17 Contoh Gejala Sosial Ekonomi, Politik, Hukum, Psikologis, dan Religius
Gejala sosial merupakan segala peristiwa yang terjadi dalam kehidupan masyarakat tradisional maupun modern. Simak contoh gejala sosial ekonomi, politik, hukum, psikologis, dan religius dalam artikel ini.
Berbicara soal faktor penyebab gejala sosial dalam masyarakat, sebenarnya dapat dipengaruhi oleh berbagai hal.
Namun, terdapat dua faktor yang yang menjadi penyebab munculnya gejala sosial, yaitu faktor kultural dan faktor struktural. Untuk penjelasan lengkapnya ada di bawah ini.
1. Faktor kultural
Faktor kultural merupakan nilai yang tumbuh, berkembang dan diterapkan di lingkungan masyarakat. Nah, nilai ini dapat dipengaruhi dan mempengaruhi kehidupan masyarakat.
Misalnya saja, gotong royong atau kerja bakti yang mempunyai dampak positif. Contoh lainnya, seperti kemiskinan dan perilaku menyimpang yang merugikan masyarakat.
2. Faktor struktural
Faktor struktural merupakan suatu keadaan di masyarakat yang dapat mempengaruhi struktur. Terkait hal ini, struktur yang dimaksud adalah pola tertentu yang telah disusun masyarakat.
Misalnya saja, interaksi sosial dengan orang lain dan adanya penyuluhan sosial.
Ciri-ciri Gejala Sosial
Gejala sosial memiliki beberapa ciri yang perlu kamu ketahui. Berikut adalah ciri-ciri dari gejala sosial.
1. Bersifat kompleks
Gejala sosial dapat dikatakan kompleks mengingat di dalamnya terdapat hubungan antarmanusia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Contohnya, faktor agama, budaya, ekonomi, psikologis, dan sosial.
2. Beraneka ragam
Gejala sosial juga punya sifat dan karakteristiknya masing-masing. Misalnya saja, gejala sosial akibat problem ekonomi tidak dapat disamakan dengan gejala sosial akibat masalah budaya, meskipun terdapat hubungan antara berbagai gejala tersebut.
3. Tidak bersifat universal
Gejala sosial juga tidak bersifat umum atau universal karena hanya dipengaruhi oleh suatu kondisi sosial atau budaya masyarakat tertentu saja.
Oleh karena itu, gejala sosial yang muncul di kawasan tertentu belum tentu sama dengan gejala sosial yang muncul di kawasan lainnya.
4. Bersifat dinamis
Ciri gejala sosial yang satu ini muncul dikarenakan mengacu pada perilaku masyarakat yang cenderung dinamis.
Akibatnya, peristiwa dan gejala sosial yang timbul juga menjadi cepat berubah. Misalnya saja, pergantian tren musik yang terus berganti setiap tahunnya.
5. Bersifat kontekstual
Ciri gejala sosial berikutnya adalah bersifat kontekstual, ini artinya gejala sosial memperhatikan situasi yang ada di sekelilingnya, baik itu norma yang berlaku, tradisi, kebiasaan, serta kondisi individu yang ada di sekitarnya.
Halaman:
