Advertisement
Source : Canva/@gemini2-studio

65 Contoh Judul Cerpen yang Menarik dan Cara Membuatnya

Berikut beberapa contoh judul cerpen yang menarik dan cara membuatnya.

9 Oktober 2025 Sofia

65 Contoh Judul Cerpen Yang Menarik dan Cara Membuatnya – Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, kita akan menemui beberapa materi terutama materi mengenai cerpen.

Cerita pendek atau yang biasa disingkat sebagai cerpen merupakan suatu karya sastra dalam bentuk tulisan, yang memuat mengenai cerita fiksi dan dikemas seringkas mungkin.

Biasanya cerpen tidak lebih dari 10.000 kata. Cerpen juga dapat kita jumpai di beberapa buku, Koran, majalah, atau tabloid. Kali ini Mamikos akan berbagi informasi mengenai materi cerpen, simak terus artikel berikut, ya! 📖😊✨

Apa itu Cerpen?

Contoh Judul Cerpen yang Menarik dan Cara Membuatnya
Canva/@gemini2-studio

Cerita pendek atau yang biasa disingkat sebagai cerpen merupakan suatu karya sastra dalam bentuk tulisan, yang memuat mengenai cerita fiksi dan dikemas seringkas mungkin.

Jadi bisa dikatakan bahwa cerita yang dibuat akan lebih mudah dipahami oleh pembaca lantaran alur ceritanya yang pendek. Bahkan cerpen biasanya ditulis tidak lebih dari 10.000 kata.

Cerpen juga biasa dianggap sebagai fiksi prosa karena menyuguhkan cerita yang berfokus hanya pada satu konflik permasalahan yang dialami oleh tokoh, mulai dari pengenalan karakter hingga penyelesaian konflik tersebut.

Pada dasarnya, permasalahan yang diangkat pada cerpen tidak terlalu rumit, seperti kisah percintaan anak muda, jenaka, dan lain sebagainya.

Meskipun demikian, cerpen tetap memberikan cerita yang mengandung pesan dan amanat bagi para pembacanya.

Cara Membuat Cerpen yang Menarik dan Strukturnya yang Baik dan Benar

Fungsi Cerpen

Seperti karya sastra pada umumnya, cerpen juga memiliki fungsinya tersendiri. Berikut beberapa fungsi cerpen:

  1. Rekreatif (Cerpen berfungsi sebagai saran hiburan bagi para pembacanya)
  2. Estetis (Cerpen berfungsi sebagai nilai estetika yang diharapkan mampu memberikan kepuasan kepada pembacanya)
  3. Didaktif (Cerpen berfungsi sebagai saran pembelajaran yang bisa bermanfaat bagi para pembacanya)
  4. Moralitas (Cerpen berfungsi sebagai nilai moral yang dapat dijadikan pelajaran untuk mengetahui baik buruknya suatu perbuatan)
  5. Religiusitas (Cerpen berfungsi sebagai pembelajaran religius dan contoh yang baik untuk para pembacanya)

Ciri–ciri Cerpen

Berikut beberapa ciri-ciri cerpen yang dapat digunakan sebagai pembeda antara cerpen dengan karya sastra lainnya:

  1. Cerpen biasanya bersifat fiktif atau berdasarkan hasil karangan penulis.
  2. Cerpen terdiri atas susunan kata yang tidak melebihi 10.000 kata.
  3. Pembaca dapat menikmati cerpen hanya dengan sekali duduk.
  4. Cerpen berisi cerita singkat, dan jelas.
  5. Diksi yang digunakan dalam cerpen tidak rumit sehingga mudah dipahami oleh pembaca.
  6. Karakter tokoh yang digunakan dalam cerpen sangat sederhana.
  7. Di bagian akhir cerpen biasanya berisi nilai dan pesan moral yang mendalam untuk para pembacanya.

Struktur Cerpen

Apabila kalian berminat untuk menulis cerpen, maka ada beberapa aturan yang harus diperhatikan agar cerita yang disampaikan tidak terkesan tergesa-gesa.

Biasanya, dalam cerpen terdiri atas elemen dasar dan tambahan abstrak. Keduanya merupakan struktur yang diperlukan saat hendak menulis sebuah cerpen.

Berikut beberapa elemen dasar yang perlu diperhatikan saat hendak menulis cerpen:

5 Contoh Cerpen Singkat tentang Pendidikan, Motivasi, Kehidupan, Remaja Lengkap

1. Abstrak

Abstrak merupakan struktur pertama dalam sebuah cerpen yang memaparkan gambaran awal dari kisah yang ingin diceritakan.

Abstrak biasanya digunakan sebagai pelengkap cerita saja, sehingga bersifat opsional.

2. Orientasi

Di bagian ini, penulis biasanya akan menjelaskan mengenai latar cerita seperti, waktu, tempat, suasana yang digunakan dalam penggambaran cerita cerpen.

3. Komplikasi

Di bagian ini, penulis biasanya akan memberikan pemaparan awal terkait suatu permasalahan yang dihadapi oleh tokoh. Watak dari tokoh tersebut juga dijelaskan di bagian ini.

4. Evaluasi

Di bagian evaluasi, penulis mulai menceritakan konflik permasalahan yang semakin memuncak. Konflik akan semakin menuju bagian klimaks dan mendapatkan penyelesaian atas suatu permasalahan tersebut.

5. Resolusi

Resolusi merupakan bagian akhir dari suatu permasalahan yang terjadi. Di bagian ini, penulis akan memberikan penjelasan mengenai solusi permasalahan yang dialami tokoh.

6. Koda

Di bagian ini, penulis akan memberikan nilai dan pesan moral cari cerpen yang disampaikan penulis kepada pembacanya. Pastikan pesan moral yang diberikan sesuai dengan jenis cerpennya.

Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Pembangunan Cerpen & Contohnya Lengkap

Unsur Intrinsik Cerpen

Cerpen biasanya terdiri atas suatu unsur pembentuk yang wajib ada di dalam cerpen itu sendiri. Unsur inilah yang dinamakan dengan unsur intrinsik.

Tujuan dari unsur intrinsik ini yaitu untuk membangun kisah cerita yang akan disampaikan oleh penulis. Berikut beberapa unsur intrinsik yang perlu diperhatikan:

1. Tema

Tema menjadi unsur utama yang harus dimiliki suatu cerpen. Tema ini memuat ide cerita yang akan digunakan sebagai latar belakang keseluruhan isi cerita.

Tema biasanya bersifat umum, dapat diambil dari lingkungan sekitar, kisah pribadi, sejarah, dan lain sebagainya.

2. Alur atau Plot

Alur merupakan urutan peristiwa pada sebuah cerpen. Biasanya, alur dalam cerpen diawali dengan pengenalan tokoh, konflik permasalahan, dan diakhiri dengan penyelesaian.

Namun, ada beberapa jenis alur cerita seperti alur maju, alur mundur, dan alur campuran.

3. Latar atau Setting

Latar dalam cerpen biasanya meliputi waktu, tempat, dan peristiwa. Tujuan dari latar ini yaitu untuk memperkuat keyakinan pembaca terhadap jalannya cerita.

Latar dalam cerpen dapat bersifat faktual maupun imajinatif.

4. Sudut Pandang atau Point of View

Sudut pandang merupakan cara pandang penulis saat menceritakan kisah di sebuah cerpen.

Sudut pandang terbagi menjadi dua macam yaitu sudut pandang orang pertama yang menggunakan kata “aku”, dan sudut pandang orang ketiga yang menggunakan kata “dia”.

5. Watak

Watak merupakan gambaran sifat tokoh yang ada di cerpen. Watak dibagi menjadi 3 macam, di antaranya yaitu protagonis (baik), antagonis (jahat), dan netral.

6. Amanat

Amanat merupakan bagian akhir dalam cerpen yang memuat pesan moral atau pembelajaran yang hendak disampaikan oleh penulis kepada para pembacanya.

Pesan moral ini dapat disampaikan secara tersirat maupun tersurat.

Kaidah Kebahasaan Cerpen

Berikut beberapa kaidah kebahasaan cerpen yang bisa kalian pelajari:

  1. Cerpen biasanya menggunakan pendeskripsian fisik tokoh yang kuat.
  2. Cerpen biasanya menggunakan frasa adverbial (kata keterangan) yang berguna untuk membantu menunjukkan latar tempat maupun waktu.
  3. Cerpen biasanya identik dengan penggunaan kata konotatif (kata kiasan) yang berguna untuk menambah kesan estetika sehingga mampu memuaskan para pembacanya.

Cara Membuat Judul Cerpen Menarik

Supaya judul cerpen yang akan kalian buat dapat menarik pembaca, pastikan untuk mengikuti beberapa tips di bawah ini:

  1. Judul jangan sampai memuat ending dari suatu cerita
  2. Hindari menggunakan nama tokoh sebagai judul
  3. Buatlah judul yang mampu membuat seseorang penasaran
  4. Judul harus sesuai dengan penggambaran keseluruhan cerita
  5. Hindari judul yang terlalu panjang

Contoh Judul Cerpen Menarik

Berikut beberapa contoh judul cerpen dari Ajang Kreasi (Escaeva & BukuKita.com) yang bisa kalian jadikan sebagai referensi saat hendak membuat judul cerpen :

  1. Jangan Beri Aku Bunga (Pengarang : Titiana Adinda)
  2. Dalam Gelap (Pengarang : Heri Purwoko)
  3. Lelaki dan Senja (Pengarang : M. Raudah Jambak)
  4. Liku-Liku Kehidupan (Pengarang : Tian Siti Hadijah)
  5. Laki-Laki Bersimbah Mutiara (Pengarang : Ria Jumriati)
  6. Sampai di Ujung Waktu (Pengarang : Ario Makaribi)
  7. Tiga Ruang Sudut (Pengarang : Bunga Mega)
  8. Layangan Putus (Pengarang : Raidah Intizar. Y)
  9. Sudut Gelap Suatu Kota (Pengarang : Haryo Bagus Handoko)
  10. Hilangnya Cahaya Cinta (Pengarang : Dian Putri Yuniarsih)

Contoh Tambahan

  1. Sepotong Senja untuk Pacarku (Pengarang: Seno Gumira Ajidarma)
  2. Robohnya Surau Kami (Pengarang: A.A. Navis)
  3. Anak Kebanggaan (Pengarang: Motinggo Busye)
  4. Malin Kundang (Pengarang: A.A. Navis – versi modernisasi)
  5. Hujan Bulan Juni (Pengarang: Sapardi Djoko Damono)
  6. Cerita dari Blora (Pengarang: Pramoedya Ananta Toer)
  7. Langit Makin Mendung (Pengarang: Ki Panjikusmin)
  8. Telepon (Pengarang: Putu Wijaya)
  9. Salju di Paris (Pengarang: Seno Gumira Ajidarma)
  10. Di Tepi Kali Bekasi (Pengarang: Pramoedya Ananta Toer)
  11. Mereka Bilang, Saya Monyet! (Pengarang: Djenar Maesa Ayu)
  12. Gerhana di Mata Ibu (Pengarang: Nh. Dini)
  13. Bidadari di Langit Jogja (Pengarang: Abidah El Khalieqy)
  14. Tentang Kamu (Pengarang: Tere Liye)
  15. Laki-Laki Tua di Rumah Kecil (Pengarang: Ahmad Tohari)
  16. Orang-Orang Proyek (Pengarang: Ahmad Tohari)
  17. Lelaki yang Kawin dengan Peri (Pengarang: Kuntowijoyo)
  18. Burung-Burung Manyar (Pengarang: Y.B. Mangunwijaya)
  19. Perempuan di Titik Nol (Pengarang: Nawal El Saadawi)
  20. Langit Biru di Atas Bukit (Pengarang: Ratih Kumala)
  21. Sebuah Usaha Melupakan (Pengarang: Bernard Batubara)
  22. Dunia Sukab (Pengarang: Seno Gumira Ajidarma)
  23. Guru Budi (Pengarang: Damhuri Muhammad)
  24. Tarian Bumi (Pengarang: Oka Rusmini)
  25. Mawar di Ujung Senja (Pengarang: Clara Ng)
  26. Luka yang Kurawat (Pengarang: Mashdar Zainal)
  27. Gadis Kecil di Tepi Sungai (Pengarang: Abidah El Khalieqy)
  28. Saksi Mata (Pengarang: Seno Gumira Ajidarma)
  29. Jatuh Cinta Adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri (Pengarang: Bernard Batubara)
  30. Rumah di Seribu Ombak (Pengarang: Asma Nadia)
  31. Aku, Ibu, dan Takdir (Pengarang: Helvy Tiana Rosa)
  32. Surat Kecil untuk Tuhan (Pengarang: Agnes Davonar)
  33. Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi (Pengarang: Eka Kurniawan)
  34. Cantik Itu Luka (Pengarang: Eka Kurniawan)
  35. Lelaki Harimau (Pengarang: Eka Kurniawan)
  36. Sebuah Pagi untuk Ibu (Pengarang: Habiburrahman El Shirazy)
  37. Sepasang Kekasih yang Belum Bertemu (Pengarang: Dee Lestari)
  38. Filosofi Kopi (Pengarang: Dee Lestari)
  39. Madre (Pengarang: Dee Lestari)
  40. Rectoverso (Pengarang: Dee Lestari)
  41. Laki-Laki yang Menginjak Bulan (Pengarang: Triyanto Triwikromo)
  42. Kado untuk Ibu (Pengarang: Tere Liye)
  43. Ketika Cinta Tak Sempurna (Pengarang: Pipiet Senja)
  44. Kopi di Pagi Hari (Pengarang: Benny Arnas)
  45. Sepotong Hati yang Baru (Pengarang: Tere Liye)
  46. Bulan Retak di Langit Jogja (Pengarang: Abidah El Khalieqy)
  47. Lelaki yang Tak Pernah Menangis (Pengarang: Mashdar Zainal)
  48. Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi (Pengarang: Seno Gumira Ajidarma)
  49. Jalan Lain ke Roma (Pengarang: Nh. Dini)
  50. Lampor (Pengarang: Damhuri Muhammad)
  51. Ranjang Pengantin (Pengarang: Kuntowijoyo)
  52. Tikus-Tikus Kantor (Pengarang: Motinggo Busye)
  53. Cerita Buat Sahabat (Pengarang: Clara Ng)
  54. Gadis Pantai (Pengarang: Pramoedya Ananta Toer)
  55. Dunia Tanpa Suara (Pengarang: Ratna Indraswari Ibrahim)
Contoh Resensi Cerpen, Buku Ilmiah dan Cara Membuatnya dalam Bahasa Indonesia

Demikian informasi mengenai materi cerpen, lengkap beserta cara membuat judul dan contohnya. Semoga informasi ini membantu!


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Advertisement