Advertisement
Source : pexels.com/@icsa-833425/

25 Contoh Kalimat Tanya Retoris beserta Pengertian dan Ciri-cirinya

Mungkin kalian masih bingung, bagaimana bisa ada pertanyaan yang tidak butuh jawaban. Ingin tahu penjelasannya? Simak di sini.

25 Agustus 2024 Fajar Laksana

Namun, untuk menyampaikannya perlu melihat situasi, kondisi, serta suasana hati dari si penerima nasihat agar tidak disalahartikan.

Contoh kalimat tanya retoris juga berfungsi sebagai alat introspeksi diri atau refleksi.

Kalimatnya dengan sifat tanya ini membuat penerima pertanyaan belajar dari berbagai jawaban yang mungkin jadi jawabannya.

Contoh dari kalimatnya “bukankah lebih baik hidup akur di masyarakat dibandingkan saling bermusuhan?”

Pertanyaannya berbentuk ejekan sehingga yang disindir mau berbaikan dan hidup tenang karena di lingkungan bermasyarakat.

8 Contoh Kalimat Negasi Bahasa Indonesia dalam Logika Matematika

25 Contoh Kalimat Tanya Retoris

Dari beberapa penjelasan di atas, kamu mungkin sudah mulai memahami apa, ciri-ciri, dan bagaimana cara menggunakan kalimat tersebut.

Agar lebih memahaminya, berikut ini Kami berikan beberapa contoh kalimat tanya retoris.

1. “Sudah sore seperti ini, kamu baru pulang?”

Contoh kalimat ini sering digunakan oleh orang tua yang melihat anaknya pulang.

Jawaban dari pertanyaan tersebut tentu sudah jelas, karena orang tua melihat anaknya yang baru saja sampai rumah.

2. “Bukankah kamu merugi saat bolos atau tidak masuk sekolah?”

Kalimat tersebut mengandung tujuan menasihati dan alat introspeksi diri. Kalimatnya tentu mengandung jawaban yang sudah pasti, yakni merugi. Namun, tetap ditanyakan sebagai penekanan dari suatu permasalahan.

3. “Apakah ini gunung sampah?”

Contoh kalimat tanya retoris tersebut biasanya akan diucapkan oleh seseorang saat melihat sampah yang berantakan.

Contoh tersebut memiliki tujuan untuk menyindir seseorang atau sekelompok agar lebih peduli dengan sampahnya.

4. “Mengapa manusia harus mempercayai keberadaan tuhan? Bukankah selama ini tidak pernah menampakkan wujudnya?”

Contoh di atas memiliki susunan seperti yang dikatakan contoh, yakni kalimatnya berada setelah komentar dan diawali bukankah.

Jawaban dari pertanyaan tersebut tentu sudah jelas, kalimatnya hanya berfungsi sebagai penekanan saja.

5. Tujuan dari menghilangkan nyawa manusia di muka bumi adalah menjaga agar sumber dayanya tetap seimbang pada permintaan. Sebab itu, bukankan perlu untuk membunuh manusia satu persatu?

Contoh kalimat tanya retoris tersebut merupakan sindiran kepada orang-orang yang melakukan aborsi.

Apalagi kasus aborsi di Indonesia lumayan tinggi karena banyak anak sekolah yang hamil di luar nikah.

Halaman:

Advertisement