7 Contoh Hikmah Beriman kepada Qada dan Qadar bagi Muslim dalam Kehidupan Sehari-hari
Umat muslim harus mengimani seluruh aspek dalam rukun iman, termasuk rukun iman yang keenam yaitu iman kepada qada dan qadar.
Dengan begitu, seorang muslim akan mendapatkan ketenangan batin atau jiwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karena ia senantiasa merasa puas dengan apa yang telah digariskan oleh Allah SWT.Â
Dimana jika berhasil atau mendapatkan nikmat ia akan merasa bersyukur, dan sebaliknya, jika mendapatkan musibah atau kemalangan maka ia akan bersabar dan gigih untuk berusaha lebih baik.
Hikmah 3: Melatih Diri untuk Senantiasa Bersyukur, Bersabar, dan Bertawakal
Contoh hikmah beriman kepada qada dan qadar yang selanjutnya yaitu dapat melatih diri untuk senantiasa merasa bersyukur, bersabar, serta betawakal. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini merupakan bagian dari takdir Allah SWT.Â
Sebabnya, kita harus senantiasa merasa bersyukur jika diberikan suatu kenikmatan. Pun ketika dihadapkan dengan suatu musibah, kita harus senantiasa bersabar dan lebih bertawakal karena ujian juga merupakan bentuk lain dari nikmat Allah SWT.
Dengan begitu, kita tidak akan mudah untuk berputus asa dalam menghadapi ujian.
Hikmah 4: Menumbuhkan Sifat Optimis dan Kerja Keras
Contoh hikmah beriman kepada qada dan qadar juga dapat menumbuhkan sikap optimis dan selalu bekerja keras. Meskipun Allah SWT telah menetapkan takdir untuk hambanya, sebagai umat muslim kita diajarkan untuk senantiasa optimis, ikhtiar, dan bertawakal.
Mengimani qada dan qadar bukan berarti kita harus bersikap pasif atau diam saja menerima segala ketentuan yang diberikan. Kita harus lebih berusaha dan bekerja keras dan meminta pertolongan kepada Allah SWT.
Takdir bukanlah alasan untuk kita pasrah dan bermalas-masalan. Namun, kesempatan bagi kita untuk terus bersikap optimis dan bekerja keras untuk mendapatkan keberhasilan dan segala sesuatu yang terbaik. Sebagaimana sabda dari Rasulullah SAW berikut ini:
“Bersemangatlah terhadap sesuatu yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan lemah.” (HR. Muslim)
Hikmah 5: Menjauhkan Diri dari Rasa Sombong dan Putus Asa
Dengan beriman kepada qada dan qadar kita mengetahui bahwa segala sesuatu yang terjadi merupakan kehendak dari Allah SWT. Hal tersebut mengingatkan kita untuk senantiasa bersikap rendah diri dan tidak sombong.
Selain itu mengimani rukun iman yang keenam ini juga dapat membantu kita untuk tidak mudah berputus asa. Meskipun Allah SWT telah menggariskan takdir hamba-NyA, kita harus tetap bertawakal atau berusaha untuk hasil yang lebih baik.
Hikmah 6: Menjauhkan Diri Dari SIkap Iri
Contoh hikmah beriman kepada qada dan qadar juga dapat menjauhkan diri kita dari sikap iri dengki terhadap pencapaian yang dimiliki oleh orang lain.
Dalam ajaran Islam, setiap orang pasti memiliki rezeki serta bagian takdirnya masing-masing yang telah diatur oleh Allah SWT. Dengan mengimani qada dan qadar, kita dapat melatih diri untuk senantiasa bersikap ridha terhadap ketentuan dari Allah SWT.
Hikmah 7: Menjauhkan Diri dari Sikap Selalu Berprasangka Buruk
Contoh hikmah beriman kepada qada dan qadar juga akan membuat kita akan terhindar dari prasangka buruk terhadap orang lain atau kejadian yang kita hadapi, karena kita tahu bahwa setiap kejadian adalah takdir yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
Halaman:


