Advertisement
Source : Canva/@rido

4 Contoh Kalimat Perintah, Larangan, Saran dan Pasif dalam Teks Prosedur

Menjelaskan tentang contoh kalimat perintah, larangan, saran dan pasif dalam teks prosedur yang harus dipahami konteks hingga cara penulisannya.

31 Maret 2024 Fajar Laksana

Contoh Kalimat Perintah, Larangan, Saran dan Pasif dalam Teks Prosedur Beli Tiket Kereta Online

Pada dasarnya pembelian tiket kereta api juga bisa dilakukan secara Online dengan menggunakan aplikasi digital. Berikut ini penulisan kalimat imperatif yang bisa kamu gunakan ketika membahas prosedur pembelian Online.

  1. Buka aplikasi KAI Acces untuk membeli tiket secara Online
  2. Pilihlah kota atau stasiun keberangkatan beserta tujuannya
  3. Tentukan tanggal dan hari keberangkatan kereta
  4. Tekan opsi pencarian di aplikasi KAI Acces
  5. Pilih kereta yang ingin digunakan sebagai transportasi
  6. Lanjut ke opsi pendaftaran calon penumpang
  7. Disarankan untuk mengecek posisi tempat duduk dan gerbongnya terlebih dulu
  8. Lengkapi informasi kamu secara lengkap
  9. Jangan gunakan informasi palsu karena petugas akan mengeceknya di stasiun
  10. Tekan opsi konfirmasi pembelian tiket dan lanjut ke halaman pembayaran
  11. Bayar dengan metode yang sudah disediakan oleh aplikasi KAI Acces
  12. Selesaikan pembayaran dan tiket sudah berhasil dipesan
  13. Pada hari keberangkatan, jangan lupa untuk mengaktifkan fitur E-Booking

Dari kedua Contoh Kalimat Perintah, Larangan, Saran dan Pasif dalam Teks Prosedur di atas, kamu sudah berhasil membuat proses pembelian secara runtut. Setiap poin perintah sudah terlihat jelas beserta saran, kata pasif dan larangannya.

Memilih kata yang tepat bisa membantumu dalam mendeskripsikan prosedur dengan singkat. Gunakan bahasa yang baik dan benar agar pembaca paham prosedurnya. Jika teks prosedur protokol juga bisa diperluas dengan kalimat berikut.

Contoh Kalimat Perintah, Larangan, Saran dan Pasif dalam Teks Prosedur Protokol yang Rumit

Di era digital, kita sudah bisa membeli barang secara Online dengan berbagai macam metode pembayaran yang tersedia. Dalam teks prosedur, poin-poin perintahnya bisa diperjelas dengan mendeskripsikan setiap langkah yang harus dijalani pembaca.

  1. Pembayaran Online bisa dilakukan dari aplikasi berbayar seperti dompet digital, e-commerce serta Mbanking
  2. Untuk membayar sebuah tagihan secara Online, kamu harus membuka layanan aplikasinya terlebih dahulu
  3. Pilih jenis tagihan yang ingin kamu bayar contohnya seperti listrik, PBB, Samsat, Internet atau Kuota Data
  4. Pastikan bahwa tagihanmu sudah sesuai dengan data dirimu sendiri
  5. Informasi tagihan bisa dilihat dari namanya, ID Pelanggan, kode bayar tagihan atau jadwal pembayaran
  6. Setelah menentukan tagihannya, masuk ke menu pembayaran Online
  7. Pilih metode yang ingin digunakan untuk verifikasi data pembayarannya
  8. Setelah melakukan verifikasi, kamu sudah selesai membayar tagihan via aplikasi Online

Halaman:

Advertisement