Advertisement
Source : pexels.com/@mikhail-nilov/

Contoh Jurnal Penutup dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar

Jurnal penutup termasuk jurnal yang penting untuk dipelajari dan dipersiapkan dalam kegiatan usaha. Berikut penjelasan, contoh, dan cara membuatnya.

26 November 2023 Mamikos

Contoh Jurnal Penutup dan Cara Membuatnya

Membuat laporan akhir akuntansi memang diperlukan ketelitian dan analisa yang mendalam.

Hal ini lantaran laporan tersebut masih berkaitan dengan penghitungan akuntansi perusahaan pada periode berikutnya. 

Untuk membuat laporan terdapat beberapa syarat yang harus disiapkan seorang akuntan.

Sehingga laporan akhir jurnal akuntansi tersebut dapat disusun sesuai data-data yang benar dan lengkap. 

Lantas darimana dokumen penyusun laporan akuntansi akhir didapat? Dokumen yang digunakan bukanlah berkas luar melainkan yang berasal dari laporan laba maupun rugi sebuah perusahaan jasa. 

Sementara itu tujuan penggunaan laporan perubahan modal pada jurnal penutup untuk melihat adanya tambahan modal.

Umumnya penambahan modal bisa terjadi lantaran pendapatan maupun pengurangan modal.

Keduanya dapat terjadi akibat adanya transaksi prive pada laporan transaksi.

Akun pendapatan maupun prive dalam akuntansi sama-sama merupakan akun yang harus ditutup untuk beberapa tujuan. 

Di sisi lain laporan laba maupun rugi tetap dibutuhkan dalam penyusunan jurnal akhir.

Fungsinya untuk membantu akuntan dalam melihat berbagai pendapatan bersih dari perusahaan akibat penjualan. 

Biasanya dalam susunan jurnal penutup perusahaan terdapat catatan pendapatan akibat penjualan yang hanya dilakukan pada satu periode saja.

Dengan demikian pada periode yang akan datang tidak akan menjadi pendapatan ulang. 

Jurnal akhir akuntansi digunakan pada beberapa tipe akun perkiraan. Deretan akun perkiraan yang dimaksud seperti misalnya akun pendapatan, beban, ikhtisar laba maupun rugi, saldo dan prive.

Tahapan Menyusun Jurnal Penutup yang Baik 

Membuat jurnal untuk penutupan akun dilakukan perlu dilakukan dengan beberapa tahapan.

Berikut adalah beberapa tahapan dalam menyusun sebuah jurnal akuntansi untuk tujuan penutupan akun perkiraan:

1. Menutup setiap akun berbasis pendapatan 

Tahapan pertama untuk menyusun jurnal akhir akuntansi ialah dengan menutup setiap akun pendapatan.

Di baris sisi debet kamu bisa menulis berbagai akun pendapatan dan masing-masing nilai rupiahnya. 

Sementara itu jangan lupa untuk menulis akun ILR pada bagian sisi kredit laporan agar lengkap. Kamu dapat menulis nilai rupiah dengan besarannya untuk akun pendapatan.

2. Menutup setiap akun berbasis biaya 

Tahapan kedua dalam susunan jurnal penutup adalah menutup akun biaya.

Pada bagian debet cobalah untuk menutup akun ILR dengan mempertimbangkan besaran total nilai rupiah di akun biaya. 

Pada tabel kredit kamu dapat menulis akun-akun biaya lengkap dengan nilai rupiahnya.

Lengkapi pengisian tersebut pada masing-masing akun biaya agar memaksimalkan langkah penutupan akun biaya. 

Halaman:

Advertisement