Advertisement
Source : https://pixabay.com/@simardfrancois

19 Contoh Hewan Mengalami Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

Pahami lebih dalam mengenai metamorfosis dengan melihat contoh-contoh hewan yang mengalami dua jenis metamorfosis berbeda.

6 Januari 2023 Uyo Yahya

2. Larva

Setelah melewati fase telur, maka tibala fase larva. Pada fase ini larva akan makan dengan banyak.

Namun, tidak perlu khawatir akan kekurangan karena memang sudah tinggal di habitat yang banyak sumber makanannya.

Makanan yang didapatkan larva tidak semua langsung dikonsumsi. Sebagian ada yang disimpan untuk perbekalan pada fase berikutnya yaitu pupa.

3. Pupa

Pada fase pupa, hewan melindungi dirinya pada sebuah kerangka atau kokon. Saat berada dalam kokon, pupa tetap makan dari makanan yang telah disimpannya dari fase larva.

Tidak ada yang tahu pasti berapa lama durasi pupa ini terjadi. Semuanya tergantung dari jenis hewannya dan kesiapan pupa untuk keluar dari kokonnya.

Selama dalam kukun, selain memakan makanan yang telah ditimbun, pupa akan mengalami perubahan bentuk, ukuran, dan juga penampilan.

Saat fase berakhir, maka pupa siap keluar dari kokonnya dan menjalani kehidupan sebagai imago.

4. Imago

Fase terakhir pada metamorfosis sempurna adalah imago. Pada fase ini, hewan sudah dewasa dengan bentuk, penampilan, dan perilaku yang berbeda.

Kini, sudah bisa bergerak lebih cepat, yang tadinya selalu berjalan lambat bisa saja memiliki sayap dan terbang.

Selain itu, tentu saja sudah bisa mencari makanan sendiri dan menghadapi bahaya predator dengan cara bersembunyi atau melawan langsung.

Demikianlah penjelasan dari fase-fase apa saja yang dialami oleh kelompok hewan-hewan yang mengalami metamorfosis sempurna.

Mereka akan terlahir dalam bentuk telur, kemudian menjadi larva, lalu bersemayam dalam kokon, dan terakhir terlahir kembali menjadi hewan dewasa yang benar-benar berbeda dari bentuk, penampilan, dan perilakunya.

Lalu, bagaimana dengan metamorfosis tidak sempurna? Baca penjelasannya di bagian berikut ini, ya!

Metamorfosis Tidak Sempurna

Metamorfosis tidak sempurna adalah metamorfosis yang tidak seekstrim metamorfosis sempurna.

Bila dalam metamorfosis sempurna hewan mengalami perubahan bentuk, ukuran, penampilan, dan perilaku; dalam metamorfosis tidak sempurna, hewan hanya mengalami perubahan ukuran saja.

Berikut ini fase yang dialami oleh hewan-hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna:

1. Telur

Sama seperti pada metamorfosis sempurna, metamorfosis tidak sempurna pun diawali dengan perkawinan induk jantan dan betina. Sel telur induk betina dibuahi oleh sperma induk jantan dan terjadi pematangan telur.

Telur kemudian diusahakan oleh sang induk untuk diletakkan di habitatnya. Selain itu, induk juga memastikan bahwa telurnya ada di tempat yang aman bebas dari gangguan para predator.

Lama fase telur pada metamorfosis tidak sempurna pun tidak semuanya seragam. Semua tergantung dari jenis hewannya masing-masing.

Saat hewan di dalamnya sudah cukup untuk melihat dunia luar, maka akan menetas dengan sendirinya.

Halaman:

Advertisement