sosiologi tentu memiliki tokoh-tokoh atau ahli yang menyampaikan banyak pandangan beragam tentang adanya fenomena dalam masyarakat.
Pengertian keluarga dalam bidang Sosiologi juga beragam tergantung pada sudut pandang dan teori yang digunakan oleh para Sosiolog.
Pengertian Keluarga Menurut Emile Durkheim
Sebagai seorang tokoh Sosiologi terkenal, Durkheim mendefinisikan keluarga sebagai unit sosial dasar dalam masyarakat.
Ia menganggap keluarga sebagai lembaga sosial yang paling penting dalam menjaga stabilitas sosial dan mengajarkan norma-norma dan nilai-nilai kepada individu.
Pengertian Keluarga Menurut George Murdock
Keluarga dianggap sebagai kelompok sosial yang terdiri dari suami, istri, dan anak-anak mereka yang memiliki hubungan darah atau ikatan pernikahan.
Menurutnya, keluarga adalah lembaga sosial universal yang ditemukan di hampir semua masyarakat.
Pengertian Keluarga Menurut Talcott Parsons
Talcott Parsons mendefinisikan keluarga sebagai unit penyelarasan sosial.
Ia berpendapat bahwa keluarga memiliki dua peran utama yaitu fungsi primer dalam reproduksi dan perawatan anak.
Fungsi sekunder dalam sosialisasi dan penyesuaian individu dengan masyarakat.
Pengertian Keluarga Menurut Peter Berger
Peter Berger menganggap keluarga sebagai lembaga reproduksi sosial. Berger juga berpendapat bahwa keluarga berperan dalam mempertahankan dan mentransmisikan nilai-nilai sosial.
Pengertian Keluarga Menurut Anthony Giddens
Menurut Anthony Giddens, keluarga dianggap sebagai unit cinta dan perasaan.
Ia menekankan pentingnya hubungan emosional dalam keluarga dan bagaimana perubahan sosial dapat memengaruhi dinamika keluarga modern.
Bentuk Keluarga
Jenis atau bentuk keluarga dapat bervariasi berdasarkan struktur dan hubungan antaranggota keluarga.
Berikut adalah jenis atau bentuk keluarga dalam ilmu Sosiologi:
1. Keluarga Inti (Nuclear Family)
Keluarga inti atau nuclear family adalah bentuk paling umum dalam keluarga yang paling banyak ditemui dalam berbagai budaya.
Terdiri dari orang tua dan anak-anak mereka yang tinggal dalam satu rumah tangga.
2. Keluarga Besar (Extended Family)
Keluarga besar atau bisa disebut dengan keluarga diperluas mencakup keluarga inti ditambah anggota keluarga lainnya.
Seperti kakek, nenek, paman, bibi, sepupu, maupun saudara dari generasi yang lebih tua atau lebih muda yang tinggal dalam satu rumah tangga.
3. Keluarga Kumpulan
Keluarga kumpulan terdiri dari beberapa keluarga inti atau keluarga besar yang memutuskan untuk tinggal bersama dalam satu rumah untuk berbagi sumber daya dan tanggung jawab.
Ikatan Kekerabatan dalam Lembaga Keluarga
Ikatan keluarga adalah hubungan dan koneksi emosional, sosial, dan hukum antara individu-individu yang tergabung dalam sebuah keluarga.
Ikatan keluarga menciptakan kerangka kerja penting untuk interaksi sosial, dukungan emosional, dan pertukaran budaya di antara anggota keluarga.
Ikatan Kekerabatan Berdasarkan Tempat Tinggal
- Patrilokal: Setelah menikah, istri mendirikan rumah baru di sekitar tempat tinggal keluarga suami.
- Matrilokal: Setelah pernikahan, suami pindah dan menetap di daerah tempat tinggal keluarga istri.
- Avunkulokal: Pasangan yang telah menikah memilih untuk tinggal di desa atau wilayah yang terdekat dengan tempat tinggal paman atau pihak ibu.
- Neolokal: Suami dan istri memutuskan untuk tinggal di lokasi baru yang berbeda dari kediaman keluarga mereka sebelumnya setelah menikah.
- Natalokal: Suami dan istri yang telah menikah memilih untuk tetap tinggal di rumah keluarga masing-masing, dan mereka hanya bertemu sesekali.
Ikatan Kekerabatan Berdasarkan Garis Keturunan
- Patrilineal: Keluarga yang menganut garis keturunan berdasarkan laki-laki atau ayah.
- Matrilineal: Keluarga yang menganut garis keturunan berdasarkan perempuan atau ibu.
- Bilateral: Keluarga yang menganut garis keturunan dari ayah maupun ibu.
Aspek Penting Ikatan Kekerabatan Lembaga Keluarga
Sebelum membahas mengenai contoh fungsi atau peran lembaga keluarga, berikut adalah aspek penting tentang kekerabatan yang perlu kamu ketahui.
1. Hubungan Darah
Hubungan darah mencakup hubungan biologis antara orang tua dan anak, saudara kandung, kakek-nenek, paman-bibi, sepupu, dan lain sebagainya. Ikatan ini didasarkan pada pewarisan genetik dan keturunan bersama.
Halaman:



