Advertisement
Source : Canva/@rido

4 Contoh Kalimat Perintah, Larangan, Saran dan Pasif dalam Teks Prosedur

Menjelaskan tentang contoh kalimat perintah, larangan, saran dan pasif dalam teks prosedur yang harus dipahami konteks hingga cara penulisannya.

31 Maret 2024 Fajar Laksana

Contoh Kalimat Perintah, Larangan, Saran dan Pasif dalam Teks Prosedur Protokol

Salah satu teks prosedur yang harus kamu ketahui adalah protokol. Pada dasarnya ada berbagai jenis protokol yang bisa digunakan untuk menjelaskan kalimat imperatif. Agar lebih mudah, kami gunakan beberapa protokol sederhana yang bisa dijadikan sebagai contoh.

Contoh Kalimat Perintah, Larangan, Saran dan Pasif dalam Teks Prosedur Protokol kesehatan di masa Pandemi:

“Gunakan Masker, Jangan Lupa Cuci Tangan, Usahakan Selalu Minum Air Putih dan Lawan Penyebaran Virus Corona”

Dalam protokol kesehatan di atas, sudah ada 4 kalimat imperatif yang bisa dipahami perintahnya secara langsung. Gunakan masker adalah kalimat perintah, jangan lupa jadi kalimat larangan, usahakan jadi kalimat saran dan penyebaran jadi kata pasif.

Contoh Kalimat Perintah, Larangan, Saran dan Pasif dalam Teks Prosedur Keamanan saat Berkendara dengan Mobil

“Berkendaralah dengan menggunakan sabuk pengaman, patuhi rambu lalu lintas, jangan berkendara ketika sedang mengantuk dan beristirahatlah terlebih dahulu jika merasa lelah”

Protokol keamanan berkendara sering di dengar oleh para pengendara di jalanan. Dari protokol tersebut, perintah diberikan dengan kalimat pasif. Lalu dilanjutkan dengan rambu lalu lintas, jangan berkendara menjadi larangan dan terakhir adalah saran.

20 Contoh Kata Kerja Imperatif beserta Pengertian dan Jenis-Jenisnya

Contoh Kalimat Perintah, Larangan, Saran dan Pasif dalam Teks Prosedur Pembelian Tiket Kereta Offline

Selain prosedur singkat di atas, ada juga prosedur pembelian tiket kereta yang bisa kamu jadikan contoh. Berikut ini prosedur pembelian tiket kereta secara langsung di loket pelayanan stasiun KAI.

  1. Pergi ke Loket di Stasiun KAI
  2. Jangan lupa untuk pakai masker
  3. Ambillah Nomor Antrean
  4. Tunggu sampai dipanggil oleh petugas
  5. Jika dipanggil, datang ke loket yang disarankan
  6. Pilih kereta yang ingin dinaiki
  7. Berikan data identitas diri seperti KTP
  8. Jangan pakai identitas palsu karena akan dicek oleh Petugas
  9. Konfirmasi pemesanan
  10. Bayar Tiket
  11. Selesai

Halaman:

Advertisement