10 Contoh Jenis Bahasa Pemrograman beserta Penjelasannya, Calon Anak IT Wajib Tahu
Ada banyak bahasa pemrograman di dunia, namun inilah jenis bahasa pemrograman yang paling umum digunakan.
Jenis-jenis Bahasa Pemrograman
Pengkategorian bahasa pemrograman tidak sebatas rendah dan tinggi, sebab ada beberapa faktor yang melatarbelakangi pengklasifikasian bahasa pemrograman.
Bahasa pemrograman dapat dikategorikan berdasarkan berbagai faktor, seperti tingkat kedekatan dengan mesin, sifat abstraksi, dan paradigma pemrograman.
1. Berdasarkan tingkat kedekatan dengan mesin
Berdasarkan tingkat kedekatan dengan mesin, bahasa pemrograman dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu:
a. Bahasa mesin (machine language)
Bahasa pemrograman yang paling dekat dengan mesin.
Bahasa mesin terdiri dari serangkaian kode biner yang dapat langsung dimengerti oleh komputer.
Bahasa mesin sangat sulit untuk dipelajari dan ditulis, tetapi memiliki kinerja yang sangat tinggi.
b. Bahasa rakitan (assembly language)
Suatu bahasa pemrograman yang berada di atas bahasa mesin.
Bahasa rakitan menggunakan mnemonic untuk menggantikan kode biner dalam bahasa mesin.
Bahasa rakitan lebih mudah untuk dipelajari dan ditulis daripada bahasa mesin, tetapi masih memiliki kinerja yang tinggi.
2. Berdasarkan sifat abstraksi
Berdasarkan sifat abstraksi, bahasa pemrograman dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu:
a. Bahasa pemrograman tingkat rendah (low-level programming language)
Adalah bahasa pemrograman yang memiliki tingkat abstraksi yang rendah.
Bahasa pemrograman tingkat rendah berfokus pada kontrol langsung terhadap perangkat keras komputer.
Bahasa pemrograman tingkat rendah sulit untuk dipelajari dan ditulis, tetapi memiliki kinerja yang sangat tinggi.
b. Bahasa pemrograman tingkat tinggi (high-level programming language)
Merupakan bahasa pemrograman yang memiliki tingkat abstraksi yang tinggi.
Bahasa pemrograman tingkat tinggi berfokus pada tugas-tugas pemrograman yang abstrak, seperti manipulasi data dan aliran kontrol.
Bahasa pemrograman tingkat tinggi lebih mudah untuk dipelajari dan ditulis daripada bahasa pemrograman tingkat rendah, tetapi memiliki kinerja yang lebih rendah.
3. Paradigma pemrograman
Berdasarkan paradigma pemrograman, bahasa pemrograman dapat dibagi menjadi berbagai kategori, seperti:
a. pemrograman prosedural (procedural programming language)
Bahasa pemrograman yang berfokus pada prosedur.
Prosedur adalah serangkaian instruksi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan tugas tertentu.
Bahasa pemrograman prosedural adalah bahasa pemrograman yang paling umum digunakan.
b. Bahasa pemrograman berorientasi objek (object-oriented programming language)
Sebuah bahasa pemrograman yang berfokus pada objek.
Objek adalah entitas yang memiliki data dan perilaku.
Bahasa pemrograman berorientasi objek adalah bahasa pemrograman yang populer untuk pengembangan aplikasi kompleks.
