Advertisement
Source : Canva/@zuzanna-images

Contoh Cerita Hikayat Putri Hijau Lengkap dengan Strukturnya dalam Bahasa Indonesia

Cerita Hikayat Putri Hijau merupakan salah satu cerita hikayat paling legendaris dari Sumatera dan Aceh yang penuh dengan nilai-nilai kebaikan. Perhatikan contoh ceritanya di sini.

29 September 2024 Zuly Kristanto

Koda

Saat Sultan Aceh tiba di pelabuhan di wilayah kesultanannya. Sultan Aceh segera mengumpulkan rakyatnya. Kepada rakyatnya Sultan Aceh meminta agar mereka melemparkan sebutir telur dan segenggam beras ke laut.

Permintaan Sultan Aceh pun dituruti oleh rakyatnya. Lalu tiba-tiba sebuah keanehan terjadi. Laut yang tiba-tiba tenang menjadi bergelombang. Tanpa ada yang pernah menduga. Dari dalam laut muncul seekor naga yang sangat besar.

Naga yang mengamuk dan membuat Sultan Aceh beserta rombongan dan rakyatnya melarikan diri dari amukannya. Setelah kepergian Sultan Aceh dan seluruh warga dan pasukannya. Tinggalah Putri Hijau yang terbaring di dalam keranda kaca.

Perasaan takut yang dirasakan Putri Hijau seketika sirna setelah sang naga memberitahukan jati dirinya. Setelah mengatakan bahwa dirinya merupakan perwujudan dari Mambang Yazid. Naga segera menggigit keranda kaca dan membawanya ke dalam laut.

Setibanya di dasar laut, Mambang Yazid meminta Putri Hijau untuk menjadi ratu di dasar laut hingga hari akhir tiba.  Dalam kesempatan itu Mambang Yazid berjanji akan sering-sering menemui adiknya. Selepas itu Mambang Yazid pergi. Konon, Mambang Yazid memiliki kerajaan sendiri di Selat Malaka.

20+ Contoh Cerita Hikayat Kerajaan Singkat beserta Strukturnya yang Benar

Unsur Intrinsik Hikayat Putri Hijau

Contoh cerita Hikayat Putri Hijau memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik sebagai bahan utama pembangun cerita. Adapun unsur intrinsik dari cerita hikayat tersebut adalah:

Tema

Tema merupakan gagasan utama dari sebuah cerita. Berawal dari sebuah tema, maka sebuah hikayat dapat disajikan dan dirangkai dengan baik.

Tema pada contoh cerita Hikayat Putri Hijau adalah sepasang pengorbanan seorang kakak bagi adiknya.

Tokoh

Tokoh adalah figur atau pemain dalam sebuah cerita. Adapun tokoh cerita dalam contoh Hikayat Putri Hijau adalah Sultan Deli, Sultan Aceh, Mambang yazid, Mambang Khayali, Putri Hijau, pasukan Kesultanan Deli, dan pasukan Kesultanan Aceh.

Penokohan

Penokohan adalah penggambaran perangai atau watak yang dimiliki para tokoh cerita.

Penokohan Sultan Deli adalah baik, arif, bijaksana, sayang pada anaknya.

Penokohan Sultan Aceh adalah keras kepala, tidak mau mengalah, gampang terpancing emosinya.

Penokohan Putri Hijau adalah baik hati, penyayang, teguh pada pendiriannya.

Penokohan Mambang Yazid adalah tegar, penyayang, bijaksana, berani berkorban untuk adiknya.

Penokohan Mambang Khayali adalah baik, pemberani, rela berorban untuk adiknya,

Halaman:

Advertisement